
tak terasa pencarian tia sudah lebih dari dua bulan dilakukan tapi belum menunjukkan titik terang.
bayak orang yang mulai menyakinni bahwa tia itu telah mati.
tapi mereka hanya berani menggucapkan itu dibelakan ghatan karna sampai saat ini dia belum bisa menerima ada orang yang mengatakan istrinya telah tiada.
bagi ghatan belun melihat langsung jasad istrinya maka dalam hatinya tia tetap hidup.
sudah dua bulan ghatan berada diindonesia masalah keuangan waktu itu belum juga terselesaikan.
ghatan sayang ingin mencari istrinya tapi dia hanya mampu berharap untuk sekarang.
"sayang udah dua bulan tapi kamu masih mau main petak umpet sama aku?"tanya ghatan sedih dan pelan sambil melihat foto sang istri.
"bim"teriak ghatan memanggil bimo.
"ya tuan muda ada yang bisa saya bantu?"tanya bimo sambil berjalan menghampiri tuan mudanya.
"telfon farel sekarang saya mau tahu kondisi perkembangan pencarian tia sampai mana"perintah ghatan.
bimo menghubungi farel lalu memberikan hpnya pada sang tuan muda.
"gimana ada perkembangan"ucap ghatan tanpa basa basi.
"masih belum ada perkembangan tuan muda semua masih terlihat abu abu"jawab farel sopan.
"lanjuttin pencarian sampai istri saya ditemukan jangan lengah sedikit pun"perintah ghatan tegas.lalu mengakhiri panggilan secara sepihak.
"kamu keluar dari ruangan saya"perintahnya tegas menyuruh bimo keluar.
"baik tuan muda saya pamit undur diri"jawab bimo sopan sambil melangkah keluar.
__ADS_1
"sayang aku yakin kamu pasti masih hidup"batin ghatan sangat yakin.
dibelahan bumi lainnya sekarang sedang ada seorang wanita yang sedang kesal pada sang suami karna ternyata suaminya itu sangat bodoh.
tia sekarang sangat kesal pada ghatan karna dia berharap ghatan bisa menyelesaikan masalah perusahaan dengan cepat dan balas dendam pada dirinya itu hanya sia sia.
sampai sekarang ghatan masih belum bisa bangkit dari keterpurukan.
"daddy tia benar benar marah sekarang bisa bisanya suami aku sebodoh itu.hanya masalah kecil aja selesaiinnya sampai berbulan bulan"kesal tia didepan wiliam.
"sayang urus perusahaan itu gak semudah itu sayang lagian kamunya juga terlalu membuat masalah yang cukup fatal keperusahaan sumi kamu"balas wiliam lembut.
"padahal tia gak pinter pinter banget kok daddy ghatannya aja yang terlalu bodoh"elak tia tak mau disalahkan karena sudah membuat perusahaan ghatan hampir hancur sampai saat ini.
"ya anak daddy emang gak terlalu pintar tapi kamu itu licik dan keras kepala sayang"ucap wiliam gemas pada sang putri.
"tia gak licik kok aku itu cuma sedikit jahil aja dad"elak tia membela dirinya lagi.
"daddy tia mau makan nasi bakar"pinta tia tiba tiba.selama tinggal bersama daddynya banyak permintaan aneh yang tia minta pada sang daddy.
tapi wiliam mengerti itu semua keinginan cucunya.pernah sekali tia meminta daddynya itu pergi kepasar hanya untuk membeli buah melon.
pada saat itu tia hanya mau buah melon yang dibeli langsung oleh daddynya yang asli dari pasar.
pernah sekali wiliam membohongi putrinya .dan ternyata tia bisa mengetahui itu dan akhirnya putrinya berakhir dikamar dua hari tanpa mau bicara padanya.
"sayang mana ada masi bakar kalo kamu mau daddy bisanya kasih nasi goreng sayang kalau dibakar kayaknya itu gak mungkin deh"tolak halus wilian pada sang putri.
"pokoknya tia gak mau tahu daddy harus buattin aku nasi bakar"ucap tia tak terbantah dan langsung pergi dari ruang keluarga menuju kamarnya.
ini yang membuat wiliam tak bisa menolak putri kesayangannya.
__ADS_1
dia begitu takut kalo sampai tia tak mau berbicara padanya atau lebih parahnya putrinya itu tak mau keluar dari kamar dan tak mau makan.
wiliam kehabisan akal dia akhirnya menyerah dia menyuruh pembatu disana untuk membuatkan pesanan tia walupun itu tak masuk akal.
tak lama kemudian nasi bakar pun telah siap diatas piring.
wiliam membawa piring beserta isinya itu kekamar tia dia sebenarnya tak yakin akan makanan itu tapi tak ada pilihan lain.
"sayang ini nasi bakar yang kamu mau udah siap"panggil wiliam pada sang putri.
"serius dad yaudah daddy masuk aja kedalem.sekarang tia mau ambil minum dulu dibawah"ucap tia langsung ceria.
tak lama kemudian tia kembali lagi dengan segelas susu ibu hamil.
"mana dad tia mau makan"pinta tia pada sang ayah.
"ini sayang tapi jangan banyak banyak ya daddy agak ragu soalnya"pinta wiliam.
"iya dad"jawab tia singkat.
setelah satu suap nasi bakar masuk kedalam mulut tia.dia langsung menyuruh daddynya yang melanjutkan menghabiskam itu.
"udah tia dah kenyang daddy aja yang habisin ini enak dlo dad"pinta tia manja.
"gak sayang daddy gak mau mending kita buang aja ya"tolak wiliam.
"daddy jahat sekarang udah gak sayang tia lagi"ucap tia sambil menangis.
"sayang jangan nangis ya.sekarang daddy makan kok"pasrah wiliam mengalah.
"gimana dad enakkan?"tanya tia berharap.
__ADS_1
wiliam yang merasakan makanan itu tak bisa masuk kedalam perutnya pun hanya bisa tersenyum sambil memaksa makanan itu tercerna didalam perutnya.