
Grace tidak tidur, dia sudah menghabiskan waktunya untuk menyelami mimpi. Dia hanya kelelahan karena melayani Izek jadi Grace hanya berbaring untuk mengumpulkan tenaganya lagi.
Sekarang dia berbaring menyamping dengan mata memandangi wajah Izek.
Tangannya terulur untuk meraba wajah itu, dia harus mengabdi pada lelaki itu seumur hidupnya. Entah dia akan selamanya akan menjadi selir, Grace tidak peduli lagi.
"Jadi, apa aku boleh tahu sekarang?" tanya Izek sambil menarik Grace ke pelukannya. "Katakan padaku, siapa yang menyiksamu sampai membuatmu tidak bisa bicara?"
Grace meremas punggung Izek jika mengingat siapa pelakunya.
"Kau percaya padaku kan sekarang?" tanya Izek. Dia harus membuat Grace nyaman untuk mengatakannya.
"Itu..." Grace ragu untuk mengatakannya. "Dia sangat jahat!"
"Aku melihatnya memukul ibuku dan mengancam supaya tidak memberitahu kalau aku adalah anaknya!"
"Setelah ibuku meninggal, dia menyiksaku dan berharap aku mati jadi aku tidak mengatakan apapun!"
Izek merasakan tubuh Grace yang bergetar saat bercerita. Dia mengelus punggung gadis itu sampai Grace melanjutkan lagi ceritanya.
"Dia menikahkan aku dengan ayahmu walaupun tahu king Draco sudah mempunyai istri. Itu dia lakukan supaya mendapatkan keuntungan karena De Servant menjadi pemasok bahan makanan di sana!"
Sepertinya Izek tahu siapa orang yang dimaksud oleh Grace. Pasti kepala suku yang memperkosa ibu Grace dan menyiksa anaknya sendiri karena dianggapnya aib kemudian menyebarkan rumor yang tidak benar tentang Grace.
__ADS_1
"Kau akan aman di sini! Aku akan menghentikan pemasokan bahan makanan ke desa tempat asalmu dan memastikan tidak ada pemasok lain. Wilayah Desa Alpha itu sudah menjadi milik De Servant karena beberapa tahun lalu sudah kepala suku itu jual pada ayahku," jelas Izek.
"Ta.. tapi mereka akan kelaparan," ucap Grace tidak setuju.
"Kau memilih aku melakukan pembantaian di sana atau memilih penduduk di sana kelaparan?" Izek memberikan pilihan yang sulit.
"Mereka yang kelaparan pasti akan pindah untuk mencari pekerjaan dan makanan jadi desa itu otomatis akan menjadi desa mati," sambung lelaki itu.
Entahlah, Grace sudah melupakan masa lalunya. Dia juga tidak menganggap kepala suku itu ayahnya, rasa traumanya sudah berangsur terobati.
...***...
Di sisi lain, Akash yang berada di penjara bawah tanah tiba-tiba dikeluarkan.
"Ayah?" panggil Akash.
Eros tampak tidak ramah melihat anaknya itu, dia sudah mendengar semuanya.
"Ini semua gara-gara kalian yang tidak pernah pulang dan memberi kabar!" Akash membentuk pertahanan diri sebelum Eros menyalahkan dirinya.
Eros mengeratkan gigi gerahamnya, bukannya mencari tahu tapi Akash justru membuat asumsi sepihak.
"Aku tidak pernah mengajarimu seperti ini," ucap Eros seraya menendang tubuh Akash.
__ADS_1
Tidak merasa bersalah, Akash justru melawan balik ayahnya.
Akash melawan yang pada akhirnya terjadi perkelahian sengit di penjara bawah tanah.
"Apa kau tahu kalau selama ini mempunyai seorang adik perempuan?" tanya Eros sambil terus memukul Akash.
"Apa?" Akash tentu saja kaget, dia tidak fokus yang membuatnya terkena pukulan Eros.
Sebelum terjadi hal yang lebih parah, Draco menghentikan perkelahian ayah dan anak itu.
"Biar aku beri pelajaran anak ini!" Eros masih belum puas menghajar Akash.
"Cukup!" Draco masih mencoba menghentikan. "Biarkan dia intropeksi diri dulu!"
Eros meninggalkan penjara bawah tanah dengan perasaan kesal sementara Draco membantu Akash untuk bangkit.
"Pulihkan tenagamu, kau harus tetap bertanding di acara gladiator nanti, kau harus tahu bagaimana King De Servant sebenarnya," ucap Draco. Dia yakin di acara gladiator nanti Akash akan sadar.
_
NB : Bagi yang gak baca cerita Izzy jadi Eros dan Freya itu punya bayi yang diculik mafia psikopat makanya gak pernah pulang dan pura2 berkhianat. Singkat cerita Izzy bantu mereka sampai akhirnya bayi itu selamat, Izzy akhirnya juga ketahuan menjalin hubungan dengan Ruzel selama ini.
Jadi, Draco mau hapus semua tradisi2 De Servant biar istana itu gak terpecah belah.
__ADS_1