
🌸🌸Selamat membaca🤗🤗
.
.
.
Setelah mereka semua sudah dibawah restoran hotel,mereka diarahkan oleh pelayan untuk duduk ditempat yang sudah disediakan untuk mereka.
"Wahh kak,kayaknya pelanggan kita orang kaya yah,atau jangan-jangan ini juga hotelnya" ucap Citra yang terlihat paling heboh diantara mereka bertiga.
"Hmm sepertinya begitu Cit,berarti kita beruntung mendapat pelanggan yang baik hati tentunya" ucap Dila sambil tersenyum pada pelayan yang lewat.
"Selamat malam,apakah anda yang bernama nona Dila Andita?" tanya seorang pelayan.
"Ya benar,nama saya Dila Andita" jawab Dila.
"Nona kami akan datang sebentar lagi,jadi silahkan sambil menikmati hidangan yang ada" ucap pelayan.
"Iya terima kasih" ucap Dila sambil menundukkan kepalanya.
Merekapun makan malam,
"Kak makanannya enak sekali,tapi kok sedikit yah" ucap Citra.
"Kalau direstoran mewah seperti ini,memang begitu Cit,makanlah dulu nanti aku akan menyuruh pak Dudung membelikan nasi goreng atau apa yang kau mau makan?" tanya Dila pada Citra.
"Ya nasi goreng saja kak,sepertinya pak Dudung juga masih lapar,iya kan pak?" tanya Citra pada pak Dudung.
"Hehehe iya neng bapak juga masih lapar" Jawab pak Dudung sambil tersenyum melihat kearah Dila.
"Baiklah,habiskan makanan kalian dulu nanti setelah selesai bertemu dengan nona Ceri,baru kita akan membeli nasi goreng" ucap Dila kepada kedua pegawainya itu.
Sambil menunggu mereka berdua makan Dila membuka ponselnya.Saat sedang serius memainkan ponselnya,nona Ceri yang merupakan pelanggan itu pun datang.
"Selamat malam nona Dila,perkenalkan saya Ceri yang memesan gaun buatan anda" ucap Ceri sambil mengulurkan tangannya.
"Selamat malam juga nona Ceri,silahkan duduk" ucap Dila sambil menyalami Ceri dan menyuruhnya duduk.
"Terima kasih" ucap Ceri.
"Saya berterima kasih karena anda sudah mempercayakan saya untuk membuatkan anda gaun" ucap Dila sambil tersenyum.
"Hmm saya yang seharusnya berterima kasih karena anda sudah mewujudkan gaun impian saya" ucap Ceri.
"Terima kasih,itu juga nona yang menuangkan ide didalamnya,makanya hasilnya bagus" ucap Dila.
"Oh iya besok lusa,pernikahan saya akan dilaksanakan,saya harap anda bisa hadir karena pernikahan akan dilaksanakan dihotel ini juga" ucap Ceri sambil menyerahkan undangannya.
"Ya terima kasih,saya pasti akan hadir" ucap Dila sambil tersenyum menerima undangan dari Ceri.
"Nona apa saya boleh bertanya?" tanya Citra pada Ceri.
Ceri melihat Dila,
__ADS_1
"Ini adalah pegawai saya,namanya Citra" ucap Dila menjelaskan.
"Iya Citra apa yang ingin anda tanyakan?" tanya Ceri.
"Apakah ini hotel anda?" tanya Citra.
"Haha bukan Citra,tapi ini adalah hotel orang tuaku" ucap Ceri.
"Oh begitu,hotelnya bagus sekali nona,pasti orang tua anda sangat kaya" ucap Citra sambil memandang kesekeliling ruangan.
"Terima kasih Citra,aku yang meminta ayahku untuk kalian menginap dan makan disini" ucap Ceri.
"Nona anda sangat baik sekali,terima kasih" ucap Dila.
"Sama-sama nona Dila" ucap Ceri sambil tersenyum.
Mereka pun duduk berbincang-bincang.
"Aku sangat senang mendapat seorang teman seperti anda nona Dila,apakah kita bisa berteman?" tanya Ceri.
"Dengan senang hati nona" ucap Dila tersenyum.
"Terima kasih kalau begitu anda boleh memanggilku dengan namaku saja Ceri" ucap Ceri.
"Iya Ceri" ucap Dila.
"Terima kasih Dila,bolehkan aku memanggil namamu saja?" tanya Ceri.
"Ya Ceri" ucap Dila.
"Terima kasih untuk makan malamnya Ceri" ucap Dila.
" Ya" ucap Ceri sambil tersenyum kemudian pergi dari sana.
