
🌸🌸Selamat Membaca🤗🤗
.
.
.
Mereka bertiga mulai melanjutkan perjalan kembali kekotanya.
"Pak kita singgah dulu yah? membeli oleh-oleh buat mereka semua yang ada dibutik!" ucap Dila.
"Iya neng" jawab pak Dudung
Mereka bertiga mulai melanjutkan perjalan kembali kekotanya.
Setelah menempuh waktu selama 8 jam perjalanan,akhirnya mereka pun sampai.
Sambil mengangkat kedua tangannya Dila berkata "Akhirnya sampai juga kita" ucap Dila,ia lalu menyenggol Citra yang sedang tertidur "Heh Cit,bangun kita sudah sampai" ucap Dila sambil melihat Citra.
Citra lalu bangun dan melihat ke luar "Wah sudah sore ya kak!" ucap Citra.
Dila mengangguk "Ya kau benar ini sudah sore,oh iya kau langsung diantar saja yah?" tanya Dila pada Citra.
Citra mengangguk tanda setuju "Iya kak,aku mau lanjut tidur lagi" ucap Citra sambil melihat ponselnya.
"Pak kita kerumah Citra dulu,setelah itu baru bapak mengantarku pulang ke apartemenku" ucap Dila.
Pak Dudung sambil melihat ke dalam kaca spion "Iya neng" lalu kemudian kembali melihat kedepan.
Mereka lalu mengantar Citra,setelah itu pak Dudung mengantar Dila pulang.
Dila turun dari atas mobil "Pak oleh-olehnya bapak bawa saja ke butik dan taruh semuanya di dalam ruangannku" ucap Dila.
"Iya Neng,kalau begitu saya langsung saja yah neng" ucap Pak Dudung.
"Iya pak silahkan" ucap Dila lalu mundur.
"Permisi Neng" ucap Pak Dudung lalu mulai menjalankan mobilnya.
__ADS_1
Dila masuk kedalam Apartement milikknya,ia kemudian mandi setelah itu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur "Kenapa badanku sakit semua yah" ucap Dila sambil memijat tangannya.
Dila merasa sangat lelah dan merasakan sakit di seluruh badannya karena terlalu lama duduk di dalam mobil,akhirnya ia tertidur.
Malamnya Dila bangun,karena merasakan lapar "Hoaam ya ampun aku masih mengantuk,tapi aku juga sudah lapar,sebaiknya aku bangun dan memasak sesuatu" ucap Dila sambil bangun dari tidurnya,kemudian masuk kedalam dapur dan membuka kulkasnya melihat apa yang bisa ia makan,setelah memutuskan apa yang akan ia masak,ia pun memasak mie instan
Setelah selesai memasak ia lalu duduk diatas meja makan dan mulai memakan mie instan yang ia buat "Kenapa James belum menelponku yah" ucap Dila yang sambil memakan mienya dan melirik ponsel yang berada di hadapannya.
kring...kring..kring..
Dila mengangkat ponselnya dan melihat siapa yang menelpon "Oh Lina toh,aku pikir James" ucap Dila lalun mengangkat telpon dari sahabatnya Lina.
"Hmm ya hallo Na" ucap Dila.
"La,kamu sudah pulang yah?" tanya Lina pada Dila.
"Iya bestie,kemarilah aku ada sesuatu untukmu" ucap Dila sambil memakan mienya.
"Oke baik bestie,aku datang" ucap Lina lalu menutup telponnya.
Sambil menggeleng kepalanya Dila tertawa "Bestie ku Lina,mau saja di kerjain" ucap Dila lalu kembali melanjutkan makannya.
Lina memukul bahu Dila "La kau ini memang senang sekali mengerjaiku" ucap Lina.
"Maaf Bestie,oh iya nhe ada kue kesukaanmu makanlah dulu ini,oleh-oleh yang ku bawa untuk kalian semuanya ada di butik Na" ucap Dila sambil menyerahkan bungkusan kue.
"Makasih bestie" sambil mengambil bungkusan kue.
Dila memperhatikan sahabat tersayangnya itu "Na bagaimana hubunganmu dengan Richard" ucap Dila sambil memeperhatikan Lina.
Lina yang mendengar pertanyaan Dila,lalu menghentikan makannya "Baik La" jawabnya singkat.
"Kau yakin Na? sepertinya kalian tidak baik-baik saja Na!" ucap Dila yang masih memeperhatikan Lina yang tertunduk.
"Iya La,hubungan kami baik-baik saja,cuma Richard akhir-akhir ini begitu sibuk dengan pasiennya,ia jarang menghubungi diriku" ucap Lina sambil memakan kuenya.
"Sabar Na,Richard itu adalah seorang dokter,jadi maklum jika mereka sibuk,jadi kau tidak usah memikirkan yang aneh-aneh bestie,Richard itu baik kok?" ucap Dila sambil tersenyum dan mengelus punggung Lina.
Lina menarik nafas panjangnya "Ya kau benar La,terimakasih La" ucap Lina lalu memeluk sahabatnya itu.
__ADS_1
Dila membalas pelukan Lina dan berkata "Iya Na,kau adalah sahabatku dan kau pasti juga akan melakukan hal yang sama kalau aku lagi ingin mencurahkan isi hatiku" ucap Dila.
Lina melepaskan pelukannya dan melihat Dila "Ya kau benar bestie" ucap Lina lalu tersenyum.
Dila menarik nafasnya dan berdiri "Baiklah kalau begitu mari kita merayakannya,aku akan membuat teh" ucap Dila lalu pergi ke arah dapur dan membuat teh untuk mereka berdua.
Mereka lalu memakan kue dan meminum teh yang Dila buat sambil menonton drakor kesukaan mereka berdua.
"Na kau menginap saja disini,kita berangkat bersama" ucap Dila.
"Ya La" ucap Lina lalu mengambil ponselnya dan menelpon.
"Hallo mak,mak malam ini aku akan menginap dirumah Dila,jadi besok aku berangkat kerja dari sini juga" ucap Lina.
"Iya nak,oh iya ucapkan salam mak pada Dila" ucap ibu Lina.
Dila lau menjawabnya,karena Lina menghidupkan loudspeaker.
"Iya mak selamat malam,mak apa kabarnya? " ucap Dila.
"Sehat nak,Nak Dila sudah pulang yah?" jawab ibu Lina,lalu kemudian bertanya lagi.
"Iya mak,tadi sore sampainya mak" ucap Dila.
"Oh begitu,iya sudah kalau begitu,kalian berdua hati-hati yah,tidak usah keluar lagi ini sudah malam" ucap ibu Lina.
"Iya mak" jawab mereka berdua serempak.
Lina lalu menutup ponselnya,dan meletakkannya di meja.
"Na sudah malam ayo kita tidur,aku juga sudah mengantuk sekali" ucap Dila lalu berdiri dan pergi ke dapur membereskan piring serta gelas mereka berdua.
Setelah selesai,mereka berdua lalu masuk kedalam kamar.
Dila mengecek ponselnya,melihat apakah ada panggilan dari James "Kenapa iya belum juga menelponku yah,Hmm James aku merindukan dirimu" batin Dila yang melihat ponselnya menunggu panggilan dari James.
Terima kasih sudah mau membaca karya author yah guys😊😊 Jangan lupa tinggalkan komentar, like dan vote nya yah guys..supaya author semangat Upnya🤗🤗🤗.
"
__ADS_1