
"Mas mau untuk berobat ke Amerika,asal bersama kamu,Mas juga ingin sembuh,Mas sangat tersiksa dengan keadaan Mas ,"Mira langsung tersenyum.
"Makasih Mas,,"mereka berpelukan.
Mira lalu mengajak Bara bangun,karena Mira sudah membuatkan sarapan juga kopi.
Karena kopinya sudah dingin,Mira menghangatkanya kembali.Mira juga menyuapi Bara dengan telatenya,karena tangan Kanan Bara terluka.
"Sayang,,nanti kita kerumah Mamah yah,Mas mau bilang ke Mamah kalau kita akan ke Amerika,,"
"Iya Mas,,Mas eemmm apa Mamah dan Papah tau tentang kelaian yang Mas derita ini,,?"Bara menggeleng.
"Apa kelainan Mas ini tidak dari kecil,,,?"Bara menggelengkan kepalanya lagi.
"Kalau Mira boleh tau dari kapan Mas mempunyai kelaian seperti ini,,"Bara terlihat diam.
"Mas dulu kuliah di Belanda,di sana Mas kuliah 4 tahun,karena hanya tinggal sendiri di sana ,Mas salah pergaulan ,Mas masuk dalam komunitas se*x menyimpang,tadinya Mas tidak mau,tapi karena tiap hari Mas lihat teman teman Mas melakukan kelainan itu di depan Mas,ahirnya Mas pun mencoba, ahirnya Mas jadi kecanduan,setiap Mas melakukan hubungan s*ex selalu dengan kekerasan dan banyak melakukan hal gaya menyimpang,kalau melakukanya dengan biasa aja rasanya ada kemarahan dan tidak merasa puas ,,,"Mira yang mendengarnya sedikit takut.
"Apa kamu tidak takut dengan keadaan dan kelainan Mas ini,,?"
"Aku sejujurnya takut,tapi karena Aku yakin kalau Mas akan sembuh ,membuat Aku bertahan,dan Aku juga melihat cinta di mata dan di hati Mas untuk ku dengan tulus,,"Bara tersenyum.
"Terimakasih,,Mas sangat mencintai kamu, Mas baru merasakan cinta sedalam ini pada seorang wanita itu hanya denganmu,,"Bara mengambil tangan Mira lalu menciumnya.
Selesai sarapan Mira membuka perban di tangan Bara,lalu memberinya salep ,setelah itu di kasih perban lagi.
__ADS_1
"Mira mau mandi dulu ya Mas,,dan bersiap untuk ke rumah Mamah,,"
"Iya,,"Jawab Bara,lalu Mira masuk kamar untuk mandi.
Selesai mandi Mira mengobati lukanya yang ada di leher,untungnya sudah kering,Mira memilih baju yang kerahnya menutupi lehernya,untungnya Mira punya,jadi bisa menutupi luka itu.
Sedang di lenganya sudah ngga merah,tapi masih sakit kalau di pegang,karena ikatan tali yang Bara ikatkan semalam sungguh kencang.
Saat Mira memijit tanganya,Bara masuk kamar dan melihatnya,Mira langsung tersenyum dan menyembunyikan luka di tanganya.
"Apa masih sakit,,?"Mira menggeleng.
"Coba Mas lihat,,"
"Ngga usah Mas,,udah ngga sakit kok,,"
"Aawww,,sakit Mas pelan,,"kata Mira saat Bara tidak sengaja menekan tanganya.
Mira pakai baju yang lengan panjang dan kerahnya ke atas yang menutupi leher dan lengan merahnya.
Bara melihat tangan Mira yang seperti memar,dan Bara mengusapnya tanpa berkata apa apa.Karena Bara merasakan sakit di hatinya,dia telah menyakiti orang yang di cintainya.
"Udah Mas,,Aku ngga papa,Mas mau mandi.kan,Aku bantu yuk,,"
"Ngga usah Mas bisa sendiri,tangan kiri Mas tidak sakit kan,,"
__ADS_1
"Ya sudah,,sinih Mira bantu dulu buka kaos Mas yah,,"Bara dan Mira berdiri dan Mira melepaskan baju Bara,sedang celana Bara akan membukanya sediri di kamar mandi.
Setelah Bara ke kamar mandi,Mira menyiapkan Baju buat Bara pakai.setelah Itu Mira berdandan.
Bara selesai mandi,dan hanya memakai handuk saja,lalu Mira mbantunya memakai baju dan celananya.
Mira sebenarnya Malu saat Bara polos di depan matanya,tapi mau gimana lagi,Bara butuh bantuanya.
"Mas,,adekmu ngga bisa di kecilin dulu apa,Aku malu lihatnya ,,"Bara tersenyum.
"Ngga usah malu,karena kamu nanti juga akan terbiasa melihatnya,,apa mau coba bermain denganya,"
"Bukanya Aku ngga mau Mas,tapi Aku takut karena kamu belum sembuh dan Aku masih pera*wan,pasti Aku akan sangat sakit,,"Ahirnya Bara sudah selesai memakai baju sambil mengobrol.
"Iya benar juga perkataanmu,karena Mas ngga bisa kon*trol saat otak sudah berfan*tasi lia*r,Mas seperti bukan Mas,melaikan seperti setan berwujud manusia,,"
"Apa Mas pernah lihat betapa kas*arnya Mas saat mela*kukanya,,?"Bara mengangguk.
"Mas pernah merekamnya,dan setelah itu Mas melihatnya dengan rasa ngeri,dan tidak percaya kalau perbuatan Mas saat ingin mencapai pun*cak kepua*san,san*gat ka*sar ,,"
"Apa ada perempuan yang pernah bermain dengan Mas tapi dia ingin terus minta melakukanya lagi,"
"Ada banyak,,ada sebagian wanita yang suka berm*ain ka*sar,dan kalau yang ngga kuat atau ngga suka,dia ngga mungkin mau lagi bila Mas hubungi,,"Mira mengangguk.
"Boleh tau ngga berapa bayaran setiap kali main buat satu perempuan,,"
__ADS_1
"Mas biasanya lihat separah apa lu*ka yang ada di ba*danya,kalau hanya memar 10 juta,tapi kalau sampai ping*asan atau ada luka 20 juta,,"Mira langsung kaget saat mendengar berapa uangnya