
🌸🌸Selamat membaca🤗🤗
Satu bulan kemudian,Dila menjalani hari-harinya dengan kesibukan,ia menyibukkan dirinya dengan bekerja untuk mengalihkan pikirannya terhadap Adit,begitu pula dengan Adit,mereka tidak lagi bertemu.
Nomor Adit telah Dila blokir,barang-barang yang pernah Adit kasih sekalipun telah Dila buang semua agar ia tidak lagi merindukan mantan kekasihnya itu.Sekarang ia sudah mulai sedikit demi sedikit mulai melupakan Adit karena kesibukannya.
Didalam sebuah ruangan kerja milik Dila,Dila sedang mempersiapkan gaun pengantin milik Nella,Nella mempercayakan gaun pengantin miliknya atas saran tante julie,pernikahan Aldo dan Nella tinggal beberapa hari lagi,segala sesuatu sudah siap,undangan telah di sebar ke beberapa kerabat serta kolega dari kedua belah pihak.
"Bagaimana La,sudah beres?" ucap Lina yang memperhatikan sahabatnya itu.
"Yes,dikit lagi bestie,aku hanya akan menambah sedikit saja permata di bagian dadanya" jawab Dila lalu berbalik melihat Lina.
"Bestie,apakah kau akan datang kepesta pernikahan ini?" tanya Lina pada sahabatnya ini.
"Hmmm ya aku akan datang,lagi pula kan ada dirimu yang selalu di sampingku". ucap Dila sambil tersenyum melihat Lina.
"Apa kau tidak apa-apa,bestie jika nanti bertemu Adit?" tanya Lina.
"Ya aku tidak apa-apa bestie,aku sudah mulai terbiasa memulai hari-hariku tanpanya" jawab Dila meyakinkan bestienya,tapi Dila sendiri tidak tau apakah ia akan baik-baik saja nanti.
Sementara itu dirumah Nella,
"Mom,sebentar aku akan pergi dengan Aldo untuk fitting gaun pengantinku mom" ucap Nella.
"Iya sayang,tapi ingat setelah itu,kau harus langsung pulang,tidak baik jika kau terlalu sering keluar,apalagi tinggal beberapa hari lagi kau akan menikah nak" ucap jesie sambil mengelus rambut anaknya itu.
"Oke mom,siap" ucap Nella sambil mencium kedua pipi Jesie.
Sore harinya,Aldo datang menjemput Nella untuk pergi ke butik milik Dila untuk melakukan fitting baju.
"Apakah kau sudah siap sayang?" tanya Aldo pada kekasih yang beberapa hari lagi resmi menjadi istrinya.
"Ya sayang,ayo kita pergi" ucap Nella.
Merekapun pergi ke butik Dilla,sesampainya disana ternyata sudah ada tante Julie yang ditemani oleh James.
"Nah akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga,ayo sayang cepat kemari dan lihatlah gaunmu sangat indah apalagi jika kau pakai" ucap Julie.
"Siapa dulu dong tante yang buat,bestie akooh mau dilawan" ucap Lina.
__ADS_1
"Ya..ya..ya kau benar sayang,Dila memang sangat bisa di andalkan". ucap tante Julie.
"Ha..ha..ha.. ada-ada aja ,ya sudah ayo Nella,cobalah gaun pengantinmu ini" ucap Dila sambil menggandeng tangan Nella menuju ruang ganti.
"Wahhh kak ...haaaa bagus sekali kak,,hu..hu..hu.." ucap Nella yang saking senangnya melihat gaun pengantin impiannya sangatlah indah,Nella pun menangis.
"Hei..Nella apa kau baik-baik saja,kenapa kau menangis,apakah kau tidak menyukainya?" tanya Dila.
"huhuhu..tidak kak,aku sangat senang kak ini adalah gaun impianku kak dan kau telah mewujudkannya" ucap Nella sambil melihat kearah gaunnya.
"Lalu kenapa kau menangis Nella? tanya Dila.
"Ini menangis bahagia kak" ucap Nella lalu menghapus air matanya.
"hah aku pikir kau menagis karena tidak menyukainya" ucap Dila.
"Mana ada kak,ini sangat indah kak dan aku sangat menyukainya" ucap Nella.
"Syukurlah kalau begitu,ya sudah ayo pakailah,mereka ingin melihatnya, lagian Nel,kita berdua itu seumuran tau jadi jangan memanggilku kakak" ucap Dila pada Nella.
"Kenapa memangnya kak,aku suka memanggilmu kakak" ucap Nella lalu mulai memakai gaun pengantinnya.
