Suami Sempurnaku

Suami Sempurnaku
Penguntit


__ADS_3

🌸🌸Selamat membaca🤗🤗


.


.


.


Setelah selesai makan Dila mencuci piring dan peralatan dapur lainnya,James membantu Dila membersihkan meja,dan membuang sisa makanan dari kulit kepiting.


Setelah selesai James duduk diruang tamu sambil menelpon asistennya Jhon,sedangkan Dila membuatkan teh buat James.


"Sayang,aku menginap disini yah,boleh kan?" tanya James pada Dila.


"Hmm ya boleh kak" Jawab Dila.


James mendekati Dila,dan mulai mengecup pipinya.


"Sayang..aku akan menghukummu malam ini juga jika kau masih memanggilku kakak,dan aku tidak akan menghiraukan apakah kau siap atau tidak" ucap James dengan senyumannya,sambil memegang hidung Dila.


"Ahh tidak sayang,jangan yah..aku sudah memanggilmu sayang,sayangkuuu" ucap Dila sambil menutup kedua tangannya.


"Oke baiklah kali ini aku tidak akan menghukummu,tapi lain kali tidak ada penolakan" ucap James.


"Sudah ah..sayang itu aku sudah membuatkanmu teh,minumlah" ucap Dila sambil menunjuk kearah didepan mereka.


"Oke,baiklah" ucap James sambil mengangkat gelas yang berisi teh lalu meminumnya.


"Bagaimana sayang,sudah pas?" tanya Dila.


"Hmm sayang ini terlalu manis" jawab James.


"Masa sih,tadi kan aku hanya menaruhnya setengah sendok teh saja,sesuai instruksi yang kau berikan" ucap Dila menatap James.


"Ia sayang ini sangatlah manis" ucap James.


"Mana sini,kucoba" ucap Dila lalu mengambil gelas dari tangan James.


James melihat Dila sambil tersenyum,


"Sayang kau ini,pandai sekali berbohong,ini rasanya tidak manis sayang" ucap Dila sambil menaruh gelasnya diatas meja.


"Hahaha..aku baru sadar sayang,rasa manis itu datang dari wajahmu ketika aku meminumnya sambil melihat dirimu" ucap James sambil mencubit pipi Dila.


"Ah sayang kau ini" ucap Dila sambil memegang pipinya.


ting tong..


"Ah itu dia Jhon" ucap James lalu berdiri dan menuju kearah pintu.


James membuka pintu,terlihat Jhon sedang berdiri.


"tuan ini baju anda,dan ini pesanan anda " ucap Jhon sambil menyerahkan beberapa kantong baju.

__ADS_1


"Hmm terima kasih Jhon" ucap James.


"Tuan akan menginap disini? tanya Jhon.


"Ya Jhon,jadi besok jemputlah aku disini" jawab James.


"Baiklah tuan kalau begitu saya permisi dulu". ucap Jhon lalu melangkah pergi.


James menutup pintu,dan duduk kembali di samping Dila yang sedang menonton drakor kesukaannya,sambil memakan cemilannya.


"Ini sayang" ucap James menyerahkan beberapa dua kantong belanjaan.


"Apa ini?" tanya Dila yang melihat kantong belanjaan.


"bukalah" jawab James .


"Cemilan,terus kalau ini..." ucap Dila sambil membuka tas belanjaan yang satunya lagi namun berukuran besar.


"Ini buat apa sayang?" tanya Dila yang melihat gaun sepatu dan satu set perhiasan yang Dila yakin bahwa harganya sangat mahal.


"Pakailah saat aku kembali,kita akan bertemu di tempat yang akan aku tentukan" ucap James sambil memakan cemilan Dila.


"Tapi ini sangat boros sayang,lebih baik di uangkan saja untuk anak-anak panti, lagian baju-bajuku masih banyak di dalam lemari" ucap Dila membuat James memperhatikannya.


"Aku suka pemikiranmu sayang,tapi itu adalah hadiahku untukmu,jadi pakailah setelah aku pulang nanti,oke" ucap James sambil mengacak rambut Dila.


"Hmm baiklah sayang" ucap Dila sambil menyimpan hadiah yang di berikan James.


"Sayang sudah stop,nanti keterusan" ucap Dila menghentikan ciumannya.


