SENJAKALA

SENJAKALA
Yugo dan Senja


__ADS_3

"Semoga gue bisa terus sama lo ya Kal" batin Yugo dengan mengelus rambut Kala.


"Yugo jangan pernah tinggalin gue ya" ucap Kala yang masih dalam pelukan Yugo


A


"Nggak akan! Sampai kapan pun gue nggak bakal ninggalin lo Kala" balas Yugo dengan tulus.


"Kaya nya ada yang udah baikan nih" ucap Senja yang baru saja masuk ke kamar nya dan melihat Kala dan Yugo yang sedang berpelukan.


"Senja!!" teriak Kala yang kini beralih memeluk Senja


"Makasih ya lo udah bantuin gue sama Yugo baikan" ucap Kala, Senja hanya mengelus rambut Kala sembari tersenyum.


"Jadi obat lo itu Yugo?" tanya Senja


"Nggak gitu Senja, ini gue masih pusing ko" balas Kala tawa khas nya.


"Udah yuk turun dulu, makan malam udah siap. Lo mau ikut turun?" tanya Kala


"Gue mau istirahat deh, besok kan gue mulai part time" balas Kala melepas pelukan nya.


Akhirnya hanya Senja dam Yugo yang turun untuk makan malam


"Thanks ya, berkat lo gue sama Kala udah baikan" ucap Yugo tulus sembari tersenyum


"Santai aja kali Go, kebahagiaan Kala kebahagiaan gue juga, sedih nya Kala sedihnya gue juga" balas Senja dengan perasaan yang tak kaaruan.


"Kala ngga makan?" tanya Ayah nya tatkala melihat Senja dan Yugo berjalan ke arah meja makan.


"Nggak Yah, mau istirahat katanya" balas Senja yang kemudian duduk di samping Ayah nya dan hanya di balas anggukan saja oleh Ayah nya.


Sementara itu Yugo juga ikut makan malam berasama mereka.


"Ayah Bunda, Yugo pamit ya, makasih loh buat makan malam nya" pamit Yugo pada semua yang ada di meja makan


"Senja anterin Yugo dulu, yuk Go" ucap Yugo sembari menarik tangan Yugo.

__ADS_1


"Tumben lo" ucap Yugo yang kebingungan melihat tingkah Senja, pasalnya Senja tak pernah mengantar ia pulang seperti ini


"Lo beneran suka Kala?" tanya Senja sembari mereka berjalan.


"Iya, salah nggak si kalau gue suka Kala? Padahal dia sahabat gue" ucap Yugo yang kini sedang duduk di teras rumah Senja


"Nggak ada yang salah Go, wajar aja. Jadi kapan lo mau bilang ke Kala soal perasaan lo?" tanya Senja yang penasaran.


"Nggak tau, gue belum siap buat denger jawaban Kala nanti nya" balas Yugo dengan lesuh. Tak mendengar jawaban apapun dari Senja, membuat Yugo melirik gadis itu. Senja kini sedang menatap langit dengan mata terpejam sembari tersenyum.


"Lo lagi suka sama cowok?" tanya Yugo, mendengar pertanyaan Yugo membuat Senja mengalihkan pandangan ke arah Yugo


"Kenapa?" tanya Senja balik pada Yugo


"Nggak papa, gue cuma asal nanya doang" balas Yugo dengan menatap ke depan


"Iya, gue lagi suka sama seseorang" balas Senja tersenyum.


"Tapi orang itu suka sama yang lain" ucap Senja lagi yang kini dengan nada lesuh


"Dia tau kalau lo suka sama dia?" tanya Yugo yang kini menatap Senja


"Dia aja nggak tau kalau gue ada di dunia ini kaya nya. Perasaan gue nggak pernah dia anggap" ucap Senja miris dengan dirinya sendiri


"Gue terlalu takut buat ngutarain perasaan gue. Ya karena itu, gue udah tau jawabannya" ucap Senja lagi.


"Gue kira dengan liat dia bahagia, gue juga bakal ikut bahagia Go. Tapi nyatanya? Ada rasa sakit di hati gue meskipun itu cuma sedikit" balas Senja yang kini dengan menunduk.