"Aku belum terlalu tua untuk kau panggil kakak" ucap Dila.
"Huuu kau ini,mana sini". ucap Dila yang sedikit sebal di panggil kakak,padahal mereka berdua seumuran.
"Wahh ternyata tidak hanya indah dipandang saja,tapi kalau sudah dipakai keindahannya berkali-kali lipat". ucap Nella yang kagum akan keindahan gaun pernikahannya,sambil melihat ke cermin.
"Kau sangat cantik Nella,selamat yah,akhirnya kau bisa menikah dengan orang yang kau cintai". ucap Dila yang ada sedikit rasa sedih dihatinya.
"Terimakasih kak,kakak juga sangat cantik dan baik hati,aku doakan kakak juga akan mendapatkan jodoh yang sangat mencintai kakak" ucap Nella sambil memeluk Dila.
"Amin,,ya sudah, ayo kita keluar mereka sudah menunggu ingin melihatmu memakai gaun ini". ucap Dila sambil menarik tangan Nella.
"Ya ..ayo". ucap Nella sambil melangkah keluar.
Diluar ruangan Aldo,tante Julie ,Lina dan tak lupa James yang sebenarnya malas ikut tapi karena dipaksa ibunya jadi terpaksa ia juga ikut disini melihat fitting baju yang dilakukan adik sepupunya itu.
"Waoo sayang kau sangat cantik". ucap Julie.
__ADS_1
"Iya ..iya cantik sekali" ucap Lina tak mau kalah.
"Ya...kau benar tante,calon istriku ini sangat cantik" ucap Aldo tak mau kalah .
"Gaunnya bagaimana menurut kalian? tanya Nella.
"Sangat indah sayang,sangat pas ditubuhmu". ucap Aldo yang berjalan kearah Nella,rasa-rasanya Aldo sudah tidak sabar ingin memakan calon istrinya ini.
"Heii...hei.. kau sabarlah dulu" ucap James yang memegang bahu Aldo.
"Haaaahaaaahaaa " mereka semua tertawa melihat tingkah Aldo yang terlihat seperti macan yang lagi lapar.
"Sabar Aldo jangan buru,persiapkan dulu alatmu itu dengan baik". ucap tante Julie menggoda Aldo,membuat Aldo sangat malu.
"Ya..ya. kau harus hati-hati Nella,,hahaha." ucap Dila pada Nella,sesaat kemudian matanya bertemu dengan tatapan James,membuatnya langsung jadi salah tingkah,tanpa sadar Julie melihat mereka berdua yang saling bertatapan,lalu Julie mengkode Lina dan juga Nella,yang dikode langsung melancarkan aksinya.
"Ya sekarang kau kakak,cobalah gaun pengantin,Lina coba kau carikan gaun pengantin yang lainnya,bukankah kalian juga membuat yang lainnya". ucap Nella yang mengedipkan matanya pada Lina.
"Ya kau benar Nella,ayo cobalah dulu bestie,mumpung mereka semua ada disini,kita membutuhkan komentar dari mereka tentang gaun rancanganmu yang lain" ucap Lina sambil memegang kedua bahu Dila dan membawanya masuk keruang ganti diikuti oleh Nella.Dila tidak bisa berbicara apa-apa karena mereka berdua memonopolinya.
"Ya Cepatlah sayang,kami menunggumu" ucap Julie sambil tersenyum.
Flash back on...
"hallo tante Julie,hai juga Nella,ada apa sampai tante memanggilku?". tanya Lina yang baru saja datang,ia kaget karena dihubungi tante julie.
"Hai juga sayang, mari duduklah dulu" ucap tante Julie.
"Hai juga Lina,kami memenggilmu kesini untuk bekerja sama". jawab Nella.
"Bekerja sama". ucap Lina.
"Ya,bekerja sama nak,untuk menjodohkan anakku James dan Dila". ucap Julie.
"Jodoh,anak...James anak tante?". ucap Lina yang sedikit kaget.
"Ya nak..James adalah anak tante dan tante ingin menjodohkannya dengan Dila,apakah kau setuju?" tanya Julie pada Lina.
"Ya tante,apapun yang terbaik untuk sahabatku itu,Ya aku mau bekerja sama". jawab Lina sambil mengulurkan tangannya ingin berjabat tangan pada Julie.
__ADS_1
"Oke baiklah,terima kasih nak". ucap Julie sambil menjabat tangan Lina.
Terima kasih sudah mau membaca karya author yah guys😊😊 Jangan lupa tinggalkan komentar, like dan vote nya yah guys..supaya author semangat Upnya🤗🤗🤗.