Suami Sempurnaku

Suami Sempurnaku
Aldo dan Nella 3


__ADS_3

🌸🌸Selamat Membaca🤗


Seminggu pun telah berlalu,Dila sudah bisa berjalan dengan baik,ia pun sudah bisa melakukan aktifitasnya kembali ke butik.


Pagi ini Adit datang menjemputnya di apartemennya untuk pergi ke butik miliknya,karena butik milik Dila satu arah dengan perusahaannya.


"Pagi sayang,bagaimana apakah kau sudah siap?". tanya Adit.


"Pagi juga sayang,Ya aku sudah siap". jawab Dila.


"Oke kalau begitu,ayo kita berangkat sayang". Ucap Adit mulai nenjalankan mobilnya itu.


"Oh iya sayang,apakah kau sudah sarapan?". tanya Adit yang menoleh melihat Dila.


"Hmm belum sayang". Jawab Dila.


"Kalau begitu kita mampir dulu di cafe dekat sini sayang untuk sarapan". Ucap Adit.


"Boleh juga sayang,ayo". ucap Dila.


Mereka pun berhenti didepan cafe tujuan mereka,tidak sengaja mereka bertemu James.


"Tuan James,aku tidak menyangka akan bertemu anda di tempat ini". sapa Adit pada James.


"Ya, aku juga tidak menyangka akan bertemu anda juga tuan Adit". ucap James sambil melihat ke arah Dila dengan wajah datarnya.


"Oh iya,perkenalkan tuan ini kekasih saya Dila".Ucap Adit memperkenalkan Dila pada James.


"Selamat pagi tuan James,senang bertemu dengan anda lagi". ucap Dila sambil menyalami James.


"Ya,senang juga bisa bertemu kembali denganmu nona Dila". ucap James sambil menatap Dila.


"Ternyata kalian sudah saling mengenal ya,wah baguslah kalau begitu". ucap Adit namun ada rasa cemburu,bagaimana tidak cemburu, wanita mana yang tidak tertarik dengan James yang sangat tampan,serta kekayaan yang dimilikinya,para wanita berlomba-lomba untuk mendapatkan hatinya dan tidak sedikit yang rela memberikan tubuhnya untuk di tiduri hanya untuk bisa mendapatkan keturunan dari pria didepannya ini,meskipun Adit tau jika kekasihnya itu tidak seperti wanita lain.


"iya sayang,tuan James adalah anak dari tante Julie" Ucap Dila.


"Oh ya..kebetulan sekali". ucap Adit.


"Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu tuan Adit". Ucap James.


"Iya tuan James". ucap Adit.


James pun masuk kedalam mobil,dan melanjutkan perjalanannya menuju perusahaannya.Sementara Adit dan Dila setelah mereka sarapan,Adit mengantar Dila kebutik barulah Adit ke kantornya.

__ADS_1


Sementara di dalam ruangan kerja Adit.


"Ibu,apa yang ibu lakukan disini?". tanya Adit pada ibunya.


"Memanngnya ada larangan yah,ibu datang kesini menemuimu". Jawab Rita.


"Tidak ibu,cuma aku lagi sibuk". ucap Adit sambil bersandar pada meja kerjanya,Adit sudah bisa menebak dalam hatinya pasti ibunya ingin membicarakan hubungannya dengan Nella.


"Ibu dan Ayah sudah sepakat dengan orang tua Nella,bulan depan kalian akan menikah". ucap Rita.


"Apa....Ibu, ibu tolong bu jangan paksa aku bu,aku dan Nella tidak saling mencintai bu". ucap Adit yang langsung duduk di kursinya dan memegang kepalanya sambil menunduk.


"Cinta itu akan datang jika kalian memberikannya pupuk,maka dari itu kalian harus segera menikah". Ucap Rita dan langsung meninggalkan ruangan kerja Adit.


Dunia Adit serasa akan runtuh,kepalanya terasa amat sangat sakit,dadanya seperti diremas memikirkan perkataan ibunya.


braaaakkkk( bunyi pintu yang dibanting).


"Apa benar yang dikatakan Nella jika bulan depan kalian akan menikah? Jawab Adiiit!". ucap Aldo sambil memegang kerah baju Adit.


yang ditanya masih terdiam menunduk,Adit tidak berani melihat wajah pria yang sudah dianggapnya sebagai kakaknya itu.


"Oh ya ampun....apa yang harus aku lakukan Adit,aku mencintai Nella ..aaaku sudah mengutarakan perasaanku padanya,dan ternyata dia juga mencintaiku Adit,kami sudah berpacaran Adit". ucap Aldo pada adiknya.


