
Usai mendengar itu dari teman-teman nya membuat hati Kia sedikit lebih tenang
"Thanks ya, kalian semua mau denger cerita gue. Gue nggak tau kalau nggak ada kalian gimana nasib gue" ucap Kia pada teman-teman nya itu
"Lo nggak perlu berterimakasih Kia, kita ini keluarga" ucap Senja yang kini merangkul Kia.
"Kia, kalau lo udah nggak betah tinggal di rumah lo, lo bisa ko tinggal di rumah gue buat sementara" ucap Kala pada Kia yang matanya terlihat sangat sembab.
"Atau lo tinggal di rumah gue aja, gue juga sendirian kan di rumah" ajak Zea kemudian.
"Nggak guys, thanks ya udah nawarin nanti kalau gue bener-bener udah nggak tahan nanti gue bilang ke kalian oke" ucap Kia dengan nada sedikit tenang.
"Janji ya kalo ada apa-apa kabarin kita langsung kita harus jadi orang pertama yang tau masalah lo" kata Senja dan hanya di balas anggukan oleh Kia .
Kriingggggg
Bel istirahat pun telah selesai, kini para murid kembali ke kelas untuk mulai pelajaran
"Sory ya gara-gara gue kalian jadi nggak istirahat" ucap Kia yang merasa bersalah pada teman-temannya itu.
"Udah santai aja, kaya sama siapa aja si lo lagian masih ada istirahat ke dua kali" kata Zea
"Gue duluan ya, gue ada rapat Osis nih" izin Senja pada teman-temannya itu dan hanya di balas anggukan saja
"Senja jangan capek-capek ya, lo baru sembuh" ucap Kala yang sedikit khawatir pada kembaran nya itu dan Senja hanya mengacungkan jempol menanggapi nya.
"Wajar kan kalau gue iri lihat kalian yang saling peduli, sementara gue disini nahan sakit yang luar biasa" batin Kia yang merasa hati nya sedikit sakit karena melihat itu
Ketika Senja sedang menuju ke tempat rapat disana ia bertemu dengan Shaka yang sepertinya menuju tempat rapat juga
"Shaka" panggil Senja pada Shaka membuat pemilik nama itu berhenti dan membalikan badan nya.
Melihat Senja berjalan menuju dirinya membuat Shaka tersenyum tipis bahkan sangat tipis hingga orang lain tidak menyadari bahwa Shaka tersenyum
__ADS_1
"Shaka, gue kemaren lupa bilang makasih ke lo. Makasih ya lo udah bantuin gue" ucap Senja dengan senyum manis nya
"Oh iya santai aja, lo gimana keadaannya?" tanya Shaka basa-basi yang padahal ia saja sudah tau bagaimana keadaan Senja dari Yugo
"Baik ko gue, sehat-sehat aja hehe sekali lagi thanks ya" ucap Senja berterimakasih lagi pada Shaka
"Makasih mulu lo, oh ya lo mau ke ruang rapat? Bareng yuk" ajak Shaka tiba-tiba yang membuat Senja heran namun ia segera mengangguk saja
"Bukan nya Shaka dikenal jarang interaksi sama orang-orang? Ko ini sama gue lancar banget" batin Senja yang karena baru pertama kali ia mengobrol dengan jarak yang dekat dengan Shaka.
"Eum Shaka, sebelum nya gue mau minta maaf, maaf kalau gue kesan nya gimana-gimana tapi boleh nggak kalau gue nge balas bantuan lo kemaren? Gue nggak mau berhutang budi soalnya?" Ucap Senja merasa tak enak mengucapkan nya.
"Eum oke gimana kalau lo traktir gue makan aja nanti malam?" tanya Shaka
Mendengar jawaban dari Shaka membuat Senja sedikit terkejut, Senja kira ia bakal menolaknya
"Ehh nanti malam ya? Eum boleh deh, lo mau makan dimana?"
