SUAMI MANJAKU

SUAMI MANJAKU
EPISODE 16


__ADS_3

ghatan yang sudah malu pun akhirnya memutuskan panggilan secara sepihak.


"sayang temen kamu itu lagi ada diindonesia jadi gak bisa balik sekarang minta yang lain aja ya aku beliin deh sekarang"bujuk ghatan.


"gak aku maunya martabak yang dibawa septy kalo kamu gak bisa kasih aku gak mau ngomong sama kamu"ucap tia sambil beranjak keluar dari ruangan ghatan.


"sayang mau kemana kamu jangan pergi keluar bahaya"teriak ghatan dari dalam ruangan lalu pergi mengejar istrinya.


"sayang tunggu berhenti disitu jangan turun kebawah"ucap ghatan sambil mengejar istrinya yang sudah hampir masuk kedalam lift.


"gak kalo kamu gak suruh septy pulang trus bawain martabak aku aku gak mau disini"jawab tia kesal.


"oke oke sayang aku suruh bimo jemput temen kamu itu sekarang tapi kamu diam disitu jangan coba coba kabur"ucap ghatan menyerah membujuk istrinya.


ghatan menghubungi bimo lalu pergi ketempat istrinya.


"dah sayang bimo udah berangkat jemput septy sekarang balik ya"pinta ghatan lembut.


tia tak menjawab tapi langsung melangkahkan kakinya kembali keruangan suaminya.ghatan hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan istrinya yang benar benar membuat tekanan darahnya naik dengan sempurna.


sore pun datang tia sekarang tertidur dipangkuan sang suami yang sedang berkutat dengan layar laptopnya.


tok tok tok


"masuk"perintah ghatan.


"maaf tuan muda ini nonna septy sudah datang"ucap bimo memberitahu.

__ADS_1


"suruh masuk"titah ghatan lalu membangunkan sang istri.


"sayang temen kamu udah dateng"ucap ghatan lembut sambil mencium pipi istrinya.


tia yang tidurnya diganggu pun terbangun.


"hmm martabak aku mana"tanya tia tunduk poin langsung.


"itu sayang ada disofa kamu gak mau sapa temen kamu"ucap ghatan lagi.


tia beranjak dari pangkuan ghatan lalu menuju sofa yang detempati septy.


septy hanya diam saja karna hidupnya terancam ketika berada didekat suami tia.


"kenapa lama banget lo mau bikin gue mati kelaparan"kata kata manis itu yang keluar pertama kali dari mulut tia.


"gak papalah gue dah maaffin lo kok tenang aja guekan orang baik"sombong tia.


septy hanya diam saja sambil terus mengutuk tia didalam hatinya sedangkan ghatan hanya geleng geleng kepala sambil menyimak pembicaraan dua orang sahabat itu.


"sayang kamu mau"tawar tia keghatan.


"gak sayang kamu makan aja sendiri aku udah kenyang"tolak halus ghatan.


"woy sep lo mau"tanya tia pada sahabatnya.


"gak ti tadi gue udah makan"jawab septy berusaha ramah.

__ADS_1


"yaudah kalo gitu gue makan sendiri aja dan kalo lo gak ada keperluan mending pulang gih gue mau selojoran"usir tia kesepty.


'dasar titisan setan udah bikin gue susah sekarang apa ngusir gue gitu awas aja ya lo kalo gak ada suami lo gue iket tu mulut'kesal septy dalam hati sambil beranjak pergi.


gak kesal gimana coba orang lagi liburan dijemput paksa disuruh pulang cuma buat beli martabak trus sampai sini orang yang nyuruh udah dapet pesenannya trus main usir usir aja lagi😤.


ghatan hanya menyimak ucapan tia sambil tekagum kagum pada sang istri yang sangat sangat berani itu.


"sayang kamu gak kasian sama temen kamu itu diakan habis perjalanan jauh trus masak kamu usir"tanya ghatan.


"biarrin aja salah siapa lama"jawab tia singkat.


tia beranjak dari sofa lalu berjalan menuju sang suami sambil membawa martabaknya.


ghatan yang paham apa yang ingin dilakukan sang istri pun langsung memundurkan kursinya supaya istrinya itu bisa dudu dengan nyaman.


tia duduk dipangkuan ghatan sambil memakan martabaknya dan sesekali menyuapi ghatan makan.


ghatan yang dipaksa makan pun mau tak mau ya harus maušŸ˜‚karna perintah istrinya itu wajib dilakukan😧.


malam pun datang ghatan mengajak istrinya itu pergi kesebuah fila diijung kota yang langsung berhadapan dengan pantai.


sesuai janji ghatan dia akan mengajak tia pergi berlibur tia yang melihat pemandangan yang sangat dia impikan pun langsung kembali bersemangat.


tapi karna hari sudah gelap ghatan menyuruh tia pergi masuk kedalam fila dan pergi kepantai esok hari dan tia hanya menuruti kemauan sanga suami.


mereka masuk lalu makan malam kemudian pergi kealam mimpi bersama.

__ADS_1


__ADS_2