Si Kadal dan Kisah Asmaranya

Si Kadal dan Kisah Asmaranya
Calonnya si kadal


__ADS_3

"eh, apa tuh di punggung loe? hah, ulet tuh. hiiiiiih." kata Alfa dengan ekspresi geli.


"Hah, masa sih. Dimana? dih, tolong buangin dong." pinta seorang cewe yang pasti mahasiswi di kampusnya.


"Gak ah, gue geli. Ih, tu ulet makin naik tuh." kata Alfa.


Otomatis si cewe langsung melepas tas ransel dan mengibas-ngibaskan badannya. Alfa yang melihat tertawa terbahak-bahak meninggalkan cewe yang telah dikadali nya.


"Shiiiiitt, loe ngadalin gue ya? kampret loe." kata si cewe ngomel-ngomel.


Yah, begitulah keseharian Alfa. Dia tidak akan bisa hidup kalau sehari saja tidak mengadali orang. Misal di kampus tidak sempat, maka orang rumahnya lah yang akan menjadi korban.


Alfa bergegas menuju kantin menghampiri para sohibnya yang sudah lebih dulu sampai.


"hello-hello, Al tamvan sudah datang." sapa Al percaya diri.


"Lama banget sih lu, dal." kata Abbas jengkel.


"eiiih, abang Abbas yang tampangnya gak setamvan gue. Kenapa sih, pagi-pagi dah jengkolan wae." canda Alfa dan yang di bercandainya hanya mendengus kesal.


"si Abbas jengkel sama lu gara-gara semalem gak ikut latihan, dal." jelas Bayu.


"Alah, ambekan lu bas. Kayak cewe lagi PMS." kata Alfa.


"Bacot lu." umpat Abbas.


"Kalian gak mau pesen makan? gue laper." kata Fafa yang akhirnya buka suara.


"Pesenin gue sekalian dong, fa. Yang kayak biasa." pinta Bayu.


"Gue juga." ucap Alfa dan Abbas bersamaan.


"Oke-oke, tapi kalian bayarin makanan gue ya. Uang jalan gitu maksudnya." pinta Fafa.

__ADS_1


"Gampang, sana pesenin dulu." kata Alfa yang di balas dua jempol oleh Fafa.


"Lu napa dah, bas. Pagi-pagi dah sensitif amat." tanya Alfa serius seperginya Fafa.


"Pusing gue, kemarin si anita mergokin gue jalan bareng sama ceng-cengan baru gue di mall. Dan tuh bocah ngambek sampe sekarang." curhat Abbas.


"Lu juga si, bas. Ngaku cinta banget sama si anita. Tapi masih aja hobi PHP'in cewe lain. Tobat ngapa." nasehat Bayu.


"Ah, lu kan tau gue deketin tuh cewe-cewe cuma buat maen doang. Kalau yang gue seriusin mah cuma anita seorang." jelas Abbas.


Jikalau kau cinta


benar-benar cinta


Jangan katakan


kamu tidak cinta


(dering telepon Alfa)


Alfa : Hallo,


Anjani : Hallo, Assalamu'alaikum.


Alfa : Wa'alaikum salam. Ada apa?


Anjani : Kamu dimana? Aku mau ambil buku catatan, aku udah butuh banget karena mau rapat.


Alfa : Gue di kantin deket Fakultas loe, loe kesini aja.


Anjani : Oke, tunggu ya. Assalamu'alaikum.


Alfa : Wa'alaikum salam.

__ADS_1


tuuut tuut tuut.


Alfa pun tersenyum setelah menerima telepon. Dan hal itu membuat sohib-sohibnya melihat dengan tatapan curiga.


"Ayo makan, laper gue." Kata Fafa yang sudah siap dengan mie ayam favoritnya.


Tanpa komando lagi, mereka pun menyantap makanan yang sudah dipesankan Fafa.


Sekejap mata Alfa menemukan cewe manis berhijab yang sedang celingak celinguk mencari seseorang.


"Jani, sini." panggil Alfa sambil melambaikan tangan yang otomatis membuat para sohibnya ikut fokus dengan yang sedang di panggil Alfa.


Anjani pun tersenyum dan menghampiri Alfa.


"Loe udah makan?" tanya Alfa yang di balas tatapan heran para sohibnya.


"Sudah, mana buku catatanku. Aku sudah di tunggu buat rapat." pinta Anjani dengan senyum.


Kini arah mata para sohib Alfa terfokus pada Anjani. Anjani yang sadar bila sedang di perhatikan pun merasa kikuk tidak nyaman. Alfa yang sadar dengan hal itu pun menegur para sohibnya.


"Woy, tu mata bisa gak biasa aja." tegur Alfa.


seketima para sohibnya oun mengalihkan pandangannya.


"Ini buku catetannya." kata Alfa menyodorkan buku catatan merah jambu yang sudah beberapa hari ini tinggal di dalam tasnya.


"Makasih, aku pergi dulu." pamit Anjani meninggalkan Alfa dan para sohibnya.


"Ajigileeee, bening amat dal. Kenalin dong" kata Abbas


"Adem ya dilihat. Gue juga mau dong di kenalin, dal" kata Fafa


"Cantik banget, dal. Sapa lu tuh?" tanya Bayu.

__ADS_1


"Calon istri gue." jawab Alfa santai yang di balas tawa ngakak para sahabatnya.


"Gue serius kampret." kata Alfa memandang tajam para sohibnya yang membuat para sohibnya diam seketika.


__ADS_2