Seventh Blood Vampire

Seventh Blood Vampire
Rahasia Vampir Pemburu


__ADS_3

Evander mengangkat lembaran perkamen lusuh ke atas kepalanya, hampir merusaknya karena terlalu ceroboh. “Astaga … aku tidak bisa mempercayai ini, Peter! Kau sungguh tidak berbohong mengenai surat pangeran ketiga dari Transylvania, tanggal surat ini dibuat satu bulan sebelum pelayaranku ke London. Aku masih ingat, ini memang tulisan dan tanda tangan Benedic.”


“Seharusnya kau mati ditanganku seribu tahun lalu, siapa sangka kita justru bertemu sekarang sebagai … kawan satu ras mungkin?” timpal Peter dengan seringai malas.


Kedua taringnya terlihat tetap runcing meski tidak pernah lagi digunakan untuk menggigit dan menghisap darah. Sebagai vampir pemburu, Peter sudah berusia 1500 tahun.


Seribu tahun lalu, tepatnya di tahun 1023, Benedic mengiriminya sepucuk surat. Isinya sebuah permintaan untuk melenyapkan Evander yang akan menebar teror dan balas dendam kematian saudaranya di London.


Peter dibayar mahal dan diprovokasi untuk menghabisi Evander agar Benedic bisa menutupi kejahatannya. Bahwa Ben dan koloninya lah yang telah menghisap darah seluruh pasien dan tim medis di rumah sakit terbesar di kota London, beberapa jam sebelum mereka pulang ke Transylvania.


Di waktu yang hampir bersamaan, Count Drakula generasi keenam atau Alexander sedang berlibur mengunjungi seorang teman di London. Tiba-tiba, Alex diburu karena memiliki kalung bersimbol khusus keluarga Count Drakula. Kalung yang terlihat dipakai oleh Benedic yang baru saja kembali ke kastil Transylvania setelah membunuh seisi rumah sakit.

__ADS_1


Peter menghabisi pangeran kegelapan keenam dengan dua panah bermata perak. Tepat di jantung. Karena mengira Alex adalah Ben. Tanpa perlawanan. Hal itu disebabkan Alex tidak tahu kenapa ia mendadak dipanah oleh vampir pemburu


Sebagai vampir pemburu, Peter bertugas membasmi biang kejahatan yang disebabkan oleh vampir yang tidak terorganisir. Peter ibarat polisi vampir yang memiliki kewajiban menumpas rasnya yang tidak taat pada aturan.


Evander juga dilaporkan Benedic sebagai vampir yang sengaja diutus untuk menebar petaka di London, untuk membalas dendam pada si pemburu atas kematian Alexander, juga untuk membentuk populasi penghisap darah di London, tepat di area yang dijaga oleh Peter.


Benedic membocorkan waktu keberangkatan Evander pada Peter untuk mempermudah perburuan. Benedic menyimpan iri dan benci pada Evander, sehingga mengumpankan Evander agar mati di tangan pemburu begitu sampai di London. Ia cukup senang karena tidak perlu mengotori tangan ketika hendak melenyapkan Evander.


Hm, Evander mendadak merasa beruntung karena kapalnya karam dan ia terdampar di Maine seribu tahun kemudian. Ia selamat dengan sendirinya. Selamat karena kekurangannya yang tidak bisa mengendalikan cuaca ketika badai menghantam kapal yang ditumpanginya.


Padahal, Evander sudah membayar banyak orang untuk mendapatkan informasi. Mulai dari penjaga perpustakaan, ahli sejarah kerajaan Inggris kuno, hingga ahli sejarah suku Anglo-Saxon yang mendatangi pulau Britania Raya pada abad ke-5.

__ADS_1


Beberapa hari lalu, ketika Evander melamun di pinggir danau, pada dini hari yang dingin, seorang gadis bernama Sheila mendatanginya. Bau karat darah melekat pada gadis itu. Baik Evander maupun Sheila langsung saling tahu kalau mereka sesama makhluk penghisap darah.


Sheila menuntun Evander untuk mengunjungi museum sejarah dan benda pusaka di pusat kota. Mereka menghabiskan beberapa waktu untuk membaca, dan bertanya pada ahli yang bekerja di museum. Tidak ada hasil.


Akhirnya Sheila mempertemukan Evander dengan Peter, untuk menggali lebih banyak informasi. Vampir pemburu yang sudah berusia lebih dari seribu tahun itu dianggap paling mengerti soal sejarah dan populasi vampir di London dari waktu ke waktu.


Dan disinilah Evander sekarang berada, rumah si pemburu. Rumah pria yang menghabisi Alexander.


Evander salah paham, ia berpikir kalau si pemburu adalah manusia pembenci vampir. Ia tidak pernah tahu kalau Peter adalah vampir yang bertugas mengendalikan populasi kejahatan rasnya dalam satu negara. Vampir polisi.


Rumah Peter lebih mirip dengan perpustakaan, sekaligus museum khusus yang berhubungan dengan vampir. Tiap ruang menyimpan buku dan benda-benda bersejarah yang lekat dengan kehidupan makhluk yang tidak mati. Jika dilihat lebih teliti, buku koleksi Peter yang mengulas sejarah dan peradaban vampir di kerajaan Inggris jauh lebih lengkap dari yang ada di perpustakaan kota.

__ADS_1


“Yeah, kau benar! Aku seharusnya sudah mati di tanganmu seribu tahun lalu. Jika aku tak bertemu Sheila, aku mungkin akan tetap salah sangka padamu, Peter! Kau tau, aku berangkat dengan dendam membara! Pertama kali mendengar cerita kau membunuh Alex, aku ingin membalas kematian saudara dekatku saat itu juga! Tapi, yang mendapatkan misi untuk pergi ke London justru Benedic, padahal ia baru saja pulang.”


***


__ADS_2