
Seminggu pun telah berlalu sejak kepulangan mereka dari kota B. Semenjak itu juga James tidak pernah lagi menghubungi Dila,Dila yang juga sibuk dengan kegiatannya menjadi lupa akan James.
Ceri hari ini datang mengunjungi Dila,tanpa memberitahukan Dila,Ceri datang memberi kejutan padanya.
"Kejutan!" ucap Ceri yang masuk kedalam ruangan Dila.
Dila terkejut dengan siapa yang dilihatnya "Hei Ceri,kau kesini dengan siapa?" tanya Dila sambil memeluk Ceri.
Ceri membalas pelukan Dila "Dengan kakakku Clark" jawab Ceri.
"Lalu di mana kakakmu itu?" tanya Dila sambil melihat ke arah pintu.
Ceri duduk di sofa "Aha kau merindukan kakakku Clark" ucap Ceri sambil tersenyum.
"Ah kau ini maksud aku,kenapa kau tidak mengajak kakakmu masuk Ceri!" ucap Dila.
"Oh itu,dia lagi menelpon di depan" ucap Ceri.
"Hmm begitu,kau mau minum apa? tanya Dila sambil berdiri hendak membuka kulkas mini yang berada di ruangannya.
"Air mineral saja!,oh iya aku ingin mengajakmu keluar Dila,apakah kau tidak sibuk?" tanya Ceri.
Sambil meletakkan air mineral di atas meja "Aku tidak sibuk Ceri" jawab Dila.
"Kalau begitu,bersiaplah kita akan keluar" ucap Ceri lalu berdiri.
"Sebentar aku akan mengambil tasku" ucap Dila lalu berdiri mengambil tasnya yang berada di bangku kerjanya.
Di luar butik,Clark sudah memarkirkan mobilnya.
"Dil kau duduk di depan yah,aku di belakang" ucap Ceri yang langsung duduk di bangku penumpang.
"Hah! ah dasar kau Ceri" batin Dila yang merasa canggung duduk bersama Clark di depan.
Clark hanya tersenyum melihat Dila,dengan terpaksa Dila naik dan duduk di bangku depan bersama Clark.
"Oke semuanya,mari kita mencari restoran yang lagi viral" ucap Clark lalu mulai menjalankan mobilnya.
Setelah beberapa menit mereka sudah sampai di restoran J-style yang merupakan restoran James,namun Dila belum juga tau jika,restoran itu adalah milik James.
"Baiklah kita sudah sampai" ucap Clark.
Ceri memegang bahu Dila "Yuk Dil,kita turun" ucap Ceri lalu membuka pintu mobil dan turun.
"Iya" ucap Dila lalu membuka pintu mobil dan turun.
Mereka bertiga lalu masuk kedalam restoran yang mewah itu,dan mulai duduk dan memesan makanan.
"Kau tau Dila,pemilik restoran ini masih muda dan sangat ganteng tau" ucap Ceri sambil memakan makanan yang mereka pesan.
__ADS_1
"Oh ya" ucap Dila sambil memakan makanannya.
"Ceri makanlah makananmu,jangan berbicara saat makan" ucap Clark.
"Iya kak" ucap Ceri lalu memakan makanannya.
Setelah menghabiskan makanannya mereka bertiga lalu mulai berbincang-bincang.
"Oh iya Dila apakah kau sudah mempunyai kekasih?" tanya Ceri pada Dila yang sedang meminum jus Jeruknya.
"Belum Ceri,aku hanya ada dekat dengan seorang pria,namun aku tidak lagi mendengar kabar darinya" jawab Dila yang sedang memikirkan James karena pertanyaan Ceri.
"Kau dengan kakakku Clark saja ia juga sudah lama menjomblo" ucap Ceri yang melihat Clark yang baru saja keluar dari toilet.
"Ah Ceri kau ini" ucap Dila pada Ceri.
Ceri lalu tersenyum melihat Dila "Kakakku gantengkan?" ucap Ceri sambil menggoda Dila.
"Iya ganteng Ceri,tapi untuk saat ini aku belum mau berhubungan dulu dengan siapapun" ucap Dila,agar Ceri tidak lagi menganggunya.
"Oke baiklah" ucap Ceri tersenyum.
