SENJAKALA

SENJAKALA
Rumah Sakit


__ADS_3

Setelah obrolan di taman itu, mereka pun bergegas untuk makan malam karena Sarah sudah berteriak memanggil mereka


"Eh ada nak Yugo" ucap Ayah Senja Kala tatkala melihat Yugo


"Iya Yah, oh ya Yah boleh nggak Yugo izin bawa Kala dan Senja keluar?" tanya Yugo meminta izin


"Mau kemana emang nak?"


"Jalan-jalan aja ko Yah, bosen juga kan setiap malam di rumah" ucap Senja pada Ayah nya.


"Ya udah Ayah izinin tapi hati-hati ya Go, Ayah titip kedua putri Ayah jangan sampai lecet" ucap Ayah nya sembari melirik kedua putri nya.


"Ayah tenang aja, Kala sama Senja aman kalau bareng Yugo" ucap Yugo dengan bangga nya .


Lalu mereka pun melanjutkan aktivitas makan mereka yang sempat tertunda tadi.


Selesai makan ia pun bergegas menuju rumah Yugo untuk mengambil mobil nya.


"Go lo yakin kan sopir lo nggak bakal cerita ke bokap gue?" tanya Senja memastikan.


"Tenang aja, sopir gue nggak ember ko mulut nya, udah yuk masuk dulu gue mau ganti baju dulu sebentar" ucap Yugo.


Rumah Yugo masih saja terasa sepi seperti waktu dulu, tidak ada yang berubah dari rumah itu masih selalu rapih dan terasa sepi.


Yugo memang jarang membawa teman-teman nya ke rumah alasan nya karena Yugo tidak ingin teman-temannya tau jika Yugo sebenarnya merasa kesepian.


Rumah besar itu hanya di isi oleh 2 pembantu Yugo dan 1 sopir nya, tak heran jika Yugo sering merasa kesepian .


Hari pun semakin malam, tak ingin membuang banyak waktu kini mereka bergegas menuju Rumah sakit.


Tidak ada obrolan antara mereka selama di perjalanan.


Tak butuh waktu lama kini mobil mereka sudah sampai di halaman Rumah sakit


"Gue tunggu di sini ya, mau nyebat dulu kalian masuk aja" ucap Yugo sembari mengambil rokok dalam kantong nya dan hanya di balas anggukan saja.


Ketika Yugo sedang menikmati rokok nya, mata nya tertuju pada seseorang yang kini baru saja turun dari motor.


"Shaka? Dia ngapain disini malem-malem, dia sakit?" Batin Yugo penasaran tatkala ia melihat Shaka.


Ia pun mematikan rokok nya dan diam-diam mengikuti Shaka dari belakang, ia penasaran apa yang di lakukan oleh laki-laki tersebut.


Namun karena tidak hati-hati langkah nya ketahuan oleh Shaka.

__ADS_1


"Lo ngapain ngikutin gue?" Tanya Shaka ketus pada Yugo


"Dih PD amat lo, gue nggak ngikutin lo tapi emang gue disini nganterin temen gue yang lagi sakit" ucap Yugo mengeles.


"Lo sendiri ngapain disini?"tanya Yugo pada Shaka.


"Jenguk Bunda gue" jawab Shaka singkat.


"Bunda? Bukannyaa??" tanya Yugo yang tidak menyelesaikan ucapan nya.


"Meninggal? Yang meninggal itu ibu tiri gue, ibu kandung gue masih hidup tapi ia lagi sakit" jelas Shaka yang terlihat sedih.


"Sory Shak gue nggak tau, gue boleh ngejenguk Bunda lo kapan-kapan?" ucap Yugo .


"Iya santai aja Go nggak papa, tapi gue mohon rahasiain ini ya Go, cuma lo yang tau masalah ini. Bahkan teman-teman gue aja nggak tau soal ini" pinta Shaka memohon pada Yugo


"Iya lo tenang aja, rahasia lo aman di gue" ucap Yugo menepuk bahu Shaka.


"Oh ya Go, Senja gimana? Nggak kenapa-kenapa kan dia? Dia tadi pingsan di depan toilet" tanya Shaka tiba-tiba.


"Ohh iya nggak papa ko dia, thanks ya Shak lo udah nolongin Senja" balas Yugo berterimakasih pada Shaka.


