
ghatan memutuskan pulang kerumah mereka sendiri mulai sekarang dirumah tia akan selalu ditemani ana salah satu anak buah ghatan yang sangat ghatan percaya.
"sayang kita mau kemana inikan bukan jalan kerumah mami"tanya tia pelan.
"kita pulang kerumah kita sayang lagian dirumah papikan juga lagi gak ada orang pasti nanti kamu kesepian"ucap ghatan lembut.
"tapi kalo aku dirumahkan gak ada temennya lagian aku suka kok dirumah mami"jawab tia sedih.
"sayang nanti dirumah ada orang kok yang bakal temenin kamu kemana pun dan kapan pun kamu pergi"jelas ghatan.
"siapa..?selingkuhan kamu ya"tuduh tia.
"kamu tu ya kalo ngomong gak pernah disaring dulu,mana mungkin aku selingkuh sayang kamu itu satu satunya lagian yang ada dirumah itu orang kepercayaan aku kok aku dah kenal dia lama jadi kamu aman sayang"ucap ghatan panjang.
"serius?aku gak mau ya satu rumah sama selingkuhan kamu awas aja kamu kalo sampai aku tahu kalo dia itu selingkuhan kamu aku gak akan bikin hidup kamu tenang"ancam tia serius.
"gak sayang kamu itu satu satunya"ucap ghatan yakin sambil menyenderkan kepala dibahu tia yang sedang fokus pada hpnya.
"sayang kamu instagram?"tanya ghatan ketika melihat layar hp istrinya.
"iya emang kenapa?gak boleh?"tanya tia.
"coba sini aku lihat"pinta ghatan sambil mengambil hp tia.
__ADS_1
"ihh sayang balikin gak itu hp aku"pinta tia.
"bentar sayang pinjem dulu"ucap ghatn sambil memeriksa isi hp tia.
ghatan marah dalam hatinya ketika melihat komen komen orang pada istrinya yang berusaha merayu tia ghatan menganti profil tia dengan foto mereka berdua dia juga menghapus semua nomer cowok dihp tia.
"nii!lain jangan simpen nomer cowok lagi dan jangan posting foto kamu sendiri lain kali harus ada foto aku"kesal ghatan sambil mengembalikan hp tia.
"ghatan kenapa fotonya jadi ini trus kenapa nomer cowok dikontak aku hilang semua"tanya tia ikut kesal.
"kamu gak boleh berhubungan dengan cowok lain baby"bisik ghatan yang membuat tia langsung diam terpaku.
setelah perdebatan panjang akhirnya mereka sampai juga dikediaman mereka.
pagi yang indah pun datang ghatan hari ini memutuskan bekerja dari rumah karena istri manjanya tak mau ditinggal suaminya.
"sayang aku keruang kerja aku bentar ya.aku mau ambil berkas berkas dulu oke"pinta ghatan lembut.
"aku ikut"jawab tia sambil beranjak dari tidurnya.
"yaudah yuk"aja ghatan.
"gak mau jalan sayang maunya digendong"pinta tia manja.
__ADS_1
"yaudah sini tuan putri"ucap ghatan tulus.
tia akhirnya digendong ghatan.sesampainya diruangan ghatan tia langsung diturunkan disofa karena ghatan masih harus mencari berkas berkas dilaci.
"sayang"panggil tia manja.
"yes baby"jawab ghatan lembut.
"aku mau mangga muda"pinta tia tanpa rasa berdosa padahal dia sendiri tahu kalo sekarang itu bukan musim mangga.
"sayang ini bukan musim mangga cari mangga dimana coba"tanya ghatan frustasi karna permintaan sang istri.
"ya aku gak taulah pokoknya aku mau mangga dan harus kamu yang petik mangga itu sendiri"pinta tia.
"sayang yang lain aja ya"bujuk ghatan.
"oke kalo kamu gak mau kasih aku mangga mulai sekarang aku gak mau tidur bareng kamu lagi"ancam tia.
"jangan gitu dong sayang.yaudah aku cariin mangganya oke tapi kamu jangan marah lagi"ucap ghatan sambil menghampiri istrinya.
"nah gitu dong yaudah sekarang kamu cari mangganya gih"suruh tia"aku mau nonton drakor dulu semanangat sayang"ucap tia sambil mencium pipi ghatan sekilas lalu pergi ke bawah menonton tv.
sedangkan ghatan sekarang sudah berangkat bersama dua seketarisnya untuk memenuhi permintaan istri kesayangannya itu.
__ADS_1