SENJAKALA

SENJAKALA
Siapa orang itu?


__ADS_3

Setelah obrolan itu dan mereka pun memakan nasi goreng amang-amang, kini Kala dan Yugo sudah berada di rumah nya masing-masing.


Drtt drtt


Ponsel Kala berbunyi menandakan ada notif


"Tidur Kalana, besok lo gue jemput dan thanks lo udah nemenin gue"


Kala hanya membaca nya, tak sadar dengan sebuah senyuman tipis di bibirnya.


"Selamat malam Yugo" batin Kala pada diri nya sendiri.


Ucapan-ucapan Yugo barusan membuat Kala berfikir cewe siapa nanti nya yang akan beruntung jadi pasangan Yugo.


Hari pun sudah pagi, matahari sudah terbit membangunkan pemilik kamar tersebut.


"Semalem lo kemana Kal?" tanya Senja pada Kala ketika melihat Kala bangun dari ranjang nya.


"Beli nasgor sama Yugo di depan, bukan nya lo udah tidur?" tanya Kala balik.


"Kebangun gue pas gue lihat lo nggak ada ya udah gue tidur lagi" ucap Senja berbohong, pasal nya semalam ia belum tidur bahkan ia tidur menunggu Kala pulang.


Kala hanya mengangguk saja dan pergi meninggalkan Senja untuk mandi sembari menunggu Kala mandi ia melihat kembali surat misterius yang ada di meja belajar mereka.


Senja memperhatikan tulisan tangan tersebut, semakin lama di lihat semakin tidak asing tulisan tersebut "gue kaya pernah lihat tulisan ini, tapi dimana ya" batin Senja.


Melihat Kala keluar dari kamar mandi buru-buru Senja mendekati Kala


"Kal lo perhatiin deh, tulisan ini kaya nggak asing bagi gue" ucap Senja sambil menunjukan surat itu.


Kala pun menerima surat itu dan memperhatikan cukup lama mengingat-ingat apa dia pernah melihat tulisan itu, dann


"Iya gue juga kaya pernah lihat tulisan ini, tapi dimana ya?" Ucap Kala sembari melihat Senja.


Tak mau menerka-nerka terlalu lama mereka pun buru-buru turun untuk sarapan dan pergi ke sekolah.


"Senja, gue kaya nya berangkat duluan deh sama Yugo, biar gue bisa ambil tuh surat kalau nanti pulang nya pasti masih ada beberapa guru yang belum pulang" ucap Kala pada Senja.


Senja hanya mengangguk membenarkan ucapan Kala dan buru-buru ia memakai pakaian nya dan bersiap untuk turun .

__ADS_1


"Bun Yah, Kala pamit duluan ya Kala sarapan di luar aja pengin sarapan bubur" ucap Kala berbohong padah Ayah Bunda nya


"Hati-hati ya nak, bilang ke Yugo jangan ngebut-ngebut" ucap Ayah nya .


Kala buru-buru berlari menuju rumah Yugo.


"Go, Yugoo" teriak Kala dari luar rumah Yugo


"Eh non Kala, itu den Yugo nya masih siap-siapa, masuk dulu neng" ucap pembantu Yugo yang membuka kan pintu untuk Kala


"Yugo masih di kamar nya bi?" Tanya Kala lembut pada bibi.


"Iya non, non naik aja nggak papa" perintah bibj pada Kala.


Kala pun menaiki tangga dan menuju kamar Yugo


"Go, gue boleh masuk?" Ucap Kala dari luar kamar Yugo, karena tak ada jawaban dari sana Kala pun langsung masuk tanpa menunggu jawaban dari Yugo.


