
wanita yang melihat tia semakin berani padanya pun akhirnya menyuruh teman temannya maju menganiaya tia.
tia ingin berlari tapi tangannya sudah ditarik oleh salah seorang wanita.
"lepas saya tak mempunyai salah dengan kalian"ucap tia lemah.
"tak punya salah katamu.salahmu kenapa kamu harus datang kesini sambil menggoda semua pria disini"bentak elin orang yang sangat benci pada tia dari awal tia datang.
"lepas atau kalian akan menyesal"ancam tia.
"menyesal kau bahkan tak lebih dari seorang jal*ng"bentak elin lagi.
sedangkan dilain ruangan ghatan kembali sambil membawa camilan untuk istrinya.
"sayang aku bawa cemilan buat kamu..."ucao ghatan terhenti ketika membuka pintu dan tak menemukan keberadaan sang istri.
"bim..rel..tia kemana"tanya ghatan pada seketarisnya.
"saya tidak tahu tuan tadikan kami okut rapat tuan muda"jawab farel.
"ah sial..kita cari tia sekarang jangan sampai dia kenapa napa"perintah ghatan.
"baik tuan muda"mereka langsung pergi mencari keberadaan tia.
disalah satu ruangan yang terdapat dilantai 5 ada suara kegaduhan.ghatan yang merasakan ada yang tak beres pun langsung melangkahkan kakinya keruangan itu.
"lepas sakit"ucap tia kesakitan ketika satu tamparan mendarat dibibir tia.
ghatan yang mendengar suara istrinya pun mempercepat langkahnya.
__ADS_1
"ada apa ini"tanya ghatan tegas dan langsung membuat orang disana terdiam kaku.
ghatan menatap lurus seorang yang sekarang duduk tk berdaya.
"sayang"ucao ghatan langsung menghampiri istrinya yang sedng berantakan itu dan memeluknya.
semua orang disana tak menyangka kalu orang yang mereka bully tadi dalah istri bosnya mereka semakin takut dan pucat.
"sayang kamu kenapa?"tanya ghatan lembut dia seperti merasakan sakit yang tengah istrinya itu alami.
"sa..sakit"jawab tia lemah.
ghatan langsung menunjukkan tatapan iblisnya pada orang orang disana.
"kita kerumah sakit sekarang sayang tahannya"pinta ghatan menenangkan tia dan tia hanya mengangguk.
sebelum ghatan pergi sambil menggendong tia dia sempat berhenti dan menoleh kebelakang.
"tahan ya sayang bentar lagi kita sampai kok"ucap ghatan panik.
sesampainya dirumah sakit tia langsung ditangani oleh dokter.
"nonna tak apa tuan tak ada yang perlu dikhawatirkan hanya mungkin nonna tia merasa tertekan jadi sedikit mempengaruhi janin.untung janinnya kuat tuan jadi masih bisa tertolong"jelas dokter itu.
"oke"jawab ghatan singkat lalu pergi menghampiri istrinya yang sedang tertidur karena pengaruh obat.
"aku akan bikin mereka sengsara sayang"guman ghatan disamping istrinya sambil menciummi tangan tia.
satu jam berlalu tia mulai menampakkan tanda tanda kesadarannya.
__ADS_1
"sayang kamu sadar"ucap ghatan senang.
"aku dimana"tanya tia lemah.
"rumah sakit sayang"jawab ghatan.
"bayi aku"tanya tia cemas.
"anak kita baik baik aja kok sayang diperut kamu"jawab ghatan penuh kasih sayang.
"sayang aku mau pulang keindonesia gak mau disini"pinta tia manja.
"iya sayang kita pulang kalo kamu udah baikkan ya"jawab ghatan lembut.
hari mulai malam tia sudah diperbolehkan pulang.ghatan menggendong ustrinya itu sampai mobil lalu kembali kevilla.
sesampainya divilla tia tertidur pulas ghatan menggendong istrinya lalu merebahkan tubuhnya disamping sang istri sambil memeluknya erat.
pagi pun datang tia bangun lebih cepat dari biasanya karna hari ini hari terakhir tia dikorea dia ingin menghabiskan waktunya bermain dipantai bersama sang suami.
"sayang bangun😯ayo pergi kepantai aku mau kepantai sebelum pulang sayang"pinta tia sambil menciummi wajah sang suami.
"iya sayang kita pergi tapi tunggu agak siang ya sayang"pinta ghatan.
"oke tapi sekarang kamu bangun dulu sayang aku mau lihat kamu olahraga sayang"pinta tia manja.
"istri aku manja banget sih"ucap ghatan dengan gemas.
ghatan bangun dari tidurnya lalu pergi ke ruang GYM.
__ADS_1
ghatan menuruti semua keinginan istrinya hari ini sampai tak terasa sekarang sudah waktunya mereka kembali ke indonesia.tia meninggalkan tempat itu dengan senyum manisnya lalu pergi kebandara dan kembali kenegara asalnya.