"Kak nona itu baik yah,tapi sepertinya ada raut kesedihan di wajah cantiknya itu" ucap Citra sambil memandang belakang Ceri yang berjalan.
"Hmm sepertinya begitu,ah sudah ayo kita kembali kekamar" ucap Dila.
Mereka lalu memasuki kamar hotel,Dila dan Citra satu kamar sedangkan pak Dudung disebelah kamar mereka.
"Pak jangan lupa beli nasi gorengya dua bungkus yah" ucap Dila sambil menyerahkan uang beberapa lembar.
"Iya neng" ucap pak Dudung.
Pak Dudung lalu keluar dari hotel dan membeli nasi goreng,setelah itu menyerahkan satu untuk Citra makan sedangkan Dila,ia sudah cukup kenyang dengan makan malam mereka tadi.
"Kak Dila,tidak lapar?" tanya Citra.
"Tidak Citra" ucap Dila yang sedang berbaring.
Setelah selesai makan Citra yang sudah kenyang dan di tambah lagi capek karena perjalanan mereka,Citra lalu tertidur begitu pulas.
"Hehe anak ini kekenyangan sampai sudah tertidur seperti mayat saja" ucap Dila yang melihat Citra tertidur.
Dila lalu masuk kedalam kamar mandi menggunakan baju tidurnya yang sangat seksi kemudian duduk di sofa yang berada di dalam kamar hotel.
__ADS_1
Tiba-tiba saja ponsel Dira berdering,Dira tersenyum melihat poselnya.James melakukan panggilan vidio call.
"Hallo James" ucap Dila pada James sambil tersenyum.
James tertegun melihat Dila di layar ponselnya,Dila tidak sadar jika saat ini ia sedang memakai baju yang sangat seksi dan tipis hingga memperlihatkan belahan dadanya yang sangat menggoda itu,dan membuat James ingin sekali lagi merasakan benda kenyal itu.
"Sayang apakah kau sengaja ingin menggodaku,eummm " ucap James sambil tersenyum melihat Dila.
"Ahh apa yang kau katakan James, aku memakai baju tidur ini karena aku mau tidur,aku juga tidak tau jika kau akan melakukan panggilan vidio" ucap Dila sambil menutupi bagian dadanya menggunakan selendangnya.
"Kenapa kau menutupinya sayang,aku juga sudah merasakan bagian itu" ucap James menggoda Dila,membuat wajah Dila bersemu merah.
"Sayang disini bukan aku saja yang tidur,jadi kau jangan berbicara yang aneh-aneh begitu" ucap Dila.
"Apa...kau tidur dengan siapa sayang,aku akan membunuh pria yang berani menyentuhmu" ucap James pada Dila.
"Hei James ini pegawaiku tau,lihat ini dia sedang tertidur" ucap Dila sambil memperlihatkan Citra yang sedang tertidur.
"Sayang aku pikir kau tidur dengan siapa" ucap James.
"Ah sayang mana berani aku tidur dengan pria lain selain dirimu" ucap Dila malu.
Saat mereka berdua sedang asyik berbicara,tiba-tiba saja ibu James masuk kedalam kamar James.
"James apakah itu Dila?" tanya Julie sambil mendekati James.
"Iya bu" ucap James.
"Ah ibu kangen padamu Dila" ucap Julie sambil melihat layar ponsel James yang melakukan panggilan vidio call bersama Dila.
"Aku juga tante" ucap Dila.
"Loh kok tante,panggil mama dong sayang atau ibu seperti James memanggilku" ucap Julie.
"Iya bu" ucap Dila
"Nah gitu dong sayang" ucap Julie sambil tersenyum.
"Bu sudahlah,kau menggangguku saja,anakmu ini sedang merindukannya" ucap James.
"Kau mengusir ibu? Ck Dila sepertinya aku akan menghukummu nak,kau sudah membuat anakku mengusirku,hehehe" ucap Julie.
"Ibu pergilah dulu sana" ucap James.
"Hahaha oh ya ampun James,kau seperti anak kecil saja,ya sudah dulu ya Dila ibu keluar dulu,jaga dirimu baik-baik sayang" ucap julie pada Dila.
"Ya bu,ibu juga jaga kesehatan" ucap Dila samb tersenyum.
Dila sangat senang karena ibu James yang begitu penyayang pada dirinya.
.
.
.
__ADS_1
Terima kasih sudah mau membaca karya author yah guys😊😊 Jangan lupa tinggalkan komentar, like dan vote nya yah guys..supaya author semangat Upnya🤗🤗🤗.