SENJAKALA

SENJAKALA
Pelaku?


__ADS_3

Setelah mengobrol dengan Yugo semalam membuat Senja berfikir, ia memang tidak seharusnya jatuh cinta pada Yugo.


"Lo yakin udah sembuh?" tanya Senja tatkala melihat Kala yamg sedang bersiap-siap


"Gue udah sangat sembuh Senja" balas Kala dengan yakin, ia tau jika Senja sangat khawatir pada Kala.


"Lo hari ini jangan part time dulu ya, nanti gue izinin ke Shaka" ucap Senja


"Gue beneran nggak papa, masa hari pertama gue udah izin. Lagian sampai jam 8 doang ko" kata Kala ngeyel, mendengar jawaban Kala, Senja pun hanya pasrah saja.


Mereka berdua pun kini turun untuk sarapan


"Kala udah sembuh sayang?" tanya Anton ketika melihat Kala yang sedang menuruni anak tangga


"Sudah Ayah" jawab Kala dengan tersenyum


"Hari ini berangkat sama Ayah dulu ya, kamu belum sehat sepenuhnya" ucap Ayah nya dan hanya di balas anggukan oleh Kala


"Kala hari ini izin dulu ya, part time nya mulai besok aja" ucap Bunda nya yang sama khawatir nya seperti Senja


"Senja juga udah bilang Bun, tapi Kala nya nggak mau" ucap Senja sembari memakan roti nya.


"Kala nggak papa Bunda, lagian kalau di rumah malah buat Kala makin pusing. Cuma sampai jam 8 ko Bun" ucap Kala meyakinkan Bunda nya.


"Ya sudah nanti malam Ayah yang jemput, Ayah pulang jam 5 nanti Ayah jemput kamu sekalian. Nggak ada penolakan!" perintah Ayah nya dengan tegas, mau tidak mau Kala pun setuju.


Setelah selesai sarapan kini mereka pun bersiap untuk berangkat, di luar sana sudah ada Yugo yang sedang menunggu


"Eh ada nak Yugo, Kala hari ini berangkat sama Ayah ya Go. Dia baru sembuh soalnya" ucap Ayah ketika melihat Yugo


"Iya Yah, Yugo cuma mau mastiin doang ko Kala udah sembuh belum" balas Yugo dengan tersenyum, lalu ia pun berpamitan untuk berangkat terlebih dahulu.


"Yah nanti Senja ikut jemput Kala ya, Senja hari ini free nggak ada rapat paling nanti pulang nya mau main dulu di rumah Kia" ucap Senja ketika di dalam mobil


"Ya udah nanti Ayah ke rumah Kia dulu yah buat jemput kamu" balas Ayah nya sembari melirik ke arah Senja


"Nggak perlu Yah, Senja bisa naik grab ko nanti jadi biar Ayah nggak perlu bolak balik. Ayah kabarin aja kalau udah sampai sana" ucap Senja dan hanya di balas anggukan oleh Ayah nya.


Kala beruntung lahir di keluarga ini, mempunyai orangtua yang sangat menyayangi Kala, kembaran yang sangat peduli pada Kala dan sahabat-sahabatnya yang selalu ada untuk Kala.


Sesampainya di sekolah, sudah ada Yugo yang menunggu depan gerbang sekolah mereka. Melihat Kala turun dari mobil nya membuat Yugo tersenyum. Kala dengan rambut yang di gerai dengan poni nya membuat Kala makin terlihat Cantik.

__ADS_1


"Ko lo nggak masuk?" tanya Kala sembari mendekat ke arah Yugo


"Nungguin lo" balas Yugo yang mata nya tak lepas dari Kala


"Gue nggak di anggap nih?" tanya Senja dengan nada menyindir


"Eh iya nunggu Senja juga dong pasti nya" balas Yugo yang kini gantian melirik Senja. Mendengar itu Kala hanya terkekeh pelan.


"Senja gue izin bawa Kala dulu ya" pinta Yugo pada Senja. Dan senja hanya mengangguk saja tanpa banyak bertanya.


