
Izek pergi menemui orang kepercayaan Draco yang bernama Patrick. Mereka berada di ruang pribadi Izek dan Patrick melaporkan sesuatu yang penting.
"Kita tidak bisa terhubung lagi dengan Eros dan Freya," lapor Patrick.
"Ada yang tidak beres bukan? Sepertinya aku harus menyelidikinya," balas Izek.
"Apa perlu memberitahu Akash mengenai ini?" tanya Patrick.
Izek tampak berpikir sejenak kemudian menggelengkan kepalanya. "Lebih baik tidak perlu!"
Hari itu, Izek menghabiskan waktunya di ruangan pribadinya sampai Izzy tiba-tiba datang untuk bertemu dengannya.
"Kak..." panggil Izzy yang masuk ke ruangan itu.
Izek melihat penampilan Izzy yang tampak berantakan. "Dari mana kau?"
"Kan sudah aku bilang, aku tengah menyelidiki pemburu liar. Etnel juga menghadapi masalah serius karena Profesor Lang meninggal secara misterius. Aku hanya ingin memastikan kau tidak sibuk dengan urusanmu sendiri," ucap Izzy.
Izek mengangguk paham. "Sebenarnya ada masalah lain yang jauh lebih penting. Kita kehilangan komunikasi dari paman Eros dan bibi Freya!"
"Apa Akash sudah tahu?" tanya Izzy.
"Belum, aku akan menyelidiki lebih lanjut. Mungkin aku akan sering di luar jadi jaga Grace untukku," sahut Izek.
__ADS_1
Hanya Izzy yang Izek percaya untuk menjaga kucing manisnya saat dia tinggal nanti.
Selesai dengan urusannya, Izek pergi ke kamar Grace untuk melihat keadaan gadis itu. Ternyata Grace tengah melukis di balkon kamarnya.
Balkon kamar Grace berhadapan dengan taman bunga jadi Grace melukis taman itu ditemani oleh burung Horus pemberian Izzy.
"King..." sambut Lurika yang ada di dalam.
"Kau bisa pergi dan istirahat, Grace akan bersamaku," ucap Izek pada pelayan pribadi Grace itu.
"Baik, King." Lurika patuh dan pergi dari kamar.
Rupanya karena terlalu berkonsentrasi, Grace tidak menyadari jika Izek sudah berdiri di belakangnya.
Namun, Grace mencium aroma familiar dari sang monster.
"Apa begini caranya supaya atensimu jadi beralih padaku?" tanya Izek seraya menunduk dan berbicara di dekat telinga gadis itu.
Izek melepaskan tangannya dan memutar kursi Grace sampai sang gadis menghadap padanya.
Demi apa, Izek jadi ketagihan dengan momen bersama Grace seperti ini. Tapi, dia harus pergi.
"Aku mungkin tidak bisa mengunjungimu untuk beberapa saat jika kau butuh sesuatu, kau bisa minta pada Izzy," ucap Izek.
__ADS_1
Grace menganggukkan kepalanya tak lupa dengan bunyi lonceng kesukaan king mafia itu.
"Saat aku kembali, aku akan mengajarimu bela diri seperti waktu itu," sambungnya.
Izek mengusap-usap pipi Grace dan tanpa dia duga Grace menangkap pergelangan tangannya itu. Kemudian satu tangan Grace terulur untuk mengusap pipi Izek, dia memperlakukan lelaki itu seperti yang Grace dapatkan.
Kulitmu lembut tidak seperti wajahnya yang galak
Berhati-hatilah
Grace berharap kata-kata terakhir itu tersampaikan pada Izek.
Dan sepertinya Izek salah paham, lelaki itu mencium dan menggendong Grace ke kamar mandi.
Aku tidak minta mandi!!
Hari itu karena mereka harus berpisah sementara, Izek memandikan tubuh Grace lagi.
"Saat aku kembali, berat badanmu harus bertambah! Ini adalah perintah!" Izek berkata seraya menggosok tubuh Grace.
_
Maaf ges baru up😢
__ADS_1
Siap2 crazy up ya soalnya ngejar timeline Izzy yang udah jauh.