Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta

Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta
Mira Bicara Pada Farel Tentang Pernikahanya


__ADS_3

Bara dan Mira saat ini sedang duduk di teras belakang rumah, sedang para orang tua sibuk menyusun rencana untuk besok sore, karena keluarga Bara orang yang cukup kaya, jadi melakuan pendaftaran menikah ke pengadilan pun hanya menyuruh orang saja.


"Kalau kamu mau menolak atau menggagalkan pernikahan ini, lakukan sekarang, karena kalau besok kita sudah menikah, kamu sudah tidak bisa lagi untuk menggagalkanya,, "kata Bara tanpa melihat Mira, Bara sedang menikmati rokok dan matanya melihat ke depan.


"Apa Mas ada cara atau ide untuk menggagalkan pernikahan kita besok,,? "Bara menggeleng.


"Aku tidak punya rencana atau ide untuk itu, karena Aku tidak ingin membuat keluargaku malu,, tapi Aku juga tidak akan mempermainkan pernikahan ini, karena bagiku pilihan orang tua itu pasti yang terbaik, dan prinsipku menikah hanya sekali seumur hidup,, "


"Tapi kita tidak saling cinta kan Mas, itu sepertinya akan sulit,,"


"Kita tidak tau besok akan gimana tentang hubungan kita, siapa tau nanti justru kamu yang jadi bucin terhadap ku,, "


"Itu tidak akan mungkin,, "


"Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin,, "Mira hanya membuang nafasnya kasar karena merasa kesal terhadap Bara yang tidak bisa di ajak kerja sama.


"Apa kamu tidak mau memberi tau tentang pernikahan kita pada Farel,,? "tanya Bara.


"Saya harus bilang pada Mas Farel tentang pernikahan ini, tapi saya bingung mau mulai dari mana,, apa Mas mau bantu,, kita beri tau Mas Farel bersama sama,, "


"Baik lah,, Aku akan membantumu, sekarang telfon dia dan ajak ketemuan di restoran, kita akan bicara padanya bersama sama,, "

__ADS_1


"Iya Mas,, terimakasih yah,, "


"Ngga perlu berterimakasih, Aku melakukanya karena Aku tidak ingin persahabatanku denganya jadi bermasalah,, "


Mira lalu menelfon Farel, dan janjian ketemuan di restoran dekat rumah Bara, Mira juga bilang ingin mengatakan hal penting, jadi Farel langsung mengiyakan.


"Mah Pah, om dan tante,, Bara sama Mira mau keluar sebentar yah, ada sesuatu yang ingin kita beli,,"kata Bara meminta izin.


"Oh iya,, tapi jangan lama lama yah, soalnya nanti ada orang dari butik yang akan membawa baju untuk pernikahan kalian,, "yang menjawab Mamah.


Lalu Mira dan Bara menjawab Iya bersamaan, setelah itu mereka pun pergi bersama dengan menggunakan mobil Bara.


Hanya15 menit mobil Bara sudah sampai di parkiran restoran, lalu keduanya turun bersama, dan sampai di dalam ternyata Farel sudah sampai duluan.


"Sayang,, kamu mau ngomong apa, katanya penting,, Aku langsung berangkat ke sini setelah selesai kamu telfon loh,, "Mira melihat Bara sekilas, dan Bara hanya mengangguk pelan.


"Dulu Aku sudah pernah bilang ke Mas kan soal orangtuaku yang ingin menjodohkan Aku dengan anak teman mereka,, "Farel mengangguk.


"Ternyata orang tuaku benar benar melakukanya Mas, Aku di jodohkan dengan anak teman orang tuaku, dan Aku akan di nikahkan besok,, "


"Kamu pasti bohong kan sayang, kamu lagi ngerjain Aku kan,, "Mira menggeleng.

__ADS_1


"Aku ngga lagi becanda Mas, Aku aja kaget dan ngga mau dengan pernikahan itu, tapi Aku tidak punya keberanian untuk menolaknya Mas,"


"Kenapa kamu tidak bisa menolaknya, ini hidup kamu, kamu yang akan menjalankanya, kenapa kamu tidak berani mengatakanya, apa mungkin kamu juga suka dengan laki laki yang akan menikah denganmu itu,, "


"Ngga Mas, Aku sama sekali ngga mencintainya, Aku hanya mencintai kamu Mas, Aku melakukanya karena rasa baktiku pada orang tuaku, karena mereka telah membesarkanku dengan kasih dan sayang yang sangat besar, Aku anak satu satunya mereka, dan Aku ngga mau mereka kecewa padaku Mas,, "


"Kalau kamu mencintaiku, kita kabur aja, dan kita menikah, setelah kita menikah baru kita kembali dan meminta restu pada orang tuamu, gimana,, "Mira menggelengkan kepalanya.


"Aku ngga bisa Mas, Aku ngga mau membuat orang tuaku malu,, "


"Apa perasaanku tidak penting bagimu,,? "


"Aku tau Mas kamu pasti merasa sakit dan kecewa tentang ke putusanku ini, tapi Aku tidak bisa menolak keinginan orang tuaku, percaya lah Mas Aku sangat mencintaimu,, "sambil Mira menggenggam tangan Farel.


Sedang Bara dari tadi hanya diam dan melihat Mira dan Farel yang sedang berdebat.


"Aku dengan calon suamiku itu sudah membuat kesepakatan, dan kita berdua memang sama sama ngga saling cinta, jadi kesepakatan itu kita setujui,, "


"Kesepakatan seperti apa,,? "


"Kita tidak boleh ikut campur urusan masing masing, dan kamar kita juga terpisah, kita boleh membawa pacar kita ke rumah tapi tidak boleh menginap hanya main saja, "

__ADS_1


"Siapa laki laki yang akan menikah denganmu itu,? "


Jangan. lupa like komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2