Suami Sempurnaku

Suami Sempurnaku
Kencan


__ADS_3

🌸🌸Selamat membaca🤗🤗


.


.


.


Pov off.


🍃🍃🍃


Terlihat seorang wanita sedang bergelut diatas ranjang empuknya sambil memeluk guling kesukaannya,dan tidak menghiraukan sinar matahari yang sedang memancarkan cahayanya melalui sela-sela jendela kamar.


kring...kring..kring.. (bunyi suara ponsel).


Dila masih dengan mata yang sangat mengantuk mencari-cari ponselnya yang berada di atas nakas,tanpa melihat siapa si penelpon Dila langsung menggeser layar ponsel berwarna hijau.


"Hallo" ucap Dila dengan suara khas baru bangun tidur dan mata yang masih terpejam.


"Bangun lah,dan bersiaplah aku akan menjemputmu setengah jam lagi" ucap James pada Dila.


"Siapa kau,menyuruhku bangun,ini hari libur tau.,seenaknya saja mengganggu tidurku" ucap Dila yang masih mengantuk.


"Bukalah matamu,dan lihatlah siapa yang menelponmu!" ucap James.


Dila lalu membuka matanya malas dan melihat siapa yang menelponnya di pagi hari libur begini,Dila membaca nama si penelpon "Calon Suamy sempurnaku",Dila langsung bangun dari tidurnya dan terduduk diatas ranjang,sambil mencubit tangannya.


"Aauuw..." ucap Dila sambil meringis mengusap lengannya.


"Kau tidak sedang bermimpi,bersiaplah aku akan menjemputmu". ucap James lalu menutup sambungan telpon.


"Oh ya ampun,apa-apaan nih "Calon suamy sempurnaku" dasar pria sedingin dia menjadi suamy sempurna,yang benar saja" ucap Dila memutar bola matanya malas.


Dila lalu turun dari ranjangnya,dan membersihkan kamarnya,lalu berjalan kedalam kamar mandi dan mulai mandi setelah itu Dila memakai baju dan memakai riasan tipis di wajahnya,Dila memang lebih senang memakai makeup yang tipis diwajahnya.


ting (bunyi pesan masuk)

__ADS_1


"Aku sudah di bawah,turunlah" pesan dari James.


Dila mengambil tasnya dan memasukkan ponselnya kedalam tas lalu berjalan keluar dari apartemennya menuju parkiran di mana James memarkirkan mobilnya.


James berdiri bersandar di depan mobil sportnya memakai kacamata hitamnya,sambil melihat Dila yang berjalan menuju ke arahnya,Dila yang melihat hal itu merasa gugup,James tampak gagah seperti itu walaupun terlihat sederhana namun barang yang ia kenakan semua adalah barang-barang branded,membuat Dila merasa canggung dibuatnya,ia merasa James bukanlah orang yang biasa,apalagi sekarang ia tahu jika Julie merupakan ibu James,membuatnya semakin canggung.


"Kita mau kemana?" tanya Dila pada James.


"Berkencan layaknya sepasang kekasih" jawab James langsung ke intinya dengan wajah datarnya.


"Hah,sejak kapan kita pacaran" ucap Dila sambil melipat tangannya di dada.


"Sejak semalam dan seterusnya" ucap James tak mau kalah melepaskan kaca mata hitamnya kemudian melipat tangannya didada sambil menatap Dila dengan tatapannya.


"Haiiiiis tatapan itu lagi,membuatku meleleh bang dingin" batin Dila sambil sedikit menundukkan kepalanya dan menggaruk keningnya yang tak gatal.


James yang melihat Dila seperti itu,lantas berbalik dan tersenyum kemudian masuk kedalam mobilnya.Dila pun segera masuk kedalam mobil,James pun mulai menjalankan mobilnya.


"Kita akan ke pantai,apa kau suka" ucap James mencoba membuka percakapan,ia akan berusaha memulai pendekatan kepada Dila.


"Hmm ya aku menyukai pantai,terimakasih sudah mengajakku" ucap Dila sambil menganggukan kepalanya.


Setelah selesai membeli beberapa cemilan,mereka lalu melanjutkan perjalanan yang memakan waktu 2 jam dari supermarket tadi ke tempat tujuan mereka,yaitu pantai.


