SUAMI MANJAKU

SUAMI MANJAKU
EPISODE 19


__ADS_3

siang pun datang dari luar rumah terdengar suara ketukan pintu yang cukup keras tia beranjak dari sofa lalu membukakan pintu.


"maaf kalian siapa?"tanya tia ramah.


"perkenalkan saya ana dan mereka jio dan zio pengawal pribadi nonna"jawab ana sopan.


"pengawal pasti ghatan yang suruh.ahhh bisa gila aku lama lama disini apa apa gak boleh"gumam tia pelan.


"nonna kenapa"tanya zio sopan.


"gak papa ayok masuk"ajak tia ramah.


mereka masuk kedalam rumah bersama lalu menemani tia menonton tv.mereka yang awalnya duduk dibawah pun diminta tia untuk duduk disofa bersamanya awalnya mereka menolak karena itu tak sopan menurut mereka tapi tia kekeh pada pendiriannya ia bahkan hampir menangis karna mereka tak mau duduk disofa bersamanya.dan karna takut tuan mudanya marah karna istrinya menangis akhirnya mereka duduk bersama tia disofa.


"sayang aku dateng"teriak ghatan dari arah pintu dengan pakaian kusutnya.


"sayang"panggil tia manja sambil menghampiri suaminya.


"mana mangganya trus kenapa kamu kayak gemb*l gini?"tanya tia tanpa rasa bersalah padahal jelas jelas penampilan ghatan yang seperti ini demi keingginan sang istri.


"ini tuan putri mangga mudanya"ucap ghatan sambil memberikan mangga yang tia mau.


"aa makasih sayang"ucap tia lalu kembali duduk disofa.


ghatan hanya mengelus dada melihat kelakuan sang istri pasalnya keinginan sang istri kali ini membuat dia pusing bukan main tadi ketika ghatan sudah menemukan pohon mangga dia harus menghadapi pemilik pohon yang sangat emosian setelah diberi uang akhirnya dia mengijinkan ghtan mengambil mangga.ghatn memanjat pohon itu dengan hati hati tapi nasibnya tak sebaik itu ternyata di atas pohon banyak sekali semut yang siap menyerang ghatan.dia menggambil 3 mangga besar yang belum matang lalu melemparnya pada bimo ketika ia akan turun tiba tiba semut berdatangan.ghatan yang kaget pun akhirnya terjatuh juga.untung tak ada luka yang serius.

__ADS_1


"mbk ambilin pusai sama piring"titah tia pada pelayan.


"baik nonna"jawab pelayan sopan.


"kalian dah dateng"tanya ghatan pada ana zio dan jio.


"sudah tuan muda"jawab mereka kompak.


"kalian tahukan apa yang harus kalian kerjakan dan kalian bekerja mulai hari ini.rel runjukkin kamar mereka"perintah ghatan pada farel.


"baik tuan muda"jawab farel sopan.


mereka meninggalkan tia ghatan dan bimo yang selalu ada disamping ruan mudanya.


"bim duduk aja pasti capek berdiri trus"suruh tia pada bimo.


tia tak menyerah dia menatap sang suami dengan tatapan memohonnya.


"duduk bim"ucap ghatan singkat dan langsung membuat bimo duduk dengan tenangnya.tak lama kemudian pelayan datang membawa apa yang tia mau.


belum sempat tia mengupas mangga yang dia pegang ghatan sudah merampas pisau dan mangganya.


"biar aku aja sayang nanti tangga kamu luka"ucap ghatan sambil memulai mengupas mangga.


"makasih sayang kamu emang yang paling terbaik"ucap tia sambil mengecup bibir ghatan singkat.

__ADS_1


setelah selesai mengupas ghatan memberikan potongan mangga pada tia.


"ini sayang jangan makan banyak banyak nanti perut kamu sakit"ucap ghatan lembut pada istrinya dan dibalas anggukkan.


"bim bawa laptop sama berkas berkas kesini"perintah ghatan dan langsung dikerjakan bimo.


sekarang ghatan dan bimo sibuk dengan pekerjaannya sedangkan tia sibuk dengan mangga dan tvnya.


"sayang minggu depan aku harus berangkat ke inggris kamu mau ikut atau dirumah aja"tanya ghatan lembut.


"ngapain?aku dirumah aja dokterkan gak bolehhin aku pergi jauh"jawab tia.


"yaudah kamu diam dirumah jaga kesehatan trus jangan kabur kaburan oke"perintah ghatan.


"oke sayang"jawab tia singkat.


"sayang aku pengen kuliah lagi aku gak mau home scholling"ucap tia manja.


"sayang kamu lagi hamil lagian kamu akboleh kecapekan"jawab ghatan lembut.


"tapikan ada ana zio sama jio yang jagain aku pliss"pinta tia tak menyerah.


"yaudah kamu boleh kuliah lagi tapi inget jangan macet macet"ancam ghatan pada sang istri.


"siap sayang"jawab tia senang.

__ADS_1


"makasih"ucap tia lagi sambil mencium pipi ghatan sekilas lalu pergi kekamar karna semenjak kehamilan dia sering merasa lelah secara tiba tiba dan itu juga yang membuat ghatan ragu mengijinkan tia kuliah lagi.


__ADS_2