Suami Sempurnaku

Suami Sempurnaku
Panggilan Telpon


__ADS_3

🌸🌸Selamat membaca🤗🤗


.


.


.


Keesokan paginya Dila bangun dan bersiap-siap akan ke butik,karena hari ini Dila akan berangkat keluar kota untuk mengantar gaun pesanan pelanggannya,karena permintaan pelanggan,Dila terpaksa menyiapkan juga segala sesuatunya disana karena perjalanan yang akan di tempuhnya cukup jauh dan harus menginap disana maka ia harus membawa beberapa baju untuk dipakainya disana.


Setelah dirasa semuanya sudah siap,Dila langsung pergi ke butik menggunakan taksi online,ia tidak menggunakan mobil yang diberikan James,karena ia akan berangkat menggunakan mobilnya sendiri dan menggunakan sopir.


Setelah sampai di butik,di dalam sudah ada Citra yang menunggunya.


"Bagaimana Citra,apa kah kau sudah siap?" tanya Dila pada Citra.


"Ya kak,aku sudah siap" Jawab Citra.


"Na,aku akan pergi bersama Citra beberapa hari keluar kota,aku titip mereka semua" ucap Dila kepada Lina dan melihat beberapa pegawainya.


"Ya bestie,jangan lupa oleh-olehnya yah" ucap Lina.


"Iya kak Dila jangan lupa bawa oleh-olehnya" ucap mereka semua serempak.


"Ya..kalian semua akan ku berikan oleh-oleh yang banyak,ingat yah kalian jangan sampai bolos kerja,atau kalian tidak akan mendapatkan buah tangan dariku" ucap Dila melihat mereka semua.


"Iya kak Dila" ucap mereka.


"Ya sudah aku berangkat Dulu,ayo Citra pak Dudung sudah menunggu kita" ucap Dila lalu berjalan keluar butik.


Mereka berdua pun berangkat menggunakan mobil butik yang dikendarai oleh pak Dudung sopir yang memang diperkerjakan Dila untuk mengendarai mobil butik.


"Pak,kita singgah dulu sarapan yah" ucap Dila.


"Iya neng" ucap pak Dudung.


Mereka singgah untuk sarapan dan membeli minuman serta beberapa cemilan untuk dimakan didalam mobil selama perjalanan,karena perjalanan yang cukup jauh.


Siang harinya mereka singgah makan siang di warung terdekat,mereka memilih memakan bakso.


Saat sedang menikmati makan siang mereka,tiba-tiba saja ponsel Dila berdering dari dalam tasnya.


Dila melihat layar ponselnya lalu tersenyum,dan menggeser layar hijau bergambar telpon itu.


"Ya hallo James" ucap Dila.


"Hallo sayangku,kau ada dimana sayang aku mendengar suara mobil serta motor,apakah kau sedang dijalan?" tanya James.


"Ya sayang,aku sedang melakukan perjalanan keluar kota,sementara ini kami sedang beristirahat dan makan siang diwarung" Jawab Dila.

__ADS_1


"Oh ya,apakah kau sendiri sayang?" tanya James pada Dila.


"Tidak sayang,aku bersama pegawaiku dan sopir" Jawab Dila.


"Berhati-hatilah di jalan sayang,sayang apakah kau sudah menerima hadiah dariku?" tanya James.


"Ya James,terima kasih atas hadiah yang kau berikan sayang,tapi itu terlalu mewah buatku" jawab Dila.


"Itu untuk dirimu sayang,terimalah" ucap James.


"Tapi itu terlalu mahal James" ucap Dila.


"Tidak sayang,kau pantas mendapatkannya" ucap James.


"Kau juga mengancam Jhon kan,ck kau ini memang senang sekali mengancamnya" ucap Dila.


"Tidak sayang,aku hanya tidak ingin jika kau tidak menerima hadiah dariku" ucap James.


"Hmm baiklah aku menerimanya,terimakasih untuk hadiahnya sayang" ucap Dila.


"Iya sayang" ucap James.


"Ya sudah sayang aku akan makan dulu ya,aku sudah sangat lapar" ucap Dila yang melihat pesanannya tiba.


"Iya sayang,makanlah yang banyak,aku ingin melihat pipimu berisi,agar aku bisa menggigitnya,hehehe" ucap James kemudian tertawa.


"Ya sudah sayang makanlah,jika kau sudah sampai jangan lupa untuk mengabariku" ucap James.


