
Mira lalu tidak bisa tidur lagi karena tadi di mobil tidur cukup lama, Mira hanya guling ke kanan dan kekiri sampai merasa bosan.
Lalu Mira yang merasa haus, memutuskan untuk keluar dari kamar. Mira keluar dari kamar yang di tempatinya lalu mencari keberadaan dapur, dan karena sudah malam tidak ada orang satu pun yang bisa di tanya.
Lalu Mira berjalan tidak tau arah, dan ahirnya Mira mendengar ada bunyi pada ruangan dan lampu pun menyala, Mira lalu melihat ke ruangan itu, dan ternyata itu ruangan untuk olahraga, dan ada Bara yang sedang nge gym.
Mata Mira langsung terbuka lebar saat melihat badan Bara yang berotot sedang melakukan pukulan seperti bertinju. dengan keringat yang membanjiri badanya.
Rupanya Bara tersadar ada yang sedang melihatnya, Bara pun menengok ke arah pintu, Bara pun kaget melihat Mira malam malam bukanya tidur tapi malah keruangan olahraga.
Mira langsung berbalik dan akan pergi saat Bara melihat dirinya.
"Tunggu,, "kata Bara pada Mira saat Mira akan pergi.
"Kamu ngapain malam malam keluyuran, bukanya tidur,, mau mencuri kamu yah,, ?"Mila langsung melotot mendengar perkataan Bara.
"Enak aja mau mencuri, Saya tuh haus lagi cari dapur buat ambil minum, tapi dari tadi ngga ketemu itu dapurnya,, "
"Pasti bohong,, dapur mana ada di ruang depan, adanya tuh ruang belakang,, "
"Ya mana Saya tau, orang ruang depan dan ruang belakang aja tidak tau,, udah ah malas Saya berdebat dengan anda, mending saya lanjut cari dapur,, "sambil pergi meninggalkan Bara. sebenernya dalam dada Mira merasa deg degan juga karena Bara tadi berdiri sangat dekat dan tidak memakai kaos hanya pakai celana pendek, otot ototnya terlihat sangat bagus, perutnya sampai kotak kotak gitu.
"Aduhhh,, rumah kok ya besar gini, sampai mau cari dapur buat minum aja susah amat,, "sambil berjalan Mira bicara, dan Bara yang dengar hanya tersenyum.
Bara rupanya mengikuti Mira dari belakang, dan Mira tetap saja belum menemukan dapur, lalu Bara yang kasihan menarik tangan mira, Mira yang kaget sedikit teriak.
"Jangan teriak, brisik.ganggu orang tidur nanti, "
__ADS_1
"Ya lagian bikin kaget,, lepas,,, ngapain sih pegang pegang,, "tapi Bara tidak melepaskan tangan Mira.
"Diam lah,, akan Aku tunjukan dapurnya,"
"Iya,, tapi jangan pegang tangan saya,, Saya ngga mau di pegang olehmu,, "Bara ahirnya melepaskan tanganya, dan sepertinya Mira sangat jiji padanya, itu yang ada di fikiran Bara, tapi sebenarnya Mira merasa grogi di pegang oleh Bara dan dalam dadanya makin dagdigdug.
"Ini dapurnya, ambilah minum, dan itu menuju kamar yang kamu tempati tadi,, "kata Bara lalu pergi meninggalkan Mira, Mira langsung mengusap dadanya.
Setelah Mira minum, Mira juga membawa minum ke kamarnya, takut nanti malam haus lagi. setelah sampai di kamar Mira lalu tiduran dan terus mencoba tidur.
Ahirnya Mira pun tertidur, dan pagi harinya Mamah membangunkan Mira. Mira yang kaget langsung membuka matanya dan langsung bangun untuk membuka pintu.
"Pagi Mir,, gimana tidurnya, nyenyak,,? "tanya Mamah.
"Maaf Tante,, Mira baru bangun, tidur Mira sangat nyenyak, "
"Tapi Tante,, Mira ngga enak nanti jadi merepotkan, "
"Ngga merepotkan, Ini bajunya dan sanah mandi, keburu siang nanti Mira telat lagi,, "Mira lalu mengangguk.
Mira menutup pintu setelah Mamah pergi, dan langsung mandi karena sudah siang. Baju yang Mamah berikan rupanya sangat bagus dan dari merek terkenal, di pakainya juga sangat nyaman.
Setelah Mira rapi, Mira pun keluar dari kamar, dan menuju Meja makan.
"Mira ayo sarapan dulu,, "
"Tapi Tante ini sudah siang, Mira langsung berangkat aja yah, Mira nanti sarapan di tempat kerja aja,, "
__ADS_1
"Oh gitu ya udah, ini roti di bawa yah, nanti di makan di mobil kan bisa, "sambil memberikan kotak yang berisi roti.
"Tapi Tante,, "
"Udah bawa, "Ahirnya Mira pun menerimanya, dan Mira di antar sopir, sedang Bara dan Papahnya sudah berangkat dari tadi karena akan ada rapat pagi di kantornya.
Mira di antar supir, dan sampai di tempat kerjanya, Mira langsung kerja seperti biasa, Mira juga membawa tas ranselnya dan di letakan di bawah meja.
Sore hari hari saat Mira pulang kerja, Farel yang menjemputnya, saat tadi siang Farel sudah menelfon Mira dan mengatakan kalau akan menjemputnya.
"Halo sayang,,,Aku kangen banget,, "sambil memeluk Mira, saat Mira sudah masuk ke dalam mobil.
"Sama Mas,, Aku juga kangen banget,, "
Lalu Farel melepaskan pelukanya dan menjalankan mobilnya.
"Sayang kita makan dulu yuk, Aku sudah janjian sama teman teman mau makan malam bersama,, "
"Terserah Mas aja, Aku ngikut, "
Lalu Farel membawa mobilnya menuju cafe milik Bara, dan Mira hanya ikut karena belum tau cafe Bara kaya apa.
Saat sampai Farel mengandeng tangan Mira, dan masuk ke dalam cafe. dan buat teman teman Bara ada ruangan kusus. saat masuk ruangan itu ternyata sudah pada datang semuanya.
Bara melihat keara Mira dan Farel, dan tangan mereka saling bergandengan, tatapan Bara di sadari oleh Mira, dan Mira terlihat salah tingkah, karena merasa risih dan tidak enak dengan tatapan Bara.
Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih...
__ADS_1