
**hari ini ghatan bangun lebih cepat dibandingkan tia.ghatan yang memang selalu manja kepada istrinya pun mulai menggangu tidur nyeyak istrinya.
ghatan memulai aksinya dengan meciumi seluru wajah istrinya.tia yang merasa terggangu pun mulai mengeliat pelan.
"emm sayang kamu udah bangun?jam berapa ini"tanya tia setengah sadar😩.
"sayang ini udah hampir siang dlo bangun yuk"ajak ghatan"hari inikan kamu kuliah pagi sayang"ucap ghatan sambil membelai lembut pipi istrinya.
tia yang mendengar kata kuliah pun bangun dengan cepat.bukan lebay tapi ini yang tia tunggu tunggu kuliah pagi jadi dia bisa bebas keluyuran diluar sana tanpa pengawasan sang suami karna ghatan harus kerja.tapi harapan tia pupus seketika ketika ghatan melanjutkan ucapannya.
"jangan senang dulu sayang hari ini memang aku gak bisa awasin kamu tapi farel selalu ada disekitar kamu jadi jangan coba coba kabur"ucap ghatan tegas dia tau sikap istrinya yang suka kabur kaburan jadi dia selalu waspada.
"ahh sayang padahalkan kerjaan farel banyak banget kamu jangan ngangu kerjaan favel dong"ucap tia sambil cemberu kesal karna rencananya gagal.
"terserah aku dong sayang akukan bosnya"jawab ghatan enteng.
"dahlah aku males sama kamu"ucap tia sambil beranjak kekamar mandi.
__ADS_1
"tunggu dong sayang aku ikut kita mandi bareng biar hemat waktu"ucap ghatan menggoda.
"gak kamu mandi sendiri aja aku gak mau"ucap tia sambil masuk kedalam kamar mandi dan mengguncinya.
ghatan yang ditinggal sendirian didalam kamar pun tak terima.ia mulai mengetuk ngetuk pintu dengan keras.
"sayang buka dong suami kamu ketinggalam ini"ucap ghatan dari luar pintu.
"dahlah sayang nanti kamu mandi sendiri aja kalo aku dah selesai"jawab tia ringan.
"gak bisa gitu dong baby dosa tau membantah ucapan suami"ucap ghatan menakut nakuti istrinya .
tak lama kemudian tia keluar dari kamar mandi ia membuka pintu kamar mandi dengan santainya tanpa melihat wajah masam suaminya disamping pintu.
ghatan yang kesalpun memilih pergi masuk kedalam kamar mandi dan mandi sedangkan tia.ia melanjutkan ritual paginya.dan keluar kebawah membantu menyiapkan makanan untuk sarapan.
"mbk biar tia bantu"tawar tia dengan tersenyum.
__ADS_1
"tidak usah nyonya anda sebaiknya istirahat saja.nanti kalo sampai tuan muda tahu kita bisa dipecat nyonya"ucap bibi lembut.
"gak papa mbk ghatan gak akan marah kok.nanti kalo dia marah tia tinggal kabur masalah selesai mbk.oh iya mbk gak usah panggil tia nyonya tia belum tua kok"ucap tia.
"tapi nanti kalo tuan tahu kita ga sopan panggil nyonya kita bakal dipecat nyonya"jaeab bibi.
"tapi tia kan belum tua gimana kalo panggil nonna aja kan masih sopan itu"jawab tia.
"baik nonna"jawab bibi serempak.
tia yang belum dapat izin membatu didapur pun akhirnya nekat menbantu.tia membantu memotong sayuran.tia terlalu fokus dengan sayurnya sampai sampai ia lupa bahwa suaminya sekarang sedang bersiap dan seharusnya tia membantu suaminya bukan malah berada didapur memasak.
tia yang melihat air yang dipanaskan bibi mulai mendidih pun memanggil bibi untuk menuang air itu.
tia yng tidak fokus pada sayuran yang dipotong pun salah sasaran memnotong sayur.tia meringis kesakitan ketika pisau tajam itu menggenai jari telunjuknya.bibi yang melihat pun panik sekaligus takut jika sampai tuan mudanya tahu istrinya terluka karna kelalaian mereka.
ghatan yang baru selesai bersiap akhirnya turun kelantai bawah.ditangga dia melihat istrinya duduk dikerumuni oleh orang orang pun panik ia berlari kearah tia.
__ADS_1
sampai didepan tia ia menatap semua pembantu dengan tatapan tajam.
tia yang melihat suaminya datang pun langsung menyembunyikan tangannya yang terluka dibelakanng badannya.supaya suaminya tidal tahu dan yang terpenting dia tidak marah marah kepada pembantu yang tidak bersalah itu**.