"Baiklah James" ucap Dila.


Setelah selesai berbicara dengan James di telpon,Dila lalu memakan makanannya.


"Makanlah yang banyak pak Dudung dan kau juga Citra" ucap Dila kepada kedua pegawainya itu.


"Iya neng" ucap pak Dudung.


"Iya kak" ucap Citra.


Merekapun memakan makanan mereka,masing-masing dari mereka memesan dua porsi bakso.


"Huaaa kenyang sekali" ucap Citra sambil memegang perutnya yang terlihat buncit.


"Iya neng,bapak juga kenyang sekali,hehehe" ucap pak Dudung.


"Kalau begitu kita istirahat dulu ya pak di mobil" ucap Dila yang melihat Citra dan pak Dudung yang kekenyangan.


Merekapun istirahat di dalam mobil sebelum melanjutkan perjalanan,Dila menyuruh pak Dudung tidur di kursi tengah supaya bisa beristirahat dengan baik,karena pak Dudung yang akan menyetir,Dila tidak mau terjadi apa-apa di perjalanan mereka karena sopir yang mengantuk,dan ia dan Citra duduk didepan.


Dila tidak tidur,Sedangkan Citra sudah tertidur karena kekenyangan.

__ADS_1


Dila membaca novel online kesukaannya.Tanpa terasa dua Jam berlalu Dila pun membangunkan pak Dudung untuk melanjutkan perjalanan.


"Pak..pak..ayo kita lanjutkan perjalanan" ucap Dila.


"Iya neng" ucap Pak Dudung lalu bangun dari tidurnya.


"Hoaam sudah jam berapa kak?" tanya Citra.


"Sudah jam dua siang Cit" ucap Dila sambil melihat jam di ponselnya.


"Oh ya ampun,aku tertidur lama juga yah hehe" ucap Citra.


"Ayo kita berganti tempat,kita akan melanjutkan perjalanan jika tidak kita bisa-bisa akan sampai jam 9 nanti" ucap Dila lalu turun dari atas mobil dan masuk kembali di kursi bagian tengah.


"Neng ,bapak buang air kecil dulu yah" ucap Pak Dudung sambil pergi ke warung meminjam toilet.


"Ah kakak aku juga sepertinya ingin buang air kecil juga" ucap Citra.


"Sabarlah dulu Citra,kita tunggu pak Dudung untuk menjaga mobil,karena aku juga ingin ke toilet" ucap Dila yang juga sedang menahan perutnya yang ingin buang air kecil.


Setelah selesai melakukan panggilan alam,mereka bertiga lalu melanjutkan perjalannya,mereka sampai di jam 9 malam,mereka langsung pergi ketempat yang sudah di siapkan oleh pelanggan Dila.


"Ah akhirnya,aku bisa meluruskan tulang punggungku" ucap Dila yang sudah berbaring di kamar hotel tempat mereka akan menginap selama dua hari.


"Waah kak,kamarnya bagus sekali" ucap Citra sambil melihat keseluruh ruangan.


"Ya lihatlah sepuasnya Citra,aku mau mandi dulu,badanku terasa lengket" ucap Dila lalu berjalan menuju kamar mandi yang hanya dibatasi kaca berkabut.


"Iya kak,kakak mandilah duluan" ucap Citra sambil melihat-lihat keseluruh ruangan.


Setelah mandi Dila lalu mengeringkan rambutnya dengan pengering rambut yang ia bawa.


"Kau mandilah Cit,kita akan makan malam dibawah,nona Ceri mengundang kita untuk makan malam" ucap Dila sambil mengeringkan rambutnya.


"Iya kak" ucap Citra lalu masuk kedalam kamar mandi dan mulai mandi.


Dila,menelpon pak Dudung yang berada bersebelahan dengan kamar mereka,untuk bersiap.


Dila memang adalah seorang gadis yang sangat baik,dia tidak pernah membeda-bedakan pegawainya,baginya mereka semua adalah keluarga.


Setelah mereka semua siap,mereka lalu turun kebawah dan memenuhi undangan makan malam oleh pelanggan Dila yaitu nona Ceri.


.


.


.


Terima kasih sudah mau membaca karya author yah guys😊😊 Jangan lupa tinggalkan komentar, like dan vote nya yah guys..supaya author semangat Upnya🤗🤗🤗.

__ADS_1


__ADS_2