Side The Away

Side The Away
Bercerai


__ADS_3

Biasanya Gino menangani kasus perceraian orang lain dan mendengar keluh kesah mereka mengenai alasan untuk berpisah. Sekarang, Gino justru menyelesaikan kasus perceraiannya dengan Ajeng. Dia terkejut ketika Ajeng menyarankan untuk berpisah setelah pernikahan tanpa cinta itu digelar. Alasannya, Ajeng tidak mencintai Gino dan merasa bersalah jika Laura mengetahui seseorang yang Gino nikahi adalah Ajeng. Dia bersyukur tidak terjebak dalam hubungan palsu tanpa cinta.


Satu jam setelah sidang perceraian itu berakhir. Gino berziarah ke makam kedua orang tuanya. Dia meminta maaf tidak bisa menuruti keinginan terakhir ibunya dan juga permintaan Malik untuk menjaga Ajeng dan bayinya. Gino tidak ingin menjalani hidup seperti itu. Hidupnya adalah miliknya sendiri dan keputusan berada di tangannya.


"Aku cinta sama Laura. Maaf mas, aku nggak bisa jaga Ajeng seperti keinginanmu." ucap Gino lirih. Dia menatap makam Malik lalu bangkit dari duduknya. "Semoga keputusanku buat mas paham kalau pernikahan bukan perjanjian."


Gino memutuskan untuk kembali ke New York setelah berusaha keras meminta Ajeng untuk menjaga perusahaan ayahnya. Dia tidak bisa berada di Jogja sementara pikirannya tertuju pada Laura. Jika keputusan malam itu membuatnya kehilangan gadis itu. Gino rela menukar apa saja supaya Laura kembali mencintainya.


Ajeng menemaninya ke bandara bersama Gema yang telah berusia dua tahun. Meskipun Gema bukan darah dagingnya, Gino sudah melakukan apa saja layaknya seorang ayah. Dia mengajak Ajeng makan siang di restoran bandara itu sebelum pesawat yang membawanya ke Amerika lepas landas.


"Maaf No, kamu berkorban demi keluarga dan kehilangan Laura. Kalau bukan permintaan Malik sama tante Mira, kamu udah punya anak sama Laura." ucap Ajeng menyesal.


"Aku yang jahat Jeng. Maaf, nggak bisa nepati janji mas Malik."

__ADS_1


"Santai aja No. Makasih udah bantu aku ngurusin Gema. Nggak terasa dia udah umur dua tahun. Kalau diingat ke belakang, waktu-waktu yang udah aku lewati nggak mudah. Kehilangan Malik terus usahanya kolaps dan tante Mira desak kamu nikahi aku. Buat semua hal itu, aku minta maaf."


"Aku juga minta maaf nggak pernah jadi suami yang baik buat kamu." ucap Gino.


"Kalau urusan ranjang, aku juga nggak bersedia No!" Ajeng tertawa kecil.


"Gema nggak boleh panggil aku ayah alasannya juga pasti karena hal itu." tebak Gino langsung.


"Kamu kan bukan ayahnya."


"Jeng, aku harus ke ruang tunggu. Kamu jaga Gema baik-baik ya."


"Habis ini aku bakal minta Gema panggil kamu ayah." ucap Ajeng.

__ADS_1


"Harus donk." ucap Gino lalu melangkah keluar meninggalkan restoran itu.


***


Menuliskan kisah tentang perjalanan seseorang bukan kesukaan Gino. Dia hanya menyukai buku-buku dengan deretan pasal atau kasus-kasus yang ditanganinya. Namun, setelah bekerja di perusahaan ayahnya Gino mulai menuliskan beberapa kalimat yang berada di kepalanya. Dia bahkan menuliskan puisi yang ditujukan untuk Laura. Meskipun gadis itu telah melupakannya, tapi Gino masih mencintainya.


Seperti dulu.


Gino juga telah menulis sebuah buku tentang perjalanannya mencintai Laura. Kisah nyata itu telah menginspirasi banyak orang dan bukunya menjadi best seller. Gino juga diundang beberapa stasiun televisi untuk menceritakan kisah di balik kesuksesannya. Dia membicarakan orang yang sama setiap kali pertanyaan dilontarkan. Jawabannya tetap Laura dan selalu Laura yang menjadi inspirasinya. Tokoh utama dalam ceritanya. Meskipun buku itu memiliki akhir bahagia, Gino tidak tahu dengan akhir kisahnya dan Laura dalam dunia nyata.


La, aku kangen kamu.


Suara Laura dan juga tangisan gadis itu saat Gino memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka. Hatinya sakit mendengar tangisan Laura dan membiarkan gadis itu pergi tanpa pamit. Sekarang setelah dua tahun berlalu, Gino tidak bisa melupakan perlakuannya pada Laura.

__ADS_1


Terkadang David masih mengabarinya tentang kehidupan Laura. Keseharian gadis itu mengurus restoran cepat saji yang diwariskan seseorang. Dan juga Laura yang mampu membeli sebuah apartemen serta Lucy yang sering mengunjungi gadis itu. Namun, dalam hal itu David tidak mengatakan apa pun tentang Mario dan juga hubungan laki-laki itu pada Laura. Tidak mungkin keduanya kembali menjalin hubungan. Gino tidak pernah merelakan orang lain bersama Laura, sampai kapan itu.


***


__ADS_2