SUAMI MANJAKU

SUAMI MANJAKU
EPISODE 14


__ADS_3

akhir pekan pun datang sekarang disebuah ruangan terlihat sepasang suami istri yang sedang bersiap siap untuk pergi ke jawa tengah.


"sayang kamu yakin bener bener mau pergi kesana?,coba deh kamu pikir pikir lagi sayang"ucapp ghatan cemas karena dia takut keluarga tia memperlakukan tia dengan buruk dan itu bisa membuat tia sedih dia tak mau istrinya sedih bahkan dia selalu melakukkan yang terbaik untuk tia.


"iya sayng aku yakin kok lagian akukan kesana tujuannya buat ketemu sama kakak"jawab tia.


"yaudah deh kalo gitu tapi awas aja nanti kalo sampai kamu nangis atau sedih gara gara mereka aku gak akan biarin kamu ketemu lagi sama mereka sekali pun"tegas ghatan.


"iya sayang gak akan sedih kok"jawab tia mantap.


mereka berangkat mengunakan pesawat pribadi milik ghatan.


tak butuh waktu lama perjalanan dari jakarta ke jateng.


sekarang mereka sedang menuju sebuah rumah yang berada didesa dikota solo.


"sayang kamu yakin mau masuk"tanya ghatan didepan sebuah rumah.


"iya aku yakin sayang"ucap tia meyakinkan ghatan.


tok tok tok....


"maaf kalian siapa ada perlu apa ya?"tanya asisten rumah tangga pada tia.


"maaf apa tuan redis ada dirumah"tanya tia sopan.


"tuan redis sedang berada dikantor nonna"jawab asisten rumah tangga itu.


"kalo tuan sama nyonya ada dirumah"tanya tia lagi belum sempat bibi menjawab terdengar suara dari dalam.


"siapa bi?"tanya orang itu.

__ADS_1


"bunda"ucap tia.


"kamu?ngapain kamu kesini lagi hah?pergi kamu!!"ucap bunda tia marah.


"maaf nyonya kita kesini untuk menemui tuan redis bukan untuk mencari masalah"ucap ghatan.


"anda siapa?mau apa kalian temui anak saya?"tanya bunda tia.


"bunda tia mau ketemu sama kakak tia kangen"jawab tia sedih.


"jangan panggil saya bunda kamu bukan anak saya"bentak bunda tia.


"maaf nyonya saya kurang sopan"ucap tia sedih.


"pergi kalian dari rumah saya dan jangan pernah berfikir untuk bertemu anak saya kalian gak lebih dari orang rendahan"ucap bunda tia menghina mereka.


tia yang mendengar itu sedih sambil menunduk menyembunyikan tangisnya.ghatan yang melihat sang isti menangis pun langsung menarik tia kedalam pelukkannya dan menbawa tia pergi.


"maaf nyonya menganggu waktunya kami permisi"ucap ghatan lalu pergi.


"kan tadi kamu yang bilang sendiri sayang gak akan nangis tapi kok sekarang malah nangis"ucap ghatan tak terbalas.


"sayang kamukan bentar lagi jadi mommy tapi kok masih nangis emang kamu gak malu sama baby diperut kamu sayang"ujar ghatan lagi.


"aku mau pulang"rengek tia manja.


"iya sayang kita pulang ke jakarta sekarang tapi kamu harus diam dulu oke"bujuk tia dibalas anggukkan oleh tia.


"sayang kamu gak boleh banyak pikiran nanti baby kita keganggu dlo sayang kasihan"ucap ghatan.


"hmmm sayang kenapa bunda jahat sama aku padahal kalo sama kakak bunda lembut banget kok"tanya tia.

__ADS_1


"ya karna kamu itu dididik mandiri sayang kan kamu kuat"ucap ghatan menyemangati tia.


"gitu ya.sayang aku gak mau kesini lagi aku takut"ucap tia sambil memeluk ghatan.


"iya sayang kita gak akan pernah lagi kesini aku janji sebelum mereka berubah kita gak akan pernah berkunjung kesini"jawab ghatan.


mereka pulang kejakarta dan langsung pergi kerumah orang tua ghatan karna tia kangen katanya.


"menantu kesayangan mami udah dateng"sambut mami ghatan sambil memeluk tia.


"iya mi tia bolehkan main kesini"tanya tia.


"boleh dong sayang kamu hari ini harus nginap disini dan kamu anak nakal gak ada bantahan"ucap mami lembut pada tia dan tegas pada ghatan.


"terserah mami"jawab ghatan malas.


"sayang kamu gemukkan sekarang"ucap mami ghatan.


"wajarlah istri aku gemukkan diakan lagi hamil"jawab ghatan sekenanya.


"hamil?menantu mami hamil?hey anak nakal kenapa bari kasih tau mommy hah?kamu anggap mommy ini apa"ucap mommy mengomeli ghatan.


"mommy gak pernah tanya"jawab ghatan singkat dan berhasil membuat darah mommynya panas.


"ada apa ini ribut ribut"ucap papi ghatan turun dari tangan.


"papi kita bakal punya cucu"ucap mommy ghatan antusias.


"cucu?tia hamil"tanya papi bahagia.


"iya tia hamil"jawab mommy.

__ADS_1


"mulai sekarang tia harus tinggal disini biar ada yang temennin"perintah papi.


ghatan hanya nurut karna menurut dia kalo tia dirumah sendirian dia akan kesepian dan membuatnya stres.


__ADS_2