
🌸🌸Selamat membaca🤗🤗
.
.
.
Sore harinya Dila setelah selesai dengan pekerjaannya di butik,ia langsung saja pulang kembali ke apartemennya menggunakan mobil yang di berikan James.
Setelah sampai di rumah Dila membaringkan tubuhnya diatas sofa "Ahhh aku sangat lelah" ucap Dila sambil menguap.
Dila lalu masuk kedalam kamarnya,ia kemudian masuk kedalam kamar mandi setelah itu ia melepaskan seluruh pakaiannya dan mulai merendam tubuhnya ke dalam bathtub.
Setelah beberapa menit berendam,Dila lalu mulai membilas badannya,kemudian memakai jubah mandinya,setelah itu memakai baju rumahnya.
Dila lalu mulai melakukan rutinitas sehari-harinya memasak makanan untuk di makan malam harinya.
Setelah selesai,Dila mulai duduk di sofa sambil duduk menikmati teh dan beberapa cemilan yang di buatnya.
Dila mulai membuka aplikasi hijaunya,dan melihat beberapa pesan yang dikirim Clark.
"Hai apa kau sudah dirumah☺".
"Ya aku sudah dirumah".
"Apa aku bisa menjemputmu besok dan mengantarmu ke butik?🤔".
"Tapi itu akan membuatmu repot Clark".
"Tidak Dila,aku dengan senang hati mengantarmu😊❤".
Dila lalu masih memeperhatikan pesan dari Clark,lalu menarik nafasnya dan menghembuskannya.
"Baiklah Clark🙂" balas Dila.
Setelah selesai membalas pesan Clark. Dila lalu meletakkan ponselnya.
Di lain tempat,Clark dan Ceri sedang memperebutkan ponsel.
"Ceri stop,kau akan membuat Dila menjahuiku" ucap Clark yang sedang mengangkat tangannya sambil memegang ponselnya.
"Tidak kak,kau lihat saja dia akan membalasnya" ucap Ceri.
Clark lalu melihat kembali ponselnya "Kau lihat dia hanya membaca pesanku,tanpa di balas!" ucap Clark sambil memperlihatkan ponselnya.
"Mungkin dia sedang berbunga-bunga kak,menerima pesan yang berisi hati" balas Ceri sambil tersenyum menggoda Clark yang seperti kebakaran jenggot.
__ADS_1
ting..
Clark lalu melihat kembali ponselnya dan mulai tersenyum,Ceri memperhatikan kakaknya dan melihat ponsel Clark "Aku bilang juga apa kan kak, Dila pasti akan membalas pesanmu itu kak!" ucap Ceri lalu menepuk bahu Clark.
"Dila membalas pesanku Cer" ucap Clark sambil tersenyum.
Ceri sambil memutar bola matanya malas "Iya kak aku tau!,sekarang berikan aku hadiah kak" ucap Ceri sambil menjulurkan tangannya ke depan.
"Apa yang kau mau Ceri?cepatlah ! mumpung aku lagi senang" ucap Clark.
"Hmm aku ingin tas keluaran terbaru ini" ucap Ceri sambil memperlihatkan ponselnya.
"Hais kau ini mau membuatku bangkrut yah" ucap Clark sambil melihat ponsel Ceri yang disana terdapat gambar tas keluaran terbaru.
"Ya ampun kak,astaga sama adik sendiri perhitungan sekali! ck" ucap Ceri sambil meletakkan tangan di pinggangnya.
"Oke baiklah" ucap Clark lalu mulai membuka ponselnya dan membeli tas yang di inginkan Ceri "Nih aku sudah membelikan tas yang kau inginkan.
Ceri lalu memeluk Clark "Kau memang kakakku yang paling baik" ucap Ceri.
Di paris,James sedang berkutat dengan beberapa berkas yang membuatnya jarang untuk menghubungi Dila.
"James,kau sibuk sekali nak,apa kau sudah menghubungi Dila" ucap Julie yang baru saja datang melihat anaknya James.
Tanpa mengalihkan pandangannya dari berkas-berkas yang berada di meja kerjanya "Aku belum menghubunginya bu!,aku ingin menyelesaikan semuanya secepat mungkin agar aku bisa menemuinya bu" ucap James.