"Senja!!" panggil suara laki-laki itu dari jauh, melihat seorang laki-laki berlari ke arah nya membuat langkah Senja terhenti, ia tersenyum melihat laki-laki itu.


"Lo hari ini free nggak?" tanya Shaka ketika di samping Senja


"Gue hari ini mau main si ke rumah sahabat gue, kenapa Shak?" tanya Senja pada Shaka sembari jalan berdampingan dengan Shaka.


"Kalau besok gimana?" tanya Shaka kembali


"Besok kam jadwal rapat Shak" balas Senja tanpa melihat Shaka


"Lo free nya kapan dong? Sibuk banget" tanya Shaka dan Senja hanya terkekeh .


"Mau ajak lo ketemu Bunda, mau nggak?" tanya Shaka dengan penuh semangat.


"Boleh, hari minggu pagi aja gimana?" tanya Senja balik.


"Oke bisa, gue jemput ya" kata Shaka dan hanya di balas anggukan oleh Senja.


Senja juga tidak tau mengapa diri nya setuju di jemput Shaka. Karna jawaban itu sudah ada di dalam kepala nya sedari tadi.


"Senja!!!!" Teriak Zea dari kejauhan


"Orang-orang kenapa si harus teriak" ucap Senja dengan lirih namun masih terdengar oleh Shaka dan membuat diri nya terkekeh.


"Ehh ada Shaka, halo Shaka" ucap Kia sembari melihat Shaka dan hanya di balas anggukan oleh Shaka


"Gue duluan ya" pamit Shaka pada Senja


"Kala nggak berangkat?" tanya Zea yang menyadari tidak ada Kala disini


"Berangkat, lagi bareng Yugo dia. Nggak tau deh kemana" balas Senja

__ADS_1


"Mereka udah baikan?!!" tanya Zea dan Kia bersamaan yang membuat Senja sedikit terhentak.


"Bisa nggak si kalian tuh ngga teriak" ucap Senja kesal karena ulah sahabat nya itu


"Ya sory kan kita refleks ya Ze" ucap Kia dengan cengengesan


"Iya mereka udah baikan semalem, tuh makanya si Kala langsung sembuh" balas Senja dan hanya di balas anggukan oleh teman-temannya


"Ki, gue hari ini mau main di rumah lo boleh nggak?" tanya Senja tiba-tiba, Kia yang mendengar pun bingung


"Kenapa lo? Tumben" ucap Zea yang sama bingung nya seperti Kia


"Kala hari ini mulai part time, daripada bosan nunggu Kala selesai mending gue main" ucap Senja dengan tak sadar


"Kala Part time?!!" teriak Zea dan Kia bersamaan kembali membuat Senja menghela nafas nya kasar, karena malas menanggapi, Senja hanya mengangguk saja.


"Perusahaan bokap lo bangkrut sampai Kala part time segala?" tanya Zea yang penasaran


"Nggak, dia emang pengin nyoba kerja aja kata nya daripada nggak ada kegiatan katanya" balas Senja.


Skip waktu sekolah.


Bel sekolah pun berbunyi, Kala sudah siap untuk berangkat part time bersama Yugo sedangkan Senja bersiap juga untuk ke rumah Kia.


Sesampainya di rumah Kia, mereka langsung menuju kamar Kia


"Ahh capek nya" ucap Zea sembari tiduran di ranjang Kia


"Kaka lo mana Ki?" tanya Senja yang penasaran, karena rumah Kia sangat sepi


"Udah berangkat tadi pagi" jawab Kia


"Gue ke bawah dulu ya nyiapin cemilan buat kalian" pamit Kia pada teman-temannya.


Sembari menunggu Kia membawa cemilan, Senja pun melihat-lihat kamar Kia, ia tersenyum melihat sebuah foto mereka waktu SMP


"Lucu banget" batin Senja sambari melihat bingkai foto itu.


Tak sengaja tangan Senja mejatuhkan sebuah kotak hitam dan betapa terkejut nya Senja ketika melihat isi kotak tersebut.


"Gelang? Ini gelang yang di pakai peneror itu!" Batin Senja dengan sangat terkejut melihat gelang itu.

__ADS_1


__ADS_2