SUAMI MANJAKU

SUAMI MANJAKU
EPISODE 46


__ADS_3

sesampainya didepan pintu ghatan langsumg terjatuh kelantai tak sadarkan diri.


ghatan pingsan karna jarak rumah yang jauh juga karna dia belum mengisi perutnya sama sekali dari pagi.


bimo yang awalnya akan pergi keluar melihat ghatan terbaring tak sadarka diripun langsung berteriak menghampirinya.


"tuan muda"teriaknya yang terdengar sampai telinga tia.


tia yang mendengar teriakan itu pun langsung keluar dari kamar dengan hati hati memastikan apa yang terjadi.


dan betapa terkejutnya tia ketika sampai pada tangga paling akhir dia melihat tubuh lemah sang suami yang sudah dibopong bimo menuju kamar.


"nonna tia bisa tolong bantu saya bukain pintu kamar?"pinta bimo sopan.


tia tanpa menjawa lagi langsung melangkahkan kakinya menaikin tangga lalu membuka pintu kamarnya.


ghatan sekarang sudah ada diatas ranjang bimo pun keluar menelfon dokter keluarga untuk ghatan.


tak lama setelah itu dokterpun sampai lalu memeriksa ghatan.


"tak ada luka yang serius nonna hanya kelelahan saja dan juga asam lambung tuan muda naik jadi harus makan dengan teratur"jelas dokter lalu pamit undur diri.

__ADS_1


tia selalu ada disampinh sang suami sambil menyusui sang anak ada rasa bersalah pada diri tia dia merasa kelakuannya kali ini sudah keterlaluan.


sebenarnya tia sudah memaafkan ghatan dan seharusnya ketika ghatan sampai rumah tia akan memberikan maaf untuknya tapi semuanya jadi kacau karna kelakuan tia.


"sayang maaffin aku,aku salah aku janji gak kaya gitu lagi,bangun sayang kamu mau dapet maaf dari akukan sekarang aku udah maaffin kamu sayang bangun ya"ucap tia sedih sambil menggenggam tangan sang suami.


sekitar setengah jam berlalu sekarang ghatan mulai membuka matanya perlahan.


"emmm...sayang ?"ucap ghatan setelah membuka matanya dan menemukan sang istri tercinta ada disampingnya dengan wajah khawatirnya.


"kamu udah bangun sayang"ucap tia tak percaya lalu mengambil air dimeja untuk ghatan.


"minun dulu"ucap tia sambil menyerahkan gelas berisi air pada sang suami sambil menggendong sang putra digendongannya.


"kamu istirahat aja dulu aku mau kekamar baby dulu kasian dia udah tidur"ucap tia sambil melangkah pergi.


"tunggu sayang jangan tinggallin aku,aku minta maaf"ucap ghatan sambil menggenggan tangan tia erat.


"aku gak pergi kemana mana cuma mau balikkim baby kekamar kasian dia udah tidur"jawab tia.


"sayang kamu masih marah ya sama aku,aku minta maaf aku janji gak akan pernah lakuin kesalahan itu untuk kedua kalinya lagi"ucap ghatan meminta maaf.

__ADS_1


"lepas sayang kasian baby dia pasti gak nyaman tidur kayak gini dan satu hal lagi aku udah maaffin kamu aku percaya kok sama kamu"ucal tia lembut.


"serius?yaudah kamu taruh baby diranjang sini aku juga mau deket sama dia sayang"pinta ghatan manja.


"iya serius,yaudah baby aku taruh sini ya kamu jagain dia ya,aku mau ambil makanan sama obat buat kamu dulu"ucap tia sambil meletakan sang putra disamping sang daddy.


tak berapa lama tia pun kembali dengan nampan diatas tangannya.


"kamu makan dulu sayang,kamu hrus cepet sembuh"ucap tia sambil menyuapi sang suami.


"sayang daddy dimana?"tanya ghatam pada tia setelah selesai makan dan minum obat.


"daddy balik keperusahaan lagi ada masalah katanya"ucap tia.


"sayang kamu mau kasih nama siapa anak kita?"tanya ghatan lagi.


"sayang boleh gak aku kasih nama dia ghibran?"tanya tia lembut.


"ghibran?nama yang bagus sayang,gimana kalau GHIBRAN PUTRA SANTOSO?"tanya ghatan memberi masukan.tia hanya mengangguk sebagai jawaban.


"jadi sekarang anak mommy namanya baby ghibran,jadi anak yang baik ya sayang"ucap tia dengan senyum diwajahnya.

__ADS_1


"anak daddy harus cepet tumbuh ya sayang nanti kita jagain mommy berdua"ucap ghatan sambil mencium pipi gembul sang putra.


"sayang makasih ya udah mau kasi maaf buat aku,aku janji bakal jadi suami serta ayah yang baik buat kamu sama ghibran"ucap ghatan berjanji sambil mencium kening sang istri lembut.


__ADS_2