"Tahan sebentar sayang,aku ingin memelukmu sebentar saja" ucap James memeluk Dila.


"Aku pasti akan sangat merindukan dirimu Dila" batin James.


"Oh iya sayang,ada yang ingin ku tanyakan,bukankah kau tadi sudah pulang,kenapa kau balik lagi kesini?" tanya Dila pada James.


"Oh iya sayang,aku lupa tadi sewaktu aku mengantarmu pulang aku melihat ada seseorang yang mengikutimu dari belakang,dan dia sangat mencurigakan bagiku,makanya aku kemari,aku takut sesuatu yang buruk terjadi,makanya aku memutuskan untuk kesini" ucap James.


"Ah sayang kau menakuti ku saja,mungkin saja penghuni apaartemen yang lain sayang" ucap Dila.


"Hmm semoga saja sayang" ucap James sambil menyandarkan kepalanya di bahu Dila.


"Hoaaam aku sudah mengantuk sayang,aku tidur dulu yah" ucap Dila.


"Ya ..ayo kita tidur" ucap James.


"Tapi ingat sayang,hanya boleh tidur tidak lebih dari itu" ucap Dila mengancam James.


"Ya sayang,aku hanya akan memelukmu" ucap James sambil masuk mendahului Dila.


Dila mengikutinya masuk,James membuka bajunya dan celananya hingga menyisakan boxer.Dila yang melihat hal itu menjadi malu.


"Sayang,kenapa bajumu kau buka,pakailah kembali" ucap Dila sambil menutup matanya.

__ADS_1


"Sayang,ini kebiasaanku ketika tidur,lagian tadi kau sudah melihat lebih dari ini kan" ucap James lalu menidurkan dirinya diatas kasur.


"Iiya tapi aku malu" ucap Dila yang masih menutup matanya.


"Jangan malu sayang,nanti juga kau akan sering melihatku seperti ini" ucap James.


"Ah sayang kau ini..ya sudah terserah kau saja" ucap Dila lalu masuk duduk didepan meja riasnya dan memakai skin care.


James memperhatikan Dila,


"Sayang kau sudah cantik,jika kau memakai itu semua,kau akan semakin terlihat cantik,dan pria lain akan melirikmu,kau akan membuatku marah" Ucap James.


Dila tidak menjawab James,ia masih memakai skin care dan Setelah itu mengambil baju tidurnya yang berbahan sutra,dan masuk dalam kamar mandi dan berganti baju.


Dila keluar kamar lalu menuju ke ranjang.


"Cuma lirik sedikit saja kan tidak apa-apa,,,haha" ucap Dila sambil menidurkan dirinya di ranjang.


"Apa kau bilang,sini kau sayang,akan ku hukum kau" ucap James langsung menarik Dila ke dalam pelukannya dan menguncinya Dila di bawah James.


James mencium leher Dila,meninggalkan Jejak disana.


"Aah sayang stop,,sudah sayang,aku minta maaf,itu terasa geli...hahaha" ucap Dila sambil tertawa karena merasa geli.


"Tadi kau tidak merasa geli,kenapa sekarang geli?" tanya James yang masih mencium leher Dila.


"Hahaha,,habisnya tangannmu itu menggelitikku sayang" ucap Dila sambil tertawa.


"Hahaha itu hukumanmu sayang" ucap James sambil tertawa lalu berhenti menggelitik Dila.


James menidurkan Dila di lengannya.


"Sayang berjanjilah kau akan menjaga dirimu dan tunggu aku kembali" ucap James sambil melihat Dila.


"Ya sayang aku janji" ucap Dila sambil melihat James.


James kembali mencium Dila,namun tidak lama,ia takut tidak bisa mengontrol dirinya,karena Dila begitu seksi dimatanya,padahal Dila tidak memakai baju seksi.


"Sudah tidurlah sayang,selamat malam sayang" ucap James mencium kening Dila kemudian memejamkan matanya.


"Selamat malam juga sayang" ucap Dila.


Mereka lalu tertidur dengan lelap,masuk kedalam mimpi masing-masing.


.


.


.


.


Terima kasih sudah mau membaca karya author yah guys😊😊 Jangan lupa tinggalkan komentar, like dan vote nya yah guys..supaya author semangat Upnya🤗🤗🤗.

__ADS_1


__ADS_2