"Aku yakin padanya bu" ucap James sambil melihat ibunya.
Julie tersenyum melihat James "Apakah kau sudah menyatakan cinta padanya James?" tanya Julie pada James.
James menaruh berkas di atas meja dan melihat ibunya "Belum ibu" jawab James kemudian kembali bertanya "Apakah aku harus memeberitahukannya bu?" tanya James.
Julie tidak habis pikir James meninggalkan Dila dan kembali ke Paris tanpa sebuah kepastian,Julie menarik nafas dan menghembuskannya "Nak,semua wanita membutuhkan sebuah pengakuan,berarti sekarang ini Dila menganggap kalian belum resmi James,dan siapapun yang mendekatinya sekarang bisa saja mengambilnya darimu" Jelas Julie pada James.
James terdiam mendengarkan kata-kata ibunya "Terima kasih bu,aku akan menyatakan perasaanku yang sebenarnya pada Dila" ucap James sambil tersenyum melihat ibunya,James lalu berdiri dan memeluk Julie.
Julie membalas pelukan James lalu berkata "Harus nak,kau harus secepatnya mengatakan hal itu pada Dila" ucap Julie sambil melihat James.
James mengangguk dan tersenyum pada ibunya "Pasti bu" ucap James.
"Kalau begitu ibu pulang dulu,kau lanjutkan pekerjaanmu,agar kau bisa secepatnya kembali ke Indonesia,menemui Dila" ucap Julie sambil menepuk bahu James.
Julie lalu keluar dari ruangan kerja anaknya,James kembali memikirkan kata-kata ibunya. James memang sama sekali belum mengutarakan isi hatinya pada Dila,James berfikir hanya dengan perhatian itu sudah mewakili perasaan cintanya pada Dila.
Namun yang tidak di ketahui James,jika itu tidaklah cukup bagi seorang wanita.
James kemudian menelpon Jhon.
__ADS_1
"Hallo Jhon,berita apa yang kau punya?" tanya James pada Jhon.
"Tuan,nona Dila saat ini sedang berkenalan dengan kakak dari Ceri sahabat dari Nella" ucap Jhon.
"Terus apa lagi Jhon?" tanya James.
"Mereka sudah bertukar no telpon,tuan" ucap Jhon.
"Jhon aku akan berangkat malam ini juga,kau siapkan segala sesuatunya di situ Jhon,aku ingin langsung melamar Dila" ucap James membuat Jhon kaget dengan perkataan tuannya yang kadang terdengar tidak masuk akal.
Dila yang sedang meminum tehnya tiba-tiba saja batuk "Uhuk..uhuk uhukk ya ampun siapa yang sedang membicarakanku" ucap Dila sambil mengelus dadanya.
James sengaja menyuruh Jhon untuk tinggal dan mengawasi Dila,ia tidak ingin jika ada seseorang yang mendekati incarannya itu,apalagi mencoba menyakiti Dila.
Seorang wanita yang baik hati yang mampu memikat hatinya,karena kebaikan hatinya.
Keesokan paginya Dila,sudah bersiap akan ke butik.
ting..pesan dari Clark.
"Dila,aku sudah ada di bawah" pesan Clark.
"Baiklah aku akan segera ke bawah" balas Dila.
Dila lalu menutup pintu apartemennya lalu masuk kedalam lift.
Setelah sampai di bawah Clark sedang menunggunya.
Di dalam mobil "Besok malam minggu apa kau ada janji?" tanya Clark sambil melihat Dila.
"Tidak ada Clark" jawab Dila.
"Kalau begitu,apakah aku bisa mengajakmu makan malam?" tanya Clark lagi pada Dila.
"Iya Clark" ucap Dila sambil tersenyum.
Clark tersenyum sambil melihat ke depan.
Setelah sampai di butik,Dila langsung turun dari atas mobil yang di bukakan oleh Clark "Terima kasih Clark" ucap Dila lagi-lagi tersenyum.
"Ini sudah tugasku Dila,melayani wanita cantik sepertimu" ucap Clark sambil melihat Dila dan tersenyum.
.
.
.
__ADS_1
Terima kasih sudah mau membaca karya author yah guys😊😊 Jangan lupa tinggalkan komentar, like dan vote nya yah guys..supaya author semangat Upnya🤗🤗🤗.