"Makan bakso di dekat cafe gue kerja gimana? Bakso di situ terkenal enak loh" ajak Shaka dengan penuh semangat
"Ya udah minta nomor lo biar gue jemput" pinta Shaka pada Senja sembari memberikan ponsel nya.
"Nggak usah kita ketemuan disana aja ya Shak, soal nya bokap pasti nggak ngijinin kalau gue keluar malam nggak sama sopir" jawab Senja merasa sungkan karena menolak Shaka.
"Oh iya udah nggak papa, tapi boleh kan gue minta nomor lo buat saling berkabar kalau sudah disana?" Ucap Shaka yang masih menyodorkan ponsel milik nya
Sebenarnya Senja enggan memberi nomor ponsel miliknya, karena merasa tidak enak dengan Kala tapi mau bagaimana lagi, ia sudah terlanjur menawarkan Shaka untuk membalas budi .
Sementara dari kejauhan terlihat kedua mata memandang mereka
"Senja sama Shaka? Mereka dekat?" Batin Kala dari jauh
Rapat Osis pun selesai, namun Senja bukan nya balik ke kelas ia malah menghampiri Yugo yang sedari tadi melamun .
__ADS_1
"Kenapa Go? Ada masalah?" tanya Senja yang kini berada tepat di depan Yugo.
"Eh Senja, gue masih kepikiran aja soal tadi"
"Soal tadi? Soal apa? Ko gue nggak tau" balas Senja yang memang ia tidak tau apa-apa
"Nanti deh kita jelasin pulang sekolah bareng-bareng di rumah lo, lo sama Kala nanti pulang duluan aja gue ada rapat basket sebentar" ucap Yugo meninggalkan Senja sendirian .
Senja tidak tau apa yang terjadi tadi pagi antara mereka, karena Kala pun nggak ngomong apa-apa.
Singkat saja kini bel pulang pun berbunyi, Kala dan Senja keluar untuk menuju mobil nya karena sopir nya sudah sedari tadi menunggu
"Senja Kala, gue sama Kia duluan ya bye bye" pamit Zea pada teman nya itu
"Iya hati-hati ya kalian" ucap Senja sembari melambaikan tangan nya ke mereka.
"Kal gue tadi ketemu Shaka" ucap Senja pada Kala, sebenarnya Kala udah tau namun ia pura-pura tidak tau
"Oh iya, dimana?" tanya Kala singkat
"Tadi sebelum rapat, lo tau sendiri kan gue nggak suka utang budi ke orang lain?" Ucap Senja pelan-pelan
"Gue tadi nawarin Shaka buat bales pertolongan dia dan dia minta di traktir makan malam nanti, kalau lo nggak suka gue bisa batalin ko Kal" ucap Senja yang merasa sungkan dengan Kala
"Bagus dong, lo bisa gunain kesempatan itu buat tanya banyak hal tentang Shaka" ucap Kala sembari menepuk pundak Senja
"Lo nggak papa Kal?" tanya Senja serius
"Lo berharap gue marah? Ya nggak lah, lagian gue nggak suka dia gue cuma penasaran tentang hidup nya" ucap Kala meyakinkan Senja
"Gue takut banget banget lo jadi salah paham nanti nya Kal" ucap Senja dengan nada sedikit takut
"Apaan si lo kaya sama siapa aja, gue emang tadi ngeliat lo sama Shaka sengaja nggak gue nanya-nanya duluan ke lo karena gue yakin lo pasti cerita dengan sendiri nya" ujar Kala menjelaskan panjang lebar.
__ADS_1
"Kal gue janji nanti malam gue bakal ceritain semua nya tentang Shaka buat lo dan gue janji sehabis makan malam itu gue nggak akan berhubungan lagi dengan Shaka" ucap Senja seraya memegang kedua tangan Kala.
"Gue percaya lo Senja, jadi lo santai aja oke. Udah yuk masuk mobil kasian pak sopir sedari tadi nungguin kita ngobrol" ucap Kala sembari mengaja Senja untuk masuk mobil mereka.