Si Kadal dan Kisah Asmaranya

Si Kadal dan Kisah Asmaranya
Mine


__ADS_3

Sinar matahari masuk kedalam melalui celah-celah jendela. Anjani membuka matanya, ia merasakan sakit di seluruh tubuhnya. Membuatnya teringat dengan adegan panasnya dengan sang suami semalam. Anjani merasakan berat di perutnya, ia lihat tangan yang lebih besar dari tangannya melingkar memeluknya. Dialah Alfa suaminya yang kemarin telah sah menghalalkannya. Anjani balik tubuhnya menghadap sang suami. Ia nikmati sejenak wajah tampannya dan mengelus pelan garis wajah itu dengan jari-jarinya.


"Terima kasih, mas. Karena telah menghalalkanku." kata Anjani lirih karena tak ingin membangunkan suaminya.


"Terima kasih juga, sayang." kata Alfa dengan suara serak khas bangun tidur meski matanya masih tertutup membuat Anjani kaget dan menarik tangan nakalnya yang sedari tadi menikmati kelembutan wajah suaminya. Membuat Alfa membuka mata.


"Selamat pagi, sayang." kata Alfa memandang manik Anjani yang bersinar.


"Selamat pagi, mas." kata Anjani dengan senyum.


"Mas, nanti kita chek out jam berapa?" tanya Anjani.


"Nanti-nanti deh. Mas masih pengen berduaan sama istri mas." kata Alfa mendekap wajah Anjani di dadanya.


"Emang mau ngapain lagi mas?" tanya Anjani menggoda.


"Mau makan kamu." jawab Alfa santai.


Kruuuuk kruucuuk,


Suara perut Alfa terdengar.

__ADS_1


"Kalau lapar itu makan makanan, mas. Bukan makan aku. Hihihi." kata Anjani mendudukkan badannya dan melilitkan selimut ke badan nakednya.


"Mau kemana?" rengek Alfa.


"Mandi, sayang. Ini udah siang lhoh." kata Anjani. Anjani berdiri dan merasakan sakit di antara selangkangannya.


"Aduh." Anjani meringis kesakitan.


"Tunggu, jangan bergerak dulu." kata Alfa segera mengenakan boxernya dan menghampiri Anjani. Tanpa aba-aba Alfa menarik selimut Anjani dan segera menggendongnya ala bridal style ke kamar mandi dan mendudukkannya di bathup.


"Pake air hangat ya, biar mendingan sakitnya." kata Alfa yang di balas Anggukan Anjani.


Anjani berusaha menutupi bagian dadanya dengan lengannya. Alfa yang melihatnya tersenyum.


"Mandi barenglah, biar cepet. Mas udah laper." kata Alfa segera melepaskan boxernya.


"Ih, mas. Malu tau." kata Anjani kemudian memanyunkan bibirnya.


"Malu kenapa sih. Orang mas juga udah lihat semuanya kok. Udah grepe-grepe dan ngerasain juga lagi." kata Alfa menggoda membuat wajah Anjani memerah. Alfa pun ikut masuk ke dalam bathup.


"Makasih ya, sayang." kata Alfa sembari mendekap Anjani dari belakang.

__ADS_1


"Makasih buat apa, mas?" tanya Anjani.


"Thank you for being mine." kata Alfa.


"You are welcome, hubby." kata Anjanu mengecup singkat bibir Alfa.


Sepasang pengantin baru ini mandi cukup lama. Tentu saja karena ada hal lain yang mereka lakukan di dalam kamar mandi selain mandi. Mereka mengulang kembali senggamaan mereka semalam. Menikmati masa-masa pengantin baru.


Setelah selesai membersihkan badan, Alfa memakaikan bathdrop kepada Anjani dan melilitkan handuk ke pinggangnya. Kemudian ia gendong kembali Anjani menuju kamar. Ia dudukkan Anjani di pinggiran kasur.


"Sayang, kita makan dikamar aja ya. Biar mas pesen lewat room service aja." kata Alfa.


"Iya, mas. Gak papa." jawab Anjani.


"Mau makan apa?" tanya Alfa.


"Nasi goreng seafood sama jus jeruk aja, mas." jawab Anjani.


"Halo, saya mau pesan makanan di kirim ke kamar 401 ya. Satu nasgor seafood, satu nasgor ayam dan minumnya jus jeruk aja dua." kata Alfa lewat telepon hotel.


"Mas, semalam mama bilang udah nyiapin kita baju ganti kan?" tanya Anjani.

__ADS_1


"Oh iya, bentar mas carikan dulu." jawab Alfa dan bergegas menuju walk in closet.


"Ini bajunya, yang." kata Alfa menyodorkan sepasang baju dan jilbab untuk Anjani. Alfa sudah selesai berpakaian dengan kaos santai dan celana denim sedangkan Anjani bergegas kembali ke kamar mandi untuk ganti baju.


__ADS_2