Klekk


Ini kali pertama Kala masuk ke kamar Yugo, bersih dan wangi. Jika pada umum nya kamar cowo berantakan, itu tidak berlaku untuk Yugo nyatanya kamar Yugo sangat rapih dan wangi


Pintu kamar mandi terbuka menandakan seseorang keluar dari sana hanya dengan handuk di bawah nya saja


Karena Yugo juga sama kaget nya seperti Kala, ia pun memutuskan untuk masuk kembali ke toilet nya


"Sory Kal gue nggak tau kalau ada lo disini" ucap Yugo berteriak dari dalam sana


"Udah udah gue keluar lo cepet ganti baju kita berangkat sekarang" perintah Kala yang kemudian keluar dari kamar Yugo.


Blushh


Pipi Kala pun memanas seusai melihat bagian dada Yugo


"Gue baru lihat badan Yugo dan ternyata bagus juga" ucap batin Kala sembari memegang pipinya yang memerah


"Astaga Kala, inget dia itu sahabat lo" batin Kala menyadarkan pikiran nya sendiri.


Setelah menunggu Yugo kini mereka pun bersiap untuk pergi ke sekolah se pagi ini, tidak ada obrolan apapun di antara mereka mungkin mereka masih sama-sama canggung karena kejadian tadi.

__ADS_1


"Kal tumben banget lo berangkat pagi-pagi buta gini?" tanya Yugo memulai obrolan mereka


"Ehh anu ehm apa" ucap Kala terbata-bata


"Udah ah pokok nya nanti juga lo tau sendiri" ucap Kala dengan nada kesal


"Aduh bodoh banget si lo Kal, segala gugup gitu ngomong nya kan gue jadi malu" batin Kala seraya menggigit bibir bawah nya.


Tanpa di sadari ada Yugo yang sedari tadi melihat Kala dari balik spion nya


"Hahaha lucu" batin Yugo tatkala melihat Kala.


Motor yang mereka kendarai pun sampai di sekolah mereka, masih sepi sekali hanya ada satpam yang jaga dan belum ada satu pun murid yang ada di sana.


"Mau ngapain si Kal" tanya Yugo penasaran


"Gue mau ambil surat-surat yang ada di loker gue sama Senja, kalau nunggu nanti balik nya yang ada nggak bisa karena nanti pasti masih ada guru yang belum pulang, udah ayo cepet" aja Kala menarik tangan Yugo.


Ia pun menuju loker untuk misi nya, belum sampai loker Kala, mereka melihat seseorang yang sedang menaruh surat di loker milik mereka


Seseorang itu menggunakan Hodie hitam dengan penutup kepalanya dan menggunakan masker serta memakai sepatu kets berwarna merah.


"Woi anjing siapa lo" teriak Yugo dan berlari mendekat ke arah orang itu


Orang itu pun lari dan sempat menjatuhkan barang milik pribadinya, Yugo yang melihat itu ia buru-buru mengejarnya.


Sedang Kala mendekat ke arah Lokernya dan mengambil barang yang di jatuhkan oleh milik orang tadi.


"Gelang? Dia cewe?" Batin Kala tatkala melihat gelang yang ia pegang, ia pun buru-buru memasukan surat-surat itu ke dalam tas miliknya.


"Gimana Go, lo tau orang itu?" tanya Kala tatkala melihat Yugo yang ngos-ngosan mendekati dirinya


"Nggak Kal, dia lari nya cepet banget gue ketinggalan jauh" ucap Yugo yang masih terlihat kelelahan


"Udah la nggak papa besok kita berangkat lebih awal lagi buat cari tau siapa orang itu" kata Kala, Yugo hanya menganggukan kepala nya saja.


Hari pun semakin siang kini sekolah pun sudah mulai ramai terisi oleh murid-murid.


Sedangkan Yugo dan Kala kini berada di kantin untuk sarapan karena ia belum sempat sarapan tadi.

__ADS_1


"Go brarti pesan yang gue dapet sama Senja itu dari murid sekolah kita?" Ucap Kala menerka-nerka.


"Kemungkinan iya Kal, kita bahas nanti ya sepulang sekolah bareng Senja, lo jangan bilang dulu ke Senja masalah tadi" jelas Yugo pada Kala.


__ADS_2