
setelah tiga hari dirawat dirumah sakit akhirnya hari ini dia bisa keluar dari sana.
setelah ghatan keluar dari sana dia pergi ketoko bunga bersama bimo dan farel.
seperti biasa hari ini ghatan pergi kelaut lagi memberikan istrinya sebuket bunga lily.
"sayang aku kembali.maaf ya tiga hari ini aku gak kesini temenin kamu"ucap ghatan penuh penyesalan sambil memandangi laut lepas.
"sayang aku bawa bunga lily kesukaan kamu lihat deh"ucap ghatan sendirian disana.
"kamu cepet kembali ya sayang aku gak bisa jauh dari kamu"gumam ghatan pelan air mata ghatan sudah tak terbendung lagi dia menangis disana sendirian.
"sayang aku minta maaf aku mohon kembali ya sayang"ucap ghatan tulus memandangi lautan lepas.
"sayang aku pulang dulu ya kamu cepet kembali aku sayang kamu"ucap ghatan sambil mencium buket bunga itu lalu menghanyutkannya kelaut.
ghatan kembali kehotel dia harus menggurus perusahaannya saat ini.
banyak sekali tikus tikus yang mencoba bermain main dengannya.
ghatan memutuskan akan kembali keindonesia hari ini dia sebenarnya berat pergi dari sini karna istrinya belum ditemukan tapi dia juga harus menggurus tikus tikus itu.
jam tiga sore ghatan berangkat keindonesia dia mempercayakan pencarian tia pada farel.
farel tak ikut pulang keindonesia karna dia harus menemukan nonna mudanya.
ghatan tidak pergi kepantai dulu sebelum pulang karna akan semakin berat nantinya dia pergi dari sana.
ghatan berjanji setelah semuanya selesai dia akan kembali dan menemukan istrinya.
sedangkan disuatu negara terlihat seorang wanita yang baru sadar dari komanya.
"aku dimana?"tanyanya.
tak lama kemudian datanglah seorang pria paruh baya.
"honny kamu dah bangun?"tanyanya dengan wajah yang begitu senang.
__ADS_1
"maaf anda siapa dan saya ada dimana?"tanya wanita itu binggung.
"sayang ini daddy nak"ucap pria itu lembut.
"daddy?saya tak punya daddy"jawab wanita itu polos.
"kamu ingat siapa kamu sayang"ucap pria paruh baya itu lembut.
"saya tia rahmawati dan seharusnya saya sekarang ada diindonesia tapi kenapa saya disini?"tanya tia binggung.
"daddy yang bawa kamu kesini.pesawat yang kamu naikki menggalami kecelakaan"ucap daddy tia.
"kecelakaan?anak aku?"tanya tia panik sambil memegang perutnya.
"anak kamu gak papa kok sayang"ucap daddy tia tulus.
"maaf anda siapa?"tanya tia lagi.
"tia ini daddy"ucap wiliam pada putrinya dia menjelaskan semua yang terjadi pada dirinya waktu kecil.
"jadi anda daddy saya dan saya adalah anak asuh dari ayah dan bunda?"tanya tia masih tak percaya dan dibalas anggukan oleh sang daddy.
tia merasakan ketulusan dari mata yang menggaku daddynya itu.
tia bukan pendendam dan dari cerita yang tia dengar daddynya melakukan itu semua demi menyelamatkan tia pada waktu itu.
tia bangun dari ranjang dia menghampiri daddynya disampingnya.
"daddy"panggil tia tulus.
wiliam menoleh setelah mendengar putrinya memanggilnya dia sangat bahagia putrinya ternyata mau menerimanya dan tidak membencinya.
wiliam menghampiri tia lalu memeluk putrinya itu erat.
"sayang maaaffin daddy ya.daddy janji akan selalu lakuin yang terbaik buat tia"ucap wiliam tulus.
"daddy"panggil tia lagi.
__ADS_1
"yes hanny?"jawab wiliam lembut.
"tia mau pulang pasti suami tia khawatir nyariin tia"pinta tia pelan.
"tia yakin mau pulang tia gak ingat suami tia udah lakuin apa?"tanya wiliam lembut.
dia tau semua yang berhubungan dengan putrinya.
"itu semua pasti bukan salah ghatan daddy tia tahu ghatan orang yang kayak apa"ucap tia mantap.
"tapi tia gak mau bikin suami tia nyesel dulu"tawar wiliam pada putrinya.
"maksud daddy?"tanya tia polos.
"kita bikin suami kamu kapok dulu sayang kalo dia udah bener bener putus asa baru kamu boleh hampiri dia"jelas wiliam lembut sambil tetap memeluk putri kesayangannya.
"daddy bener ghatan emang gak kaya gitu tapi tetep aja ghatan salah"ucap tia.
"pinter banget sih anak daddy,jadi sekarang tugas kita hanya pantau suami kamu itu aja biar gak macem macem ya sayang"ucap wiliam pelan.
"pantau maksud daddy?"tanya tia binggung.
wiliam menggendong putrinya itu kesebuah ruangan yang didominasi warna coklat muda kesukaan tia.
"daddy ini kamar siapa?"tanya tia.
"ini kamar kamu sayang mulai sekarang tia tidur disini ya kamu juga bisa pantau suami kamu dari tv didepan ranjang ini"ucap daddy pelan.
"daddy serius?ini semua buat tia"tanya tia tak percaya karna semua yang ada dikamar tia itu adalah barang mewah.
"iya sayang semuanya buat tia"ucap daddy tulus.
"makasih daddy tia sayang deh"ucap tia manja sambil mencium pipi daddynya sekilas.
meski baru sebentar berkenalan tapi tia sangat nyaman didekat daddynya.
"yaudah sekarang tia istirahat ya daddy mau keluar sebentar ya sayang"ucap wiliam lembut sambil mencium kening sang putri.
__ADS_1