SUAMI MANJAKU

SUAMI MANJAKU
EPISODE 3


__ADS_3

**sesampainya tia dikampus ia langsung dihampiri sahabat baiknya septy.


"morning beb"ucap septy santai.


"morning.jaga tu mulut nanti kalo sampai suami gue tau lo panggil gue kayak gitu habis lo disate"balas tia sambil memarahi septy.


ya tia tau kalo sampai suaminya tahu ada yang memanggil istrinya dengan mesra bisa bisa besok tinggal nama😢😅.


"hmm iya tau kok.suami lo itukan kek kuman nempel trus gak mau pergi"ucap septy mengejek ghatan😆.


"emang dasar ya lo kalo belum kena semprot suami gue belum bisa diem"balas tia.


"dah ah males gue ngomongin suami posesif lo itu"ucap septy malas.


"yaudah jangan dibahas.kekantin yuk gue haus masak dimobil gak ada air heran gue mobil semewah itu masak yang punya gak mampu beli air minum"ucap tia malas😧.


"emang dasar tu orang kaya tapi pelitnya kek fir'un"jawab septy terkekeh😂.


"dah yuk kekantin haus nih"ucap tia malas berdebat dengan sahabatnya itu.


"yaudah yuk"ajak septy sambil berjalan mendahului tia.


beda dilain tempat sekarang disebuah perusahaan besar ada seorang pria yang sedang marah besar karna ada yang membuat kekacauan masalah dengan keuangan perusahaannya.


"apa apaan ini hah.kalian bodoh?kenapa banyak sekali selisih dilaporan ini hah?"ucap ghatan marah besar.

__ADS_1


"ma..maaf tuan tapi laporan itu bukan dari devinisi kami yang membuat"ucap pegawai 1.


"lalu siapa hah?"teriak ghatan emosi.


"ka..kami tidak tau tuan muda"ucap seluruh karyawan kompak.


"bim!!cari tau siapa yang buat kerusuhan ini"ucap ghatan tegas.


"baik tuan muda"ucap bimo patuh.


seluruh karyawan keluar dari ruangan ghatan dan bimo melaksanakan tugas yang diberikan tuan mudanya.


ghatan yang masih emosi pun memutuskan keluar dari perusahaannya dan menuju kampus istrinya.


ya ketika ghatan emosi dia selalu pergi menemui istrinya karena hanya istrinya satu satunya orang yang bisa membuatnya tenang kembali.


tak ada yang berani menegur ghatan karna semua orang tahu bahwa kampus ini milik ghatan.


tia yang kaget karna kehadiran suaminya pun hanya bisa diam dan menyembunyikan wajahnya di balik meja karna malu serta kesal dengan perbuatan suaminya.


"sayang berdiri"ucap ghatan yang sudah berdiri disamping istrinya.


tia yang merasa dipanggil pun langsung berdiri dan menatap ghatan sedikit kesal.


melihat tia yang sudah berdiri ghatan langsung duduk ditempat tia tadi dan lansung menarik dia kedalam pangkuannya.

__ADS_1


"sayang jangan kayak gini malu"bisik tia ketelinga suaminya.


"kenapa hah?gara gara orang orang ini hah?"tanya ghatan sambil menatap semua orang tajam.


semua orang yang merasakan hawa dingin disekitar mereka krna suara ghatan pun hanya diam menunduk.


"gak gitu sayang.akukan lagi kuliah kamu gak boleh dong seenaknya aja gitu.harus sopan dong sayang"ucap tia lembut.


"sopan sama siapa mereka?"tanya ghatan.


"tidak usah tuan muda"ucap semua orang langsung karna takut disalahkan nanti.


"dengar itu sayang hmm.mereka itu gak perlu dihormati"ucap ghatan menyombongkan diri.


tia yang merasa percuma saja berdebat dengan suaminya hanya diam.


kelas dilanjutkan lagi setelah ghatan menyuruh dosen melanjutkan materi.


tia hanya diam saja ketika suaminya itu berbuat usil kepadanya.ghatan menciumi seluruh wajah tia dan memegang apapun yang ada dibadan tia.dan ya tia hanya bisa diam sambil menerima semua kejahilan suaminya itu.karna percuma saja melawan pun tak akan menang.


kelas selesai.ghatan tak membiarkan tia berjalan dia menggendong tia ala koala dari kelas sampai mobil sambil terus meciumi wajah istrinya.


ya ghatan akui sekarang amarahnya muali hilang karna keberadaan sang istri.ghatan mendudukkan tia di kursi samping kemudi dan ghatan masuk untuk menggemudi.


dijalan ghatn tak henti henti menciumi tangan tia sambil menyetir.

__ADS_1


sesampainya dirumah ghatan langsung membawa sang istri kedalam kamar dan langsung menidurkan tia diatas ranjang karan selama berada dijalan tia tertidur.


ghatan mencium kening sang istri dan langsung pergi ke ruang kerjanya untuk membereskan masalah keuangan kantor**.


__ADS_2