Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta

Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta
Berdarah Dan Terluka


__ADS_3

Bara menggendong Mira masuk ke dalam kamar,dan sampai di kamar Mira di tidurkanya di kasur dengan pelan,Bara juga ikut tiduran di samping Mira,dan memiringkan badanya agar menghadap Mira.


Mereka berdua tidak ada yang bicara,tapi mereka saling pandang dan tersenyum,tangan satu Bara menyangga kepalanya,sedang tangan satunya mengusap pipi mulus Mira.


"Aku menginginkanmu malam ini,apa Aku boleh meminta hak ku sebagai seorang suami untuk memilikimu seutuhnya,,"Kata Bara,Mira mengangguk pelan.


Bara tersenyum senang,Bara lalu mencium kening Mira cukup lama.


Ciuman Bara lalu turun kemata dan pipi,lalu turun ke bibir,di bibir Bara cukup lama,mereka berdua sangat menikmatinya,Mira sekarang sudah langsung bisa mengimbangi ciuman Bara,Mira ikut melu*mat bibir Bara .


Posisi Bara sekarang ada di atas badan Mira,mereka masih berciu*man.Bara lalu melepaskan cium*anya karena Mira sudah terlihat kehabisan nafasnya setelah 10 menit mereka berciu*man.


Lalu Tangan Bara melepaskan kancing kancing baju Mira,setelah terlepas semuanya,Bara lalu meremas dada Mira dengan kedua tanganya,Mira yang baru merasakan dadanya di remas seperti itu langsung mengeluarkan suara dari bibirnya.


"Massss,,,,"


Bara lalu mencium leher Mira,dan Badan Bara seperti sudah menujukan reaksi aneh,Bara merasakan aliran darah di badanya memanas,dan otaknya serasa tidak merasa puas.


Bara mencium leher Mira dengan kasar,seperti di gigitnya,sampai Mira berteriak kesakitan.


"Aaww,,Mass sakit,,"tapi Bara tidak mendengarnya ,justru berpindah lagi mencium leher Mira,leher Mira bukan hanya Merah tapi ternyata lecet,tapi keduanya belum ada yang tau,Mira hanya merasa perih di lehernya setelah Bara menye*dotnya lalu seperti di gigit.dan Mira terus berteriak kesakitan.


Bara tidak mempedulikan teriakan Mira yang kesakitan,dan tangan Bara meremas Dada Mira juga dengan sangat kasar.

__ADS_1


Mira sudah mendorong Bara agar berhenti,tapi Bara yang otaknya sedang tidak sadar ,masih tetap menciumi Mira,dan tiba mulut Bara ada di dada Mira,Bara menyedotnya dengan sangat kasar,lalu menggigit ujung daging dada yang kecil dengan giginya,dan menariknya.itu membuat Mira sangat kesakitan .


Mira berteriak sangat kencang sampai kepalanya terangkat ,untung kamar Bara kedap suara,jadi yang di luar tidak mendengar teriakan Zara,Zara sampai mengeluarkan air mata karena kesakitan.


"Maaasssss,,,sakittttt,,,, "Bara langsung menghentikan gigitanya di daging kecil yang ada di dada Mira.


Saat Bara melepaskanya,Bara langsung melihat darah dari daging kecil itu,dan Bara juga melihat wajah Mira yang kesakitan juga menangis.


Nafas Bara langsung tidak terkotrol,dan badanya terasa panas,Bara bangun dari atas badan Mira dan Bara langsung lari ke kamar mandi.


Mira tergeletak lemas di atas kasur dan sangat mengenaskan kondisinya.leher dan dadanya terasa sakit dan perih,Mira pun menangis.


Di kamar mandi Bara menyalakan kran air dingin ,lalu Bara berdiri di air dingin itu agar hawa panas di badanya mereda.


Bara lalu menggunakan tanganya yang terkepal menonjok tembok kamar mandi.


Bara merasa sakit,sedih dan takut sekarang,fikiran Bara Mira pasti benci dan marah padanya.Bara di kamar mandi membanting semua barang yang adA di kamar mandi,karena marah pada dirinya sendiri.


Mira yang mendengar keributan di kamar mandi lalu bangun dengan menahan perih,dan mengancing bajunya asal.


"Mas,, ada apa Mas,,kamu kenapa,,,Mas,,"sambil mengetuk pintu kamar mandi.


Tapi Bara tidak menjawab,Mira lalu membuka pintu kamar mandinya karena takut ada apa apa.

__ADS_1


"Mass,,,"Mira melihat tangan Bara yang berdarah dan kamar mandi yang berantakan.


Mira lalu mendekati Bara yang terduduk di lantai,Bara kaget dan langsung sadar ketika Mira mengusap pundaknya.


"Mas,,,,"Mira lalu memeluk Bara,Bara diam sambil menangis,untung saja air kran masih mengalir,jadi Mira tidak melihat Bara menangis.


"Mas,,tanganmu terluka,,ayo kita kekamar biar Aku obati,,"Bara tidak menjawab,tapi menurut saat Mira mengajaknya bangun.


Baju mereka pun basah,lalu Mira mengambilkan handuk untuk Bara dan untuknya.


"Aku ambilkan baju buat Mas dulu,tunggu yah"Mira keluar dari kamar mandi,lalu mengambil baju buat Bara dan baju untuknya juga.


Mira membukakan baju Bara dan juga membantu memakai bajunya.setelah mereka ganti baju keduanya keluar dari kamar mandi.


Mira mengusap darah di tangan Bara lalu memberi salep,Bara meringis kesakitan,dan Bara yang teringat Mira juga terluka,langsung melihat ke leher Mira,dan ternyata leher Mira pada lecet lecet.


"Maaf,,Aku ngga bermaksud menyakitimu,sungguh,,"Bara langsung menggenggam tangan Mira sambil di ciuminya.dan Bara pun menangis.


"Mas,,Aku ngga papa,,nanti di kasih salep juga sembuh,"kata Mira.


Lalu Bara mau memberi salep ke luka Mira,tapi Mira melarangnya,karena tangan Bara sedang sakit,Mira lalu menyuruh Bara untuk tidur,karena Badan Bara sangat dingin.


Jangan lupa,like komen dan votenya,trimakasih....

__ADS_1


__ADS_2