
Bara dan Mira sudah sampai di rumah sakit,dan.langsung mencari Farel,karena telfonya ngga aktif,jadi Bara mencari ke ruang informasi pasien,setelah di cek Suster memberi taukan kalau pasien sedang di oprasi.
Bara menggandeng Mira menuju tempat oprasi ,dan Bara sudah melihat Farel yang sedang duduk sendiri di depan ruang oprasi.
"Rel,,"Bara memanggil Farel yang duduk sambil menunduk.
"Bara,,Mira,,kalian ,,"sambil bangun dari duduknya.Mira tersenyum tipis.
"Gimana keadaan istrimu,,?"
"Dia masih di dalam,Dokter sedang melakukan oprasi,,"
"Sayang duduk lah,,"Kata Bara pada Mira,setelah Mira duduk Bara dan Farel bicara lagi.
"Pak Ferel maaf sebelumnya,biyayanya sudah harus masuk setengah dulu,apa bapa sudah membayarnya,,"suster datang mendekati Farel yang sedang bicara dengan Bara.Farel yang belum membayarnya karena ngga ada uang merasa bingung,Farel baru menyiapkan uang 10 juta untuk lahiran dan ternyata sekarang terkena musibah ,karena Abet belum waktunya lahiran,dan uangnya masih kurang banyak kalau untuk oprasi.
"Sus apa bisa saya bayar 10 juta dulu,sisanya besik lagi,,?"
"Ngga bisa pak,harus masuk 15 juta dulu,sisanya baru boleh besok lagi,,"Farel diam karena Bingung,Mira yang melihat Farel terlihat bingung merasa kasihan,dan Mira ngga bisa bantu karena memang Mira ngga punya uang.
"Biar Aku yang bayarin aja,,"kata Bara.
"Ngga usah Bar,,Kamu juga sedang terkena musibah kan,jadi biar nanti Aku akan pinjam ke tempat kerjaku saja buat kuranganya,,"
"Udah ngga papa,soal masalahku sudah Aku tangani kok,,"sambil menepuk pundak Farel.
__ADS_1
"Sus saya yang akan bayarkan,di mana saya bisa membayarnya,,"
"Oh iya pak,silakan ikut saya,"Bara mengangguk.
"Sayang kamu di sini dulu yah,Mas mau ikut suster dulu,"
"Iya Mas,,,"kata Mira,lalu Bara pun pergi mengikuti susternya.
"Kamu sangat beruntung mempunyai suami yang sangat baik dan sukses,kalian berdua sangat serasi,,"kata Farel pada Mira sambil duduk dengan jarak bersebrangan.Mira hanya tersenyum dan mengangguk.
"Selamat yah atas kehamilanmu,semoga kamu dan anakmu selalu sehat sampai nanti melahirkan,,"
"Amin,,Iya Mas trimakasih,semoga istri dan Anak Mas juga keduanya selamat,,"
"Amin,,"
Bara duduk di sebelah mira,dan Bara menggenggam tangan Mira.
"Apa sudah cape,,apa mengantuk,,"Mira menggeleng.
"Kalau cape bilang yah,,"
"Iya Mas,,"Mira menyandarkan kepalanya di pundak Bara,sambil tangan mereka saling genggam,sesekali tangan Bara mengusap perut Mira.
Dokter ahirnya keluar dan memberi tau keadaan Anak Farel dan istrinya.
__ADS_1
"Istri dan Anak Bapa selamat keduanya,untung saja air ketubanya tidak pecah.jadi mereka selamat,,"
"Terimasih Dok,apa saya boleh melihat istri dan anak saya,,?"
"Istri Bapa sedang di bersihkan,dan anak Bapa akan di bawa keruang baiyi dulu,tunggu sebentar ya Pak,karena istri bapa akan di pindahkan ke ruang rawat,"
"Oh baiklah Dok,,"Dokter pun pergi,dan suster keluar dengan menggendong adak Farel,Mira pun ingin melibatnya,lalu ketiganya ikut ke ruang bayi bersama suster.
"Anakmu cewe apa cowo Rel,?"tanya Bara yang sedang melihat anak Farel dari kaca ruangan bayi.
"Anaku cowo Bar,,ganteng ya Bar,,"kata Farel sambil tersenyum melihat ke arah anaknya.
Bara dan Mira hanya tersenyum melihat Farel yang terlihat sangat bahagia melihat anaknya yang kata Farel ganteng.
"Iya ganteng kaya kamu,,selamat yah kamu sudah jadi seorang ayah,semoga anakmu jadi orang yang sukses nantinya,"
"Amin,,,kalau anakmu cewe apa cowo Bar,,"
"Anaku satu pasang,,"sambil mengusap perut Mira.
"Sepasang,,maksudnya,,?"Farel tidak faham dengan perkataan Bara.
"Anaku kembar,,mereka cewe dan cowo,,"Farel langaung melihat ke Mira,karena Farel tidak percaya dengan omongan Bara.
"Iya Mas,,Anak yang Mira kandung kembar satu pasang,,"Kata Mira membuat Farel menganghuk.
__ADS_1
Bara masih mengusap perut Mira dengan sayang sambil melihat ke ruang Bayi,banyak bayi bayi di ruangan itu,membuat Bara tidak sabar menunggu anaknya keluar.
Jangan.lupa like komen dan votenya,trimakasih...