
Setelah semuanya selesai dibahas, mereka pun bersiap untuk pulang ke rumah masing-masing. Alfa melihat jam tangannya menunjukkan jam setengah 10. Dia pun membuka ponselnya dan mengirim pesan pada Bayu.
Alfa : Bay, gue kayaknya gak bisa ikut latihan malam ini. Sorry ya. Acaranya molor soalnya.
Bayu : No problem, sob. Lusa kita latihan lagi aja.
Alfa pun menghembuskan nafas lega karena para sohibnya yang begitu pengertian.
"Eh, maaf om. Boleh gak kalau Alfa yang antar Anjani pulang? Biar kami bisa sedikit lebih mengenal. Alfa janji gak akan mampir kemana-mana kok." Ijin Alfa pada Edwin.
"Ya sudah, boleh kok. Sayang, kamu pulang bareng Alfa ya. Abi tunggu di rumah." Kata Edwin yang di balas anggukan oleh Anjani.
"Ya udah, mas. Mobilnya kamu bawa aja. Papa sama mama pakai taksi pulangnya." kata papa Alfa menyerahkan kunci mobil.
"Papa mama gak minta di jemput mang ujang aja?" tanya Alfa.
"Bareng aku aja lah ndre. Lagian kan searah." Ajak Edwin.
"Ya udah kalau begitu. Ayo win pulang." ajak papa Alfa.
__ADS_1
"sayang, sampai ketemu lagi ya." kata mama Alfa sambil memeluk anjani.
"Iya tante, hati-hati di jalan." kata Anjani yang di balas senyuman oleh mama Alfa.
"Nak Alfa, om titip Anjani ya." kata Edwin dari dalam mobil.
"Iya om." jawab Alfa dengan senyum.
Di dalam mobil Alfa.
"Eh, buku catatan loe ada di gue." kata Alfa memecah keheningan.
"Bagi nomer WA loe, biar besok bisa janjian buat balikin tuh buku." kata Alfa sambil menyodorkan handphonenya.
Anjani pun menerima handphone itu dan mengetikkan nomer WA nya.
"Ini, udah." kata Anjani mengembalikan handphone Alfa.
"Kamu fakultas apa? semester berapa?" tanya Alfa basa basi.
__ADS_1
"Aku fakultas hukum, semester 6. Kamu?" jawab Anjadi dan balik bertanya.
"Aku fakultas bisnis. Sekarang lagi skripsian." jawab Alfa tanpa mengalihkan pandangan dari jalan raya.
Tak lama kemudian, mereka pun sampai di depan rumah Anjani. Dan terlihat mobil Edwin sudah terparkir di halaman.
"Terima kasih," kata Anjani.
"Hemm." jawab Alfa seenaknya.
Anjani pun bergegas membuka pintu gerbang dan masuk ke dalamnya. Sebelum sempat menutup kembali pintu gerbang,
"Sampai jumpa besok ya." kata Alfa tiba-tiba sambil belambaikan tangannya dari dalam mobil kemudian melajukan mobilnya. Anjani yang belum pernah di antar pulang lawan jenis pun langsung blusshing.
Sesampainya Alfa di rumah, tak terlihat papa mamanya saat melewati ruang tamu dan ruang keluarga. Mungkin papa mamanya sudah istirahat terlebih dahulu. Maka dia pun bergegas menuju kamarnya.
Alfa merebahkan badannya di atas kasur, setah sebelumnya ia ganti kemejanya dengan kaos oblong yang menjadi favoritnya.
"Betapa sempitnya dunia ini." gumam Alfa yang sudah menutup mata sambil tersenyum.
__ADS_1
Sementara di tempat lain, Anjani berdiri di balkon kamarnya sambil tersenyum melihat bintang-bintang. Langit begitu cerah, seolah-olah memberi tanda bahwa apa yang terjadi malam ini akan berjalan baik.