Drtt drttt


Ponsel Yugo berdering dari dalam kantong nya.


"Shak gue duluan ya, salam buat nyokap lo" pamit Yugo pada Shaka


Shaka hanya diam menatap kepergian Yugo, ntah kenapa ia ingin sekali berteman dekat dengan Yugo.


Shaka bukan type orang yang asal terbuka dengan orang lain, dengan teman-teman nya saja ia tertutup apa lagi dengan orang asing tapi ntah kenapa ia justru malah membocorkan rahasia yang selama ini ia simpan rapat-rapat ke Yugo.


"Kal sory ya gue habis dari toilet, gimana hasil nya?" Tanya Yugo pada Kala


"Baik ko Go, kata dokter gue emang cuma ke capean aja ko" jelas Senja santai.


"Syukurlah kalau lo baik-baik aja, sekarang kita mau langsung pulang apa mau mampir dulu?" tanya Yugo pada Kala dan Senja


"Gue ke toilet dulu ya udah kebelet dari tadi" ucap Kala memotong.


Kala pun berlari menuju toilet karena sudah sedari tadi ia menahan nya, namun ia berhenti ke satu ruangan dimana ruangan itu ada sosok yang ia kenal.


"Shaka? Dia ngapain disini? Dan itu siapa?" Batin Kala.

__ADS_1


Persetan dengan Shaka, ia saat ini sudah sangat kebelet ia pun melanjutkan lari nya mencari toilet


Sementara di luar sana ada Yugo dengan Senja yang sedang mengobrol.


"Gue tadi liat Shaka" ucap Yugo tiba-tiba


"Shaka? Ngapain dia disini" tanya Senja yang tak percaya pada apa yang di katakan Yugo


"Lagi ngejenguk Bunda nya" ucap Yugo santai


"Hah lo apaan si Go, jangan ngawur deh. Kan lo sendiri yang bilang kalau ibu nya Shaka udah meninggal"


"Yang meninggal itu ibu tirinya Senja, yang di rawat ibu kandung nya" jelas Yugo


Senja hanya diam membisu, ia benar-benar penasaran dengan kehidupan Shaka yang selama ini terlihat baik-baik saja


"Dia juga nanyain lo tadi, katanya lo gimana keadaannya" ucap Yugo yang tak di jawab oleh Senja.


Senja masih mencerna apa yang barusan di katakan oleh Shaka, ingin rasa nya ia menanyakan langsung kepada Shaka tentang hidup nya.


Dan sementara itu terlihat Kala yang baru saja keluar dari toilet dengan lega


"Ah akhirnya, plong banget gue. Kira-kira Shaka masih ada nggak ya" batin Kala sembari berjalan menuju parkiran.


"Senja..??" Panggil Shaka ketika melihat Kala.


"Gue... Kala saudara kembar Senja" ucap Kala menjawab panggilan dari Shaka


"Oh sory gue pikir lo Senja" ucap Shaka meminta maaf .


Kala hanya mengangguk sambil melirik ruangan yang baru saja Shaka keluar.


"Itu Bunda gue" ucap Shaka yang seolah-olah mengerti apa yang ada di benak Kala.


Kala hanya menengok tanpa bertanya kembali karena merasa sungkan bertanya lebih dalam lagi.


"Oh iya, semoga cepat sembuh ya Bunda lo" ucap Kala menatap Shaka, tak ingin lebih lama lagi dengan Shaka ia pun pergi meninggalkan Shaka dengan banyak pertanyaan yang ada di benak nya.


"Ko lama banget si Kal" tanya Senja yang melihat Kala seperti kebingungan


"Ahh anu ehmm gue ketemu Shaka tadi, ngobrol juga sebentar" jawab Kala


"Lo liat Shaka sama Bunda nya?" tanya Yugo menebak apa yang ada di pikiran Kala.

__ADS_1


"Lo tau juga Go????" Tanya Kala tak menyangka jika Yugo juga mengetahuinya.


"Iya, gue juga tadi ketemu Shaka pas nungguin kalian, nanti gue jelasin deh di mobil mending kita pulang dulu daripada ngobrol disini" ajak Yugo pada Senja dan Kala.


__ADS_2