Suami Sempurnaku

Suami Sempurnaku
Casey


__ADS_3

🌸🌸Selamat membaca🤗🤗


.


.


.


Mereka berdua pun melanjutkan perjalanannya menuju panti asuhan,namun saat di perjalanan James baru menyadari panti asuhan yang akan mereka kunjungi,James tidak tau nama panti asuhannya, membuatnya memberhentikan mobilnya tiba-tiba.


"Akhh kak James,kenapa kakak berhenti tiba-tiba seperti itu?" ucap Dila pada James sambil mengelus dadanya.


"Maaf sayang,oh iya aku tidak tau panti asuhan mana yang akan kita kunjungi" ucap James sambil menggaruk keningnya yang tidak gatal.


"Oh itu,..panti asuhan Setia Kasih kak" ucap Dila.


James lalu menghubungi Jhon,


"Jhon,nama panti asuhannya Setia Kasih,Jika kau sudah selesai bergegaslah kesana,sedikit lagi aku akan tiba disana" ucap James .


"Siap tuan" ucap Jhon.


James lalu menutup telponnya,dan melanjutkan perjalanannya.


"Siapa yang kau ajak kak?" tanya Dila pada James.


"hmm asistenku" jawab James.


"untuk?" tanya Dila.


"Lihatlah saja nanti" ucap James yang menatap lurus kedepan.


"Hais pria dingin ini mau apa lagi dia" batin Dila sambil memegang keningnya dan siku tangannya bertumpu pada jendela mobil.


Setelah sampai disana,anak-anak sangat ramai,ada yang sedang berlarian ada yang sedang bermain kelereng,saat mereka melihat mobil James datang,anak-anak itu semuanya berkerumun disamping mobil James.


Dila lalu membuka mobil,


"Kak Dila" ucap anak-anak panti serempak lalu memeluk Dila.


"tata tenapa tata balu datang" ucap Casey anak perempuan yang paling kecil bergigi ompong dengan wajahnya yang begitu imut,menarik-narik baju Dila.


"Ah anakku yang cantik,maafkan kakak ya nak" ucap Dila lalu menggendong Casey.


"Kakak membawa sedikit,cemilan buat kalian semua,tapi tidak banyak jadi nanti kalian berbagi 2 orang untuk satu cemilan ya sayang,besok baru kakak kirimkan lagi kue yang banyak buat kalian,oke semuanya" ucap Dila sambil mengedarkan pandangannya melihat anak-anak itu.


"tata itu om siapa,balu kakak Adit dimana?" tanya casey yang masih didalam gendongan Dila.


Dila melihat kearah James yang sedari tadi,diam-diam sedang mengagumi kepedulian Dila pada anak-anak ini.


"Om..." ucap Dila sambil tersenyum melihat James.


"Iya om itu ta" ucap Casey.

__ADS_1


James yang mendengar hal itu lalu mendekat ke arah Dila,lalu berkata pada anak itu.


"Siapa nama anak ini" ucap James pada Dila.


"Tenalin om nama atu casey" ucap Casey sambil mengulurkan tangannya.


"Casey,eumm nama yang cantik seperti orangnya,kalau kakak namanya kakak James,jadi jangan panggil om yah,kakak kan masih muda" ucap James sambil memegang pipi casey dan membuat wajahnya seimut mungkin.


"Ha..ha..ha..kak memang dirimu sudah terlihat seperti om-om tau,jadi mengalah lah padanya,oh iya satu lagi,wajahmu jadi terlihat seperti badut jika kau membuatnya seperti itu " ucap Dila sambil berbisik pada James.


"Kau..."ucap James tiba- tiba ibu panti asuhan datang.


"Selamat sore nak Dila" ucap ibu Gina.


"Selamat sore bu,maaf bu Dila baru ada waktu berkunjung kesini" ucap Dila lalu menyalami ibu Gina.


"Tidak apa-apa nak,oh iya siapa pria bule itu nak?" tanya Ibu Gina sambil melihat James yang sedang bermain dengan anak-anak.


"Oh itu.." ucap Dila.


James yang tidak berada jauh dari sana mendengar percakapan mereka lalu berdiri dan memperkenalkan dirinya.


"Perkenalkan bu,saya James calon suami dari Dila" ucap James sambil mengulurkan tangan.


