Suami Sempurnaku

Suami Sempurnaku
James William


__ADS_3

🌸🌸 Selamat membaca🤗


.


.


Terlihat mobil limosion memasuki mainsion yang sangat mewah di malam hari,James sudah tiba di mainsionnya setelah mengantar Dila.


"James apakah kau sudah selesai mengantar calon istrimu pulang" ucap Julie sambil tersenyum melihat ke arah James yang baru saja pulang dengan membawa senyuman dibibirnya.


"Ibu ..kenapa belum tidur bu?" Ucap James sambil mencium pipi Julie.


"Hais James,ibu bertanya tapi kau malah bertanya balik" ucap Julie sambil memukul bahu James.


"Apa yang ibu tanyakan" ucap James pura-pura bodoh,padahal ia tau apa yang ingin ibunya tanyakan.


"Kau sudah mengantar calon istrimu pulang James?" Ucap Julie sambil melihat James yang sedang tersenyum.


"Siapa yang ibu tanyakan?" tanya James.


"Ya siapa lagi kalau bukan Dila calon istrimu,wanita yang tadi kau lindungi itu" jawab Julie pada James sambil melihat wajah anaknya.


"Oh Dila,iya bu aku sudah mengantarnya" ucap James tersenyum.


"James,kau serius kan apa yang kau katakan tadi di acara pernikahan Nella dan Aldo,jika kau akan menjadikan Dila istrimu" ucap Julie memastikan kembali perkataan anaknya.


"Ya ibu,aku akan segera menikahinya" ucap James dengan wajah seriusnya.


"Apakah kau tidak meminta persetujuan ibu" ucap Julie pada anaknya.


"Aku tau kau menyukainya bu,dan walaupun ibu tidak menyukainya aku akan tetap menikahinya ibu,bukankah yang menjalani pernikahan ini adalah aku bu" ucap James pada ibunya.


"Kau benar nak,hmm ternyata anak ibu sudah besar yah, jika saja ayahmu masih hidup,dia akan sangat bangga mempunyai anak yang bijak sepertimu nak,kemarilah peluklah ibu" ucap Julie sambil memeluk James.


"Ayah bukan hanya bangga sama aku bu,namun dia juga bangga pada istrinya yang mampu mendidik anaknya seperti saat ini" ucap James pada ibunya.


"Perlakukanlah dia dengan baik nak,dia adalah gadis yang baik" ucap Julie pada anaknya.


"Ya ibu,aku akan pastikan itu" ucap James pada Julie.


"Ya sudah ibu mau kekamar dulu,kau istirahatlah" ucap Julie sambil menepuk bahu anaknya lalu kemudian pergi menuju kamarnya di lantai 2.


James juga langsung masuk kekamarnya dan menuju kamar mandi untuk berendam setelah itu ia berganti baju.

__ADS_1


Pov James.


"Selidiki wanita yang selalu bersama ibuku,Jhon" ucap James pada asistennya.


Aku selalu melihat ibuku bersama seorang gadis yang sangat cantik,baru kali ini aku melihat ibuku begitu akrab dengan orang dan tersenyum begitu bahagia setelah bertemu dengan gadis ini,membuatku ingin mengenalnya.


Semenjak kematian ayahku,ibu selalu sibuk dengan perusahaan yang ditinggalkan ayahku perusahaan yang cukup besar yang mengharuskan ibuku untuk bekerja dengan baik,selain mengurus perusahaan ibuku juga tidak lupa mengurus anak satu-satunya pewaris William group. Kesibukan yang ibuku jalani membuatnya kehilangan lagi senyuman yang selalu menghiasi wajahnya,setiap hari yang kulihat hanyalah raut wajah yang letih dihiasi dengan lingkaran mata panda. Membuatku selalu berusaha menjadi anak yang mampu membahagiakan ibunya.


"Tuan dia adalah gadis bernama Dila Andita asal indonesia mahasiswi desaigner sekaligus asisten dari nyonya Julie" ucap Jhon sambil menyerahkan berkas keatas meja.


"hmm terimaksih Jhon" ucap James.