"Mungkin dia suka sama orang lain karena dia nggak tau perasaan lo, coba aja lo ungkapin barangkali nanti nya dia juga suka sama lo" balas Yugo dengan menepuk pundak Senja.


Mendengar ucapan Yugo itu membuat Senja ingin sekali ungkapin perasaannya, namun ia sadar. Jika ia mengungkapkan perasaannya, ia yakin pasti nanti nya mereka jadi canggung.


"Gue nggak bisa Go, gue terlalu takut. Tau kenyataan bahwa dia suka sama orang lain aja udah buat gue sakit apalagi kalau gue denger langsung dia nggak bisa nerima perasaan gue" balas Senja yang mata nya menatap Yugo.


Yugo bisa melihat ada sebuah kekecewaan di mata Senja, namun ia masih bisa tutupi dengan senyum manis di bibirnya.


"Gue boleh tau siapa orang nya?" tanya Yugo dengan hati-hati, karena Yugo tau Senja! Senja bukan type orang yang suka terbuka ke orang lain . Ia lebih memilih untuk memendamnya

__ADS_1


"Gue juga pengin kasih tau lo Go siapa orang nya. Tapi gue nggak bisa. Sory ya Go" balas Senja meminta maaf. Mendengar jawaban Senja pun Yugo hanya diam saja karena tak ingin memaksa.


"Lo deket banget sama Shaka?" tanya Yugo yang tak ingin melihat Senja sedih


"Biasa aja, ya kaya ketua sama anggota pada umumnya. Sekedar itu si" balas Senja


"Dia kaya nya suka lo deh" ucap Yugo dengan enteng. Mendengar ucapan Yugo itu membuat mata Senja melotot dengan sempurna


"Nggak lah ngaco, nggak mungkin juga dia suka gue" balas Senja yang tak ingin kepedean


"Kenapa nggak mungkin? Lo cantik lo baik lo berprestasi, bukti nya lo jadi primadona di sekolah" balas Yugo yang makin meyakinkan Senja


"Gue nanti hari minggu di ajak Shaka buat ketemu Bunda nya" kata Senja mengalihkan


"Menurut lo gimana?" lanjut Senja bertanya pada Yugo


"Ya nggak papa, nggak ada yang larang lo juga Senja. Barangkali Shaka juga butuh seseorang buat dengerin curhat nya buat dengerin keluh kesah nya" terang Yugo panjang lebar


"Gue nggak enak sama Kala" kata Senja


"Kala? Kenapa?" tanya Yugo yang tak tau maksud dari perkataan Senja


Senjam diam sesaat memandangi bintang di langit sana


"Kala selalu semangat kalau itu menyangkut tentang Shaka, gue awal nya mikir juga dia cuma penasaran sama Shaka. Tapi lama kelamaan gue jadi ngira kalau Kala suka sama Shaka, penasaran itu cuma alibi buat dia" kata Senja panjang lebar


Mendengar ucapan Senja membuat hati Yugo sakit, bagaimana jika Kala benar-benar menyukai Shaka?


"Gue harap juga perasaan gue salah, semoga emang bener kalau Kala hanya penasaran sama Shaka" ucap Senja kembali


"Go sory gue nggak bermaksud" kata Senja yang baru sadar atas ucapan nya barusan. Ia benar-benar lupa jika Yugo sudah mengakui perasaannya pada Kala.


"Nggak papa kali santai aja, Kala berhak milih siapa orang yang dia sukai" kata Yugo sembari tersenyum.


"Kalau nanti nya Kala suka sama Shaka gimana Go?" tanya Senja yang penasaran


"Ya gue dukung, gue suka sama Kala tapi bukan berarti gue obsesi banget buat milikin dia. Kebahagiaan gue itu sama kaya lo Senja, melihat Kala bahagia" ucap Yugo dengan tulus dan tersenyum pada Senja.

__ADS_1


"Lo beruntung Kala, bisa di cintai hebat sama Yugo" batin Senja yang kini sedang menatap Yugo dari samping.


__ADS_2