"Hais pria ini,semua orang kau buat terkejut" batin Dila lalu melihat ke arah ibu Gina sambil tersenyum.


Ibu Gina terkejut,Dila yang mengerti keterkejutan dari ibu Gina,dan langsung berbicara.


"Dila sudah tidak bersama Adit lagi bu" ucap Dila mencoba menjelaskan.


"Iya bu..hehehe" ucap Dila sambil berbalik melotot kearah James,karena kesal dengan James.


tin...tin..tin..(bunyi suara klakson mobil)


"awas-awas mobil mau lewat" teriak anak-anak.


"Oke sudah datang" ucap James sambil memasukkan tangannya di dalam saku celananya melihat kearah mobil box yang datang.


"Siapa yang datang kak James?" tanya Dila berdiri di samping James.


"Hadiah untuk anak-anak sayang" ucap James sambil mengedipkan matanya pada Dila.


"Heh apa ini,macamnya sekarang dia sudah tidak sedingin es lagi,apa lagi sakit yah" ucap Dila sambil menggelengkan kepalanya.


Jhon turun dari atas mobilnya dan berjalan menuju James.


"Tuan semuanya sudah saya beli,dari perlengkapan sekolah anak-anak,pakaian dan juga susu,beserta makanan ringan" ucap Jhon.


"Hmm bagus Jhon,kau memang asisten andalanku,gajimu akan kunaikkan" ucap James sambil menepuk bahu Jhon.


"Tumben bos memujiku,ah masa bodoh yang penting gajiku naik" batin Jhon.


"Terimaksih tuan" ucap Jhon lalu melihat anak buahnya menurunkan belanjaan yang di belinya untuk anak panti asuhan.

__ADS_1


"Oh.. jadi tadi kakak menelponnya untuk membeli semua ini?" tanya Dila pada James.


"Ya sayang,apa kau senang" ucap James sambil melihat Dila.


"Hhm Terimakasih kak" ucap Dila sambil tersenyum.


Dalam hati Dila,mulai mengagumi James karena kepeduliannya pada anak-anak,namun ia teringat kembali akan mantan kekasihnya Adit.


"Semoga saja kau tidak seperti Adit,yang kukira baik,ternyata tidak seperti itu" batin Dila.


"Nak terimaksih karena kalian sudah memperhatikan anak-anak ini" ucap ibu Gina.


"James bu yang membeli semuanya" ucap Dila sambil menunjuk ke arah James.


"Tuan James terimakasih yah" ucap ibu Gina.


"Tidak usah berterimakasih bu,ini semua berkat untuk mereka semua". ucap James.


"Om om ...ini semua om yang beli ta?" tanya Casey sambil menarik baju James.


"Iya ..ini semua untuk Casey dan teman-teman yang lain". ucap James sambil memegang pipi Casey.


Mereka pun masuk kedalam panti sambil melihat anak-anak yang senang dengan apa yang mereka dapat.


"Bagaimana anak-anak,apa kalian senang?" tanya Dila.


"Iya kak,terimakasih yah kak" ucap anak-anak serempak.


"hmm ini semua kak James yang membelikan kalian,jadi berterimakasihlah padanya" ucap Dila sambil menunjuk James.


"Ayo bicaralah" ucap Dila pada James.


"Baiklah,anak-anak ini semua tidak gratis,karena tidak gratis kalian harus membayarnya dengan rajin bersekolah,oke? ucap James pada anak-anak.


"Iya kak James" ucap anak-anak.


"om om ,balu casey bayal pate apa dong,tan Casey belum setolah? ucap Casey sambil melihat James.


"Oh ya ampun anak ini senang sekali memanggilku om" batin James.


"eumm kalau Casey,bayarnya dengan tidak melawan ibu Gina,berarti Casey harus menurut pada ibu Gina dan tidak boleh nakal,oke?" ucap James pada Casey menunjuk hidung Casey.


"Ote om" ucap Casey sambil mengokekan jarinya.


"Ha..haha.." mereka semua pun tertawa.


.


.


.


.

__ADS_1


Terima kasih sudah mau membaca karya author yah guys😊😊 Jangan lupa tinggalkan komentar, like dan vote nya yah guys..supaya author semangat Upnya🤗🤗🤗.


__ADS_2