"Haah aku tambah pusing kak,aku juga sangat mencintai Dila kak". ucap Adit


Sementara itu dirumah Nella,


"Mom ..dad.. aku tidak mau menikah dengan Adit,aku tidak memiliki perasaan padanya,aku hanya menganggapnya sebagai kakak dan itu tidak lebih. Ucap Nella.


"Kenapa sayang,Adit itu baik untukmu Nella". Ucap Jesie.


"Ya...aku tau mom,kak Adit baik,tp aku tidak mencintainya,aaaku mencintai kak Aldo hu..hu..hu". ucap Nella sambil duduk disofa menunduk memegang wajahnya sambil menangis.


"Apa...yang kau katakan sayang". Ucap ibu Nella pada anaknya itu sambil mengelus rambut anaknya itu.


"Kami berdua saling mencintai mom". Ucap Nella pada ibunya.


"Mengapa kau tidak jujur dari awal sayang,berarti selama ini yang selalu menjemputmu bukan Adit melainkan Aldo". Ucap Jesie.


"Ya mom, aku takut jika kalian akan menyuruhku meninggalkan Aldo". Ucap Nella.


"Kenapa kau bisa berpikiran seperti itu nak,momy dan dady selama ini tidak pernah memaksakan kehendak kami berdua,momy dan dady berfikir jika kau memang menyukai Adit,dan ternyata kami salah". ucap Jesie.

__ADS_1


"Karena kau sudah mengakui semuanya,dady akan berbicara lagi dengan kedua orang tua Adit, tenangkan dirimu sayang,dady dan momy tidak akan memaksamu,jika memang Aldo adalah pilihan hatimu silahkan,yang penting kau bahagia nak". ucap Smith.


"Terimakasih momy..dady.. terimakasih sudah mau mendengarkan isi hatiku..aku sangat menyayangi kalian." Ucap Nella sambil memeluk kedua orang tuanya.


"Ya sudah,hapus air matamu itu sayang, dady tidak mau melihat anak kesayangan dady dan momy menangis seperti ini". ucap Smith pada anak gadisnya itu sambil memegang wajah anaknya dengan kedua tangannya.


"Ya dad". ucap Nella sambil menghapus air matanya.


"Nah gitu dong anak momy,senyum dong". Ucap Jesie.


"Jadi sekarang bagaimana mom ..dad..". Ucap Nella


"Ya seperti yang dadymu katakan tadi jika kami berdua akan berbicara lagi dengan orang tua Adit." Ucap Jesie.


"Semoga saja mereka mau mengerti". ucap Nella.


"Mereka memang harus mengerti,tidak bisa memaksakan perasaan seseorang walaupun itu anaknya sekalipun". Ucap Smith.


"Ya kau benar honey". Ucap Jesie.


Aldo bergegas kembali kerumahnya untuk membicarakan masalah ini kepada ayah dan ibu,jika pernikahan ini tidak boleh terjadi.


"Ibu .. ayah... apa benar kalian akan menikahkan Adit dan Nella?". tanya Aldo.


"Ya nak". jawab Yoga.


"Ayah ..bu.. aku minta maaf jika kejujuran serta perkataanku nanti akan membuat kalian marah,tapi aku harus mengatakan bahwa pernikahan ini tidak boleh terjadi". ucap Aldo tertunduk.


"Apa yang kau katakan Aldo?". tanya Rita.


"Ayah ibu .. mereka berdua tidak saling mencintai". ucap Aldo.


"Ya Ayah dan ibu tau itu nak". ucap Yoga.


"Cinta itu datang jika sudah mereka jalani,Aldo..Jadi jangan halangi adikmu untuk menikah dengan Nella". Ucap Rita.


"Aku mencintai Nela, kami sudah berpacaran,kami saling mencintai". ucap Aldo yang langsung saja mengangkat kepalanya memberanikan diri untuk menatap kedua orang tuanya.


Yoga dan Rita merasa kaget mendengar perkataan Aldo..


Plaak....(bunyi suara tamparan)..Rita menampar Aldo..


"Kau....dasar anak tidak tau diuntung...kau". ucap Rita yang kaget mendengar penuturan Aldo yang sudah dianggapnya seperti anaknya sendiri .

__ADS_1


"Maafkan aku bu". ucap Aldo sambil berlutut didepan ibunya dan memegang kedua kakinya.


Terima kasih sudah mau membaca karya author yah guys😊😊 Jangan lupa tinggalkan komentar, like dan vote nya yah guys..supaya author semangat Upnya🤗🤗🤗.


__ADS_2