Selama di perjalanan,tidak ada lagi percakapan yang terjadi karena Dila yang tertidur. Setelah tiba di pantai James hendak membangunkan Dila,namun ia ragu membangunkan gadis itu,James mulai mendekatkan wajahnya dan melihat Dila yang sedang tertidur.


"Cantik" batin James sambil tersenyum dan tangannya menyingkirkan rambut-rambut halus Dila kesamping telinganya.


Tidak berapa lama Dila yang merasa ada hembusan nafas yang terasa di kulit wajahnya lalu membuka matanya,dan menatap James yang juga sedang menatapnya,mereka pun saling menatap.


"Ehemm kau tertidur begitu pulas sampai air liurmu menetes di kursi mobilku" ucap James berbohong.


"Hah masa" ucap Dila sambil memegang bibirnya dan melihat ke arah kursi.


"Yang benar saja,perasaan aku tidak pernah mengeluarkan air liur ketika tertidur" batin Dila sambil memicingkan matanya melihat James.


"Tidak usah menatapku seperti itu,turunlah kita sudah sampai" ucap James sambil membuka pintu mobil dan turun dari mobil sambil membawa beberapa cemilan yang di beli mereka di supermarket tadi.

__ADS_1


"Oh ya ampun Sudah sampai yah" batin Dila sambil membuka pintu mobil dan keluar dari mobil.


Pemandangan yang sangat indah,dengan pasir pantai yang putih dan air lautnya yang berwarna biru,pohon kelapa yang menghiasi setiap sudut bibir pantai,suara gemuruh ombak memecah batu karang,suasana yang sangat memanjakan setiap mata yang melihatnya.


Dila yang memang sangat menyukai pantai


terpana akan keindahan yang terlihat didepan matanya,tanpa menghiraukan sekitarnya,Dila berjalan menuju bibir pantai sambil bermain-main dengan ombak-ombak kecil yang datang dibibir pantai.


Tanpa Dila sadari James sedari tadi melihatnya tanpa berkedip,Dila berbalik dan melihat James dan berlari menuju James.


"Kau sedang apa tuan,ayo kita bermain air laut disana" ucap Dila sambil memegang tangan James dan membawanya ketepi pantai.


"Hei nona apa yang kau lakukan" ucap James seakan menolak ajakan Dila,padahal dalam hatinya ia sangat senang.


"Ha..haha...hah bersenang-senanglah tuan" ucap Dila tertawa sambil menyirami James dengan air laut.


"hei...hei.. awas kau yah,kemari kau" ucap James sambil berlari mengejar Dila.


"Ha..ha..ha.. kenapa kau mengejarku tuan" ucap Dila tertawa sambil berlari menghindari James yang sedang mengejarnya.


Mereka pun berlarian di pinggir pantai,saling menyirami air satu sama lainnya,tanpa memperdulikan tatapan orang disekitar mereka berdua,orang-orang disekitar patai iri melihat kekompakan serta keceriaan yang diciptakan sepasang manusia ini, mereka berfikir jika mereka adalah sepasang kekasih.


"Hah akhirnya aku mendapatkanmu" ucap James yang menangkap Dila dari belakang,namun tiba-tiba Dila berbalik ingin melepaskan tubuhnya dari tangkapan James,membuat James terjatuh kebelakang refleks menarik Dila dan alhasil mereka berdua jatuh dengan posisi Dila yang berada diatas James,mereka saling menatap satu sama lainnya,Dila yang posisinya diatas James membuat sesuatu dibawah James langsung berdiri tegak.


Dila yang merasakan sesuatu yang keras, namun karena saking polosnya Dila pun berkata.


"Hei tuan,kita sedang bermain air kenapa kau malah membawa ponselmu" ucap Dila sambil menyingkir dari James membuat James kaget dengan perkataan Dila.


"Hah ponsel,ini bukan ponsel nona,ini bahkan bisa membuat perutmu membesar" batin James sambil berdiri dari posisinya,dan berbalik meninggalkan Dila.


"Baru kulihat orang bermain air sambil membawa ponsel,maklumlah uang banyak" ucap Dila sambil mengikuti James.


.


.


.

__ADS_1


Terima kasih sudah mau membaca karya author yah guys😊😊 Jangan lupa tinggalkan komentar, like dan vote nya yah guys..supaya author semangat Upnya🤗🤗🤗.


__ADS_2