Clark yang baru saja datang bertanya pada mereka berdua "Apa yang kalian bicarakan?" tanya Clark sambil bergantian melihat Ceri dan Dila.
"Ah tidak ada kak" ucap Dila tersenyum.
"Oh begitu,oh iya Dila,apakah aku boleh meminta nomor ponselmu?" tanya Clark sambil menyerahkan ponselnya.
Setelah selesai menulis nomornya Dila lalu menyerahkan kembali ponsel Clark.
Tiba-tiba ponsel Dila berdering "Itu adalah nomorku ponselku,kau bisa menyimpannya" ucap Clark sambil melihat Dila.
Dila mengambil ponselnya dari dalam tas,dan menyimpan nomor Clark "Aku sudah menyimpannya kak" ucap Dila lalu tersenyum.
"Senyumanmu begitu indah Dila,seperti hatimu yang begitu baik,apakah aku bisa memiliki senyuman indahmu itu?" batin Clark sambil memperhatikan Dila.
"Kak,ayo kita pulang" ucap Dila lalu melihat Clark yang sedang memperhatikan dirinya.
"Hah! iya ayo kita pulang" ucap Clark mengalihkan pandangannya.
Ceri yang melihat itu hanya bisa tersenyum "Hehe ada yang mulai suka hahaha" batin Ceri lalu berdiri mengikuti Dila dan Clark yang sudah pergi meninggalkannya.
"Hei kalian berdua tunggu aku!" ucap Ceri sambil berjalan menghampiri Dila dan juga Clark.
"Makanya jangan melamun Ceri" ucap Dila berbalik melihat Ceri.
Ceri lalu berkata "Heh mana ada melamun,yang melamun itu ka.."
Tiba-tiba Clark merangkul Ceri "Iya kau ini sukanya melamun terus" ucap Clark samb mengedipkan matanya.
__ADS_1
Ceri lalu tertawa dan berkata "hahaha,ya ya kau menang kak" ucap Ceri.
Mereka bertiga lalu kembali ke butik Dila,setelah sampai di depan butik. Dila turun dari mobil "Kalian tidak mampir dulu?" tanya Dila pada Clark dan Ceri.
"Tidak Dila,kami langsung saja" ucap Ceri.
"Ya Dila,lain waktu aku akan datang mengunjungimu" ucap Clark pada Dila.
"Hmm baiklah kalau begitu,terima kasih untuk makan siangnya" ucap Dila sambil tersenyum.
"Iya Dila" Ucap Clark membalas senyuman Dila.
"da... Dila,sampai ketemu lagi" ucap Ceri sambil melambaikan tangannya.
"Ya...sampai jumpa" ucap Dila tersenyum sambil membalas lambaian tangan Ceri.
Setelah mobil Clark meninggalkan halaman parkir butik Dila,Dila lalu masuk kedalam butiknya.
Setelah itu,Dila masuk kedalam ruangan kerjanya.
Dila melihat beberapa bunga yang di letakkan di atas meja,Dila melihat nama pengirim di bunga itu "James" ucap Dila tersenyum sambil memegang kartu pengirim di dadanya "Aku merindukanmu" ucap Dila lagi.
Dila lalu mengambil ponselnya dan menghubungi James.
"Hallo sayang" ucap James pada Dila.
"Hallo James,terimakasih untuk bunganya" ucap Dila tersenyum.
"Kau suka sayang?" tanya James pada Dila.
"Ya James,aku menyukainya" jawab Dila sambil duduk di bangku kerjanya.
"Kapan kau akan pulang James?" tanya Dila.
"Sedikit lagi sayang,tunggulah aku!" jawab James.
"Hmm aku akan menunggumu James" ucap Dila sambil tersenyum.
"Terima kasih sayang" ucap James.
"Iya James" ucap Dila lalu menutup ponselnya.
Dila lalu menyimpan bunga yang di berikan James,kedalam pot dan menaruhnya di meja kerjanya.
Dila mencium bunga pemberian James "Mekarlah bunga yang cantik! seperti cintaku pada James!" ucap Dila sambil tersenyum melihat bunga itu.
.
.
__ADS_1
.
Terima kasih sudah mau membaca karya author yah guys😊😊 Jangan lupa tinggalkan komentar, like dan vote nya yah guys..supaya author semangat Upnya🤗🤗🤗.