SUAMI MANJAKU

SUAMI MANJAKU
EPISODE 2


__ADS_3

"**ada apa ini"tanya ghatan mengintimindasi orang orang yang ada di ruangan itu.


tak ada satu pun orang yang berani bersuara bahkan untuk bernafas saja sekarang rasanya susah.


ghatan yang tidak mendapatkan jawaban dari apa yang ditanyakan pun menatap istrinya dalam.


"ada apa sayang hmm?kok semua orang ada disini dan kenapa wajah mereka panik gitu hmm?"tanya ghatan lembut pada istrinya.


tia menggumpulkan semua energi yang ada dalam dirinya untuk menjawab pertanyaan suaminya itu. ya tia gak mau kalo sampai orang oramg tak bersalh itu disalahkan karnanya.


"gak ada apa apa kok tadi cuma lagi main aja.iyakan bik?"jawab tia sambil bertanya pada pembantu yang ada disitu.


para pembatu yang sudah kalang kabut takut dipecat pun hanya menggangukan kepala mereka kompak.


"ohh ya trus kenapa wajah kamu merah gitu sayang hmm?"tanya ghatan lagi.


ya wajah tia memang merah karena dia menahan luka yang ada dijarinya yang belum sempat diobati dan itu terasa perih.


tia kehabisan kata kata dia tak tahu harus menjawab apa sekarang dia hanya diam dan duduk tenang.


ghatan yang tidak mendapat jawaban dari sang istri pun mulai curiga kalo ada yang tidak beres.


"sayang kok diam hmm.kenapa ada yang kamu sembunyiin ?"tanya ghatan lembut tapi penuh penekanan.

__ADS_1


"gak ada kok"jawab tia cepat sebelum suaminya tambah curiga.


tapi apa boleh buat sekarang ghatan malah mecoba meraih tangan tia yang disembunyikan dibelakang bandannya itu.


tia tak tahu lagi gimana nasib para pembatu itu setelah ini.


tia yang merasakan tangannya ditarik kedepan oleh ghatan dengan lembut pun mencoba menghalagi.


"sayang kamu pasti laperkan.kita makan yuk"tawar tia tapi ghatan tak menghiraukan ucapan istrinya itu.ia malah semakin manarik tangan tia semakin ke depan.


"kamu kenapa baby hmmm kenapa panik ada apa di tangan kamu baby?"tanya ghatan lembut.


"gak ada kok.makan yuk laper tau yank"ucap tia manja.


aku diam saja tak berani menjawab apa lagi menbantah ucapan tuan muda satu ini karna kalo dah marah jangankan ampun maaf aja gak bisa didapetin😢😑.


dan inilah saat saat terakhir nasib semua orang yang ada diruangan itu ditentukan.srkarang tanganku sudah berada didepan ghatan.tetapi tanganku masih mengepal.jadi lukanya tidak terlihat.tapi ya darah yang terus mengalir itu perlahan mulai terlihat.


"buka tangan kamu"ucap ghatan tegas.


aku yang takut pun tak punya pilihan lain selain mulai mebuka tangan perlahan lahan.


ghatan yang mulai melihat darah dari tanganku pun mulai khawatir.

__ADS_1


dan ya sekarang tanganku terbuka seutuhnya.sekarang ghatan menatap tajm semua pembatu yang ada disana.


"kenapa ini sayang?"tanya ghatan serius sambil mengambil tisu dimeja untuk membersikan darah yang keluar.


"gak papa kok tadi cuma biasa aku kan orangnya gak bisa diam jadi ya main main sama pisau tapi tau tau pisaunya malah kena tangan aku ya jadi gini"jawabku dengan terkekeh.


"kalian gak becus kerja hah"tanyanya pada semua pembantu.


"ma...maaf tuan muda"jawab mereka kompak sambil menundukan kepala.


"kalian bisanya apa hah?jagain istri saya aja gak becus trus saya gaji kalian buat apa hah"tanya ghatan dipenuhi emosi.


"honny dahlah gak usah diperpanjang lagi mereka gak salah kok aku yang salah tapi gak hati hati"ucap tia manja.


"gak baby kamu gak pernah salah.mereka yang salah kenapa mereka biarin kamu masuk kedapur.kan udah saya bilang jangan sampai istri saya terluka sekcil apapun itu"ucapnya marah.


"udah yank ini masih pagi dlo masak dah marah marah dan ya nanti kalo sampai aku telat kuliah gimana"tanya tia manja.


ghatana yang memang selalu luluh oleh bujukan sang istri pun akhirnya mengalah ia memilih mengobati luka istrinya dan menelfon bimo seketarisnya untuk mengurus semua gaji pembatunya dipotong separuh.


para pekerja pun hanya bisa diam ia lebih memilih digaji separuh dari pada harus dipecat.


tia yang mau protes pun tak bisa berbuat apa apa karna dilihat dari wajah suaminya itu masih menunjukkan tanda tanda amarah yang belum reda seutuhnya.

__ADS_1


tia dan ghatan akhirnya memutuskan sarapan setelah mengobati luka tia dan berangkat menggunakan mobil sendiri sendiri karna sekarang ghatan sudah hampir telat.karna drama pagi yang menguras tenaga.tia pamit pada ghatan dan mencium tangan ghatan.dia membalas dengan mencium dahi istrinya dan melajukan mobil yang dibawa oleh sopir😅**.


__ADS_2