"Menarik juga" batin James sambil tersenyum.


"Tuan,gadis itu sudah memiliki kekasih yang baru saja dipacarinya,dan bulan depan mereka akan pulang kembali ke indonesia" ucap Jhon.


"Siapkan segala sesuatu,bukankah restoran yang aku buka akan segera di resmikan tahun depankan,dan itu tinggal beberapa bulan lagi" ucap James.


"Maksud tuan?" Tanya Jhon untuk memastikan ucapan tuannya.


"Kita akan ke indonesia Jhon,aku akan memantau perusahaan yang berada di indonesia yang saat ini di pegang oleh pamanku" ucap James.


Jhon melihat tuannya dengan serius.


"Hmm kau benar Jhon,itu salah satunya" ucap James seakan tau apa yang dikatakan asistennya Jhon.


"Hah apa tuan,aku tidak mengatakan apa-apa" ucap Jhon sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Aku tau apa yang kau pikirkan" ucap James.


Saat aku pulang ke mainsion,aku memberitahu ibu jika aku ingin ke Indonesia,negara yang paling sering dikunjungi ayah dan ibuku sewaktu,aku kecil dulu.Di sana juga terdapat salah satu perusahaan ayah yang dipegang oleh pamanku yang merupakan suami dari adik perempuan ibuku.


"Ibu beberapa bulan lagi aku akan ke indonesia apakah ibu mau ikut? Tanya James pada ibunya.


"Oh ya,ya ibu mau tapi mungkin tahun depan saja nak" ucap Julie.


"Ya terserah ibu saja" ucap James.


"Kau berapa lama disana nak? Tanya Julie.


"Lama bu,aku sekalian ingin mencari calon istri disana bu" ucap James pada ibunya.


"Hah..apa ibu tidak salah dengar nak? Tanya Julie kembali.

__ADS_1


"Ya bu,aku ingin mencarikan menantu indonesia buat ibu" jawab James tersenyum pada ibunya.


"Hmm itu semua terserah padamu nak,apapun pilihanmu ibu selalu merestuinya,yang terpenting putraku bahagia" ucap Julie sambil memegang kepala James.


"Ya bu,terima kasih bu,aku menyanyangimu bu" ucap James sambil mencium pipi ibunya.


Dua bulan kemudian aku berangkat ke Indonesia menggunakan Jet pribadi,supaya menyingkat waktu perjalanan. Saat aku telah tiba di Indonesia aku langsung menuju mainsion yang sudah lama kami tidak kunjungi namun masih terawat dengan baik,pelayan di mainsion kami masih bekerja dan diawasi oleh paman sesekali, bibi dan paman serta anaknya Nella selalu datang untuk melihat mainsion yang berisi kenangan tentang ayahku,agar dapat terawat dengan baik.


"Terimakasih paman dan bibi sudah mau menjaga mainsion ini" ucap James.


"Ya James,itu sudah menjadi tugas kami juga nak" ucap paman Smith


"Kak apakah kau akan lama disini" ucap Nella.


"Ya Nella,kenapa kah kau tidak suka kakak kesini hah" ucap James pada adik sepupunya itu.


"Kak kenapa kau berfikir seperti itu,kau sendiri tau aku yang selalu ingin kau datang kesini kan" ucap Nella sambil mengerucutkan bibirnya.


"Hmm mulai lagi hahaha,kakak hanya bercanda Nella.


"Hahaha aku juga bercanda kak" ucap Nella lalu bersembunyi di belakang ibunya.


"Hah kalian ini sudah besar tapi masih saja suka jahil satu sama lainnya" ucap paman Smith sambil menggelengkan kepalanya.


"Oh iya James bulan depan,restoran mewah di dekat pantai sudah bisa di resmikan kau mau berinama apa?" Tanya paman Smith.


"J-STYLE saja paman" jawab James.


.


.


.


.


.


.


.


.Terima kasih sudah mau membaca karya author yah guys😊😊 Jangan lupa tinggalkan komentar, like dan vote nya yah guys..supaya author semangat Upnya🤗🤗🤗.

__ADS_1


__ADS_2