Suami Sempurnaku

Suami Sempurnaku
Tante bule


__ADS_3

🌸🌸Selamat membaca🤗🤗


.


.


.


"selamat pagi semuanya"sapa Dila pada karyawannya.


Dila menjalankan bisnis keluarganya yang diwariskan orangtuanya kepadanya.


"selamat pagi kak Dila"ucap mereka dengan kompak,semua karyawan butiknya Dila memang sengaja untuk menyuruh mereka untuk memanggilnya dengan sebutan kakak.


"selamat pagi besti akooh yang cantik tik tik nan membahana...hehehehe".ucap Lani sapa Lani pada sahabat baiknya,sambil memeluk Dila.


Lani adalah sahabat rasa saudara yang dimiliki Dila. Dila mengajaknya untuk bekerja di butik miliknya sekaligus mempercayakan sahabatnya untuk membantunya mengurus beberapa butik miliknya yang lain.


"Selamat pagi juga Lani" ucap Dila sambil membalas pelukan sahabatnya.


"Ada apa La,sepertinya hari ini kamu kurang bersemangat" ucap Lani.


Sambil menggandeng bahu sahabatnya itu masuk kedalam ruangan kerjanya.


"Aku lagi sedih Ni" jawab Dila.


"Iya La,ceritakanlah apa yang membuatmu bersedih?!" ucap Lani pada sahabatnya itu.


"Aku bingung, aku ..aku.. harus bagaimana Ni, hubungan aku sama Adit masih di tentang ibunya Ni..!" jawab Dila.


Lani masih mendengarkan sahabatnya.


"Semalam Adit menelponku,dan dia juga sama bingungnya denganku,ibunya terus menerus menyuruhnya untuk meninggalkan aku" ucap Dila.


Dila tertunduk menutup kedua matanya,air mata yang sudah ditahannya semalam,yang membuatnya tidak bisa tidur nyenyak tidak bisa lagi di tahannya.


"Sedih" satu kata yang sedang menggambarkan hati seorang gadis cantik. Adit adalah cinta pertama Dila,meskipun mereka berpacaran hampir 2 tahun namun Adit tidak pernah meminta hal-hal yang aneh pada Dila,itulah yang membuat Dila sangat mencintainya.Tapi, cinta mereka belum mendapat restu dari ibu Adit yang membuat Dila sangat sedih,sebenarnya Adit bisa saja tidak mendengarkan ibunya dan menikah dengannya, namun Dila tidak mau.


"cup..cup..aku tidak bisa memberikan solusi bagimu La,tapi aku hanya bisa memberikanmu pelukan hangatku " ucap Lani dan tersenyum pada sahabatnya itu sambil memeluknya untuk menenangkannya.


"terimakasih Ni, sudah mendengarkan keluh kesahku.Kau memang sahabat terbaikku" membalas pelukan sahabatnya.


tok..tok...tok..suara pintu di ketuk


"Permisi kak,di depan ada ibu-ibu bule yang mencari kak Dila" ucap Citra salah satu karyawannya.


"Oh iya,aku akan segera kedepan!,terimakasih Citra" Ucap Dila.

__ADS_1


Sambil berdiri menyusul Citra.


"Aku kedepan dulu besti" ucap Dila pada Lani sambil menghapus air matanya dan tersenyum.


"Ya..ya..ya..besti hehhe" jawab Lani sambil mengibaskan tangannya dan melanjutkan pekerjaannya.


Didepan ibu-ibu bule sedang duduk diruang tunggu yang khusus disediakan untuk pengunjung butik.


"Selamat pagi bu,apakah ibu mencari saya" ucap Dila sambil membungkuk memberi salam.


"Selamat pagi nak" ucap Julie sambil membuka kaca matanya.


"Tante" ucap Dila yang terkejut dengan siapa yang dilihat.


"Ya ini tante,tante kangen sama kamu" ucap tante Julie.


"Kapan tante tiba,di indonesia..kenapa tante tidak mengabariku?" tanya Dila sambil memeluk tante Julie.


"kejutan sayang,kejutan untukmu" jawab tante Julie sambil membalas pelukan Dila.


"Ah tante , oh iya dari mana tante tau alamatku?" tanya Dila.


"ha..ha..ha ..tante punya banyak kenalan juga disini sayang,dan untuk menemukanmu bukanlah hal sulit bagi tante, tante juga datang melihat bisnis tante disini" jawab tante Julie.


"oh..ya..ya..ya.. tante memang hebat,oh iya tante ayo silahkan masuk kita kedalam duduk didalam saja,aku masih ingin berbicara yang banyak dengan tante he..he..he.." ucap Dila.


Tante Julie merupakan dosen Dila sewaktu di paris,saking akrabnya mereka berdua orang lain bisa berfikir mereka ibu dan anak. Tante Julie hanya memiliki seorang putra dari pernikahannya dengan suaminya yang sudah meninggal sewaktu putranya berumur 10 tahun,namun tante Julie enggan untuk menikah lagi,dia lebih fokus untuk mengurus anaknya dan sekaligus perusahaan yang ditinggalkan suaminya. Setelah anaknya sudah berumur 25 tahun barulah dia menyerahkan perusahaan pada putranya itu,sementara itu tante Julie sendiri lebih memilih menjadi dosen untuk menyibukkan dirinya.


"Da...da..tante hati-hati di jalan yah,jangan lupa hubungi aku jika tante sudah sampai di tempat tujuan.. he..he..he" ucap Dila.


"Ha..ha..ha..terimakasih sayang,iya tante pulang dulu ya sayang,oh iya ingat besok malam datang kerumah tante ya!?,giliranmu untuk berkunjung kerumah tante" ucap tante Julie sambil masuk kedalam mobilnya.


"iya tante" jawab Dila.


Dila menunggu mobil yang membawa tante Julie hilang dari padangannya barulah ia masuk kembali kedalam butik miliknya,menuju ruang kerjanya.


tok..tok..tok


"Masuk" ucap Dila sambil berdiri.


Lani masuk kedalam,jiwa keponya seakan ingin langsung menanyakan pertanyaan beruntun untuk sahabatnya.


"Hah aku pikir siapa" ucap Dila sambil duduk kembali,ia sedang menunggu Adit datang menjemputnya untuk makan siang.


"Siapa,tante bule tadi La?" tanya Lani.


"Yang mana?" Dila bertanya balik.

__ADS_1


"Haishh itu tante bule yang cantik tadi" jawab Lani dengan gemas.


"Ooohh..ituuu..".ucap Dila yang sengaja membuat sahabatnya itu menjadi gemas dengan dirinya.


"Iya itu" ucap Lani yang sudah tidak sabar menanti jawaban sahabatnya.


"Ohhh ituuuu...he..he..he..itu ..tante Julie,yang sering kuceritakan padamu,dosenku sewaktu aku kuliah di paris" jawab Dila.


"Oh iya,bukankah tante julie yang sering kau ceritakan itu mempunyai seorang putra ya? apakah kau sudah pernah melihatnya besti? apakah ganteng cakep?Apakah dia sudah punya cewek?" tanya Lani dengan mata berbinar sambil menaik turunkan kedua alisnya.


"Ha..ha..ha..ah kau ini,bertanya itu satu-satu..lagian ganteng dan cakep itu artinya sama besti". jawab Dila yang merasa lucu dengan pertanyaan sahabatnya yang jika sudah membahas soal lelaki,sahabatnyalah yang nomor satu.


"Aku hanya ingin tau besti,siapa tau putranya bisa dijodohkan denganku..ha..ha..ha.." ucap Lani.


"Oh ya ampun..kau ini jika mengenai lelaki kaulah nomor satunya" ucap Dila sambil memegang dan menggelengkan kepalanya yang tak sakit.


"Besti..ya ampun emaknya aje cakep,apalagi anaknya..beehh pasti cakepnya minta di ampuninn" ucap Lani sambil mengibaskan tangannya.


Dila masih melihat Lani dengan tatapan malasnya.


"Oh iya ..atau denganmu,jadi tinggalkan saja Adit,supaya kau tak pusing lagi memikirkan ibunya itu" ucap Lani pada sahabatnya itu.


"Besti,kau tega sekali menyuruhku meninggalkan...Ad..." ucap Dila.


Namun perkataannya terpotong karena melihat Adit yang masuk tanpa mengetuk pintu


"Meninggalkan siapa sayang?" tanya Adit pada Dila.


Adit masuk kedalam ruang kerja milik Dila.


"Meninggalkanku..ya.ya..Dila kau tega meninggalkanku..hu..hu..hu,akooh juga mau ikut Dila" jawab Lani yang langsung saja mendapat anggukkan dari sahabatnya itu.


"Ya..ya.. ayo sayang kita tinggalkan saja dia,aku sudah sangat lapar sayang" ucap Dila sambil memegang tangan kekasihnya dan keluar dari ruang kerjanya.


"Besti oh besti..kau tega..tega..teganya dirimu pada..a..a..ku..,loh kok jadi nyanyi sih" ucap Lani yang langsung mengusap dadanya.


"Untung saja"batin Lani.


Tanpa memikirkan lagi perkataan sahabat kekasihnya itu Adit mengajak Dila menuju parkiran dan masuk kedalam mobil,mereka pergi untuk makan siang. Adit memang selalu menjemput Dila untuk makan siang dan kalau pagi Adit juga menjemput Dila dari rumah kebutiknya ataupun menjemputnya dari butik kerumah,rumah mereka juga satu arah jadi memudahkan Adit,begitu setiap harinya. Disitulah mereka mengambil waktu luang sambil berpacaran karena Adit yang selalu sibuk dengan pekerjaannya begitupun sebaliknya dengan Dila yang disibukkan dengan .


.


.


.


Hai..Terima kasih sudah mau membaca karya author😊. Jangan lupa Vote dan tinggalkan komentar yah guys,supaya author lebih semangat 💪lagi Upnya🤭😃

__ADS_1


__ADS_2