Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta

Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta
Bara Dan Mira Ingin Punya Anak 5


__ADS_3

Mira hanya jadi pendengar,karena Bara dan Dokter mengobrol dengan bahasa inggris.yang Mira tangkep intinya Dokter bilang ke Bara bahwa terapinya bisa cepat bisa lama,karena itu tergantung dari diri sendiri,karena penyakit atau kelainan yang Bara alami itu bukanlah permanen.Bisa di obati dengan dari kenoatan hati.


Untuk hari ini kosultasinya sudah cukup,Bara di suruh datang lagi besok pagi,Dokter baru akan memulai terapinya mulai besok.


Bara dan Mira lalu pulang menuju Hotel,tapi sebelumnya mereka akan membeli makanan dulu.Bara dan Mira akan mencari makanan yang ada nasinya,melalui google mereka mencari restoran siap saji.


Setelah ketemu di Restoran orang Asia Mira dan Bara membeli makanan cukup banyak,setelah itu baru mereka kembali ke hotel.


"Mas,,tadi Dokter belum bisa pastikan berapa lama Mas terapinya yah,"saat ini mereka sedang makan di kamar hotelnya.


"Iya belum,Dokter masih belum memastikanya,semoga ngga lama ya sayang,biar kita bisa liburan dan bulan madu keliling Amerika,,"


"Amin Mas,,semoga yah,,Mas harus berusaha terus jangan menyerah kalau nanti terapinya menyakitkan,ada Aku yang akan selalu dampingin Mas,,"


" Iya sayang,Mas akan berusaha untuk sembuh,,demi kebahagiaan kita,"Mereka berdua tersenyum.


Lalu selesai makan Bara dan mira bersantai di balkon sambil menikmati udara malam.sambil duduk dan saling peluk.


"Sayang,,,Mas ingin punya banyak anak boleh,?"


"Emang Mas mau punya berapa,"tanya Mira sambil tersenyum.


"5 anak,,"Mira makin tertawa kencang,Bara yang melihat Mira tertawa seperti itu langsung ikut tersenyum senang.

__ADS_1


"Banyak banget sih Mass,,"


"Biar,,biar rame rumah kita,,"


"Boleh,,kita bikin 5 anak,,"Bara langsung tersenyum senang dan memeluk.


"Bener kan sayang kamu ngga bohong,kamu mau 5 anak,,"sambil memegang tangan Mira.


"Iya,,Aku mau,karena Aku juga pengin punya anak banyak Mas,Aku kan anak tunggal jadi merasa kesepian kalau di rumah Ibu dan Ayah kerja apa pergi,ngga enak ngga punya sodara,makanya Aku pengin punya anak banyak biar rame di rumah nanti,,"Bara mengangguk .


Lalu Bara mengajak Mira untuk masuk,karena udara malam sudah dingin.


"Kita masuk yuk,kita tidur ini sudah malam,,"


Mereka langsung naik ke kasur dan bersiap untuk tidur.


"Selamat malam ya sayang,,"


"Malam Mas,,"mereka lalu tidur dan saling peluk.


Pagi hari Bara dan Mira sudah bangun,dan keduanya bersiap untuk pergi kerumah sakit,tapi mereka akan sarapan dulu di restoran hotel.


"Mas mau kopi apa su*su,,?"tanya Mira.

__ADS_1


"Mau coklat hangat saja deh Yang,,"Mira mengangguk.


Mira mengambil coklat dan juga roti,setelah itu membawa ke meja dimana Bara duduk.


"Mas ini,,"sambil meletakan cangkir coklat hangatnya.


"Iya Sayang makasih,,"


Selesai sarapan keduanya langsung ke rumah sakit,sampai di rumah sakit Bara dan Mira langsung ke masuk ke dalam ruangan Dokter.


Mira tidak pernah meninggalkan Bara saat sedang melakukan pengobatan.Bara juga terlihat menahan ha*srat karena pengaruh terapinya.(maaf yah Aku ngga bisa tulisin)


Bara sudah seminggu ini melakukan terapi dan pengobatan,Mira selalu menemaninya.kata Dokter Bara sudah lebih baik,dan Dokter menyuruh Bara untuk melakukan hubungan suami istri dengan istrinya,Dokter mau lihat nanti Bara pengaruh dan reaksinya bagaiman.


"Sayang,,kamu tadi tau kan yang di katakan Dokter,kalau kita di suruh untuk melakukanya,karena Kata Dokter Aku sudah lebih baik,makanya sebelum di nyatakan sembuh Dokter ingin melihat reaksinya saat kita.melakukanya nanti,,"Mira diam sesaat membaut Bara takut dan ngga enak.


Sekarang keduanya sedang ada di dalam mobil yang akan menuju Hotel.


"Kalau kamu masih takut Mas ngga akan maksa,"sambil tersenyum Tipis.


"Mira mau kok Mas,,Mira malah sudah menunggu saat saat ini,kita sudah menikah 3 bulan lebih tapi Aku masih perawan aja,kan ngga lucu,,"Bara langsung mengambil tangan Mira dan Menciumnya.


"Trimakasih,,Mas akan melakukanya dengan pelan,dan tidak akan menyakitimu, Bara yang kasar dan seperti setan sudah ngga ada sekarang,,"Mira mengangguk.

__ADS_1


Jangan lupa like ,komen dan votenya yah,trimakasih...


__ADS_2