
18++
Harap bijak dalam membaca.
--------------------------
Tit
Tit
Tit
ceklek
"Assalamualaikum." salam Alfa saat memasuki apartemennya.
"Wa'alaikumsalam, mas." jawab Anjani sembari mencium tangan suaminya.
"Sini mas, tas sama jasnya biar aku yang bawa." kata Anjani meraih tas dan jas Alfa.
"Gimana kuliahmu hari ini, sayang?" tanya Alfa merangkul pinggang Anjani dengan posesif.
"Alhamdulillah, mas. Kurang 3 bab lagi skripsiku selesai." jawab Anjani dengan senyuman.
"Wah, hebat banget istriku. Cepet banget dah mau selesai aja." kata Alfa.
__ADS_1
"Iya dong, biar bisa cepet di ajak honeymoon. hehehe." kata Anjani.
Alfa menarik Anjani ke ujung kasur dan memangkunya.
"Jadi, istriku ini pengen diajak honeymoon kemana? Paris atau Jepang? " tanya Alfa.
"No no, aku pengen ke Turki." jawab Anjani.
"Turki?" tanya Alfa sembari mengernyitkan dahinya.
"Yap, aku pengen kesana mas. Udah dari dulu tapi bel kesampean." jawab Anjani dengan manja.
"Okelah kalau begitu, segera selesaikan skripsimu. Biar nanti kita bisa puas jalan-jalannya. Cuti mas juga masih utuh, jadi terserah nanti kalau misalkan kamu pengen jalan-jalan lebih lama sayang." kata Alfa mengelus rambut panjang Anjani.
Cup.
"Terima kasih, mas." kata Anjani.
"Cuma begitu doang terima kasihnya?" tanya Alfa menggoda membuat Anjani terdiam karena bingung.
"Aaahh." kata Anjani tersentak karena Alfa tiba-tiba menindihnya di tempat tidur.
"Ma mas mau ngapain?" tanya Anjani pura-pura polos. Ia kaget dengan serangan Alfa yang tiba-tiba.
"Mas pengen makan kamu, boleh?" tanya Alfa sambil mengelus pipi Anjani. Anjani pun memalingkan wajahnya karena malu. Walau sudah bukan yang pertama kali, Anjani masih malu bila Alfa meminta dengan blak-blakan seperti ini.
__ADS_1
"Mas, gak pengen makan malam dulu? gak lapar kah? Aku udah nyiapin makanan kesukaan mas." kata Anjani gugup.
"Mas lebih laper sama tubuh kamu, sayang. Boleh ya?" kata Alfa berharap yang di balas anggukan Anjani.
Alfa mulai mencium bibir Anjani yang menjadi candunya. Mereka saling melumat, mengecap dan memainkan lidah mengabsen apa yang ada di dalam rongga mulut keduanya. Tangan Alfa pun sudah bergerilya mengelus tubuh lembut Anjani dari balik bajunya. Tanpa menunggu lagi, Alfa melucuti pakaian sang istri dan menyisakan celana dalam yang menutup organ intimnya. Kebiasan Anjani yang tidak memakai bra saat malam hari memudahkannya untuk segera menyergap dua gundukan yang menjadi favoritnya. Ia remas dengan lembut dan sesekali memelintir ujung payudara Anjani. Alfa merasakan panas di tubuhnya. Dengan asal dia buka kemeja dan celana bahan beserta dalamannya sehingga tubuhnya telanjang sepenuhnya. Alfa segera mencium dan menjilat niple merah muda Anjani yang sudah menegang, lalu sesekali ia gigit kecil membuat Anjani mendesah dibuatnya.
"Aahhhh, mas." desah Anjani sambil meremas rambut Alfa.
Desahan Anjani yang begitu merdu membuat Alfa semakin bernafsu. Dia ciumi seluruh badan Anjani dan memberikan beberapa tanda di berbagai bagian tubuh Anjani. Menegaskan bahwa wanita di bawahnya adalah miliknya.
"Sayang, mas masukin sekarang ya. Mas udah gak kuat." kata Alfa dengan nafas memburu yang hanya di balas anggukan oleh Anjani.
Alfa mengangkat kaki Anjani lalu mengarahkan Mr. P nya ke depan Miss V Anjani. Ia gesek-gesekkan pelan Mr. P nya sebelum akhirnya dia masukkan dengan sekali hentakan ke dalam Miss V Anjani.
Alfa memompa Mr. P nya dengan cepat dan kuat memberikan rasa yang tidak bisa dijabarkan oleh keduanya. Hanya satu kata yang mereka tahu untuk menggambarkannya yaitu NIKMAT.
Lama kelamaan Alfa semakin mempercepat temponya dan menghentakkannya semakin dalam membuat Anjani tidak bisa mengontrol desahannya.
"Aaaah, mas aaahhh." desah Anjani merasakan kenikmatan.
"Iya sayang. Kamu sempit banget sayang, mas suka." jawab Alfa dengan nafas tersengal.
"Aahh, mas a aku ma mau kelu ar." kata Anjani terbata-bata.
"A ayo keluar bareng sayang." kata Alfa.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian kedua tubuh yang sedang bergumul pun mengejang merasakan pelepasan yang begitu menggairahkan. Alfa menjatuhkan tubuhnya di samping Anjani yang menciumi wajahnya.
"Terima kasih, istriku." kata Alfa yang di balas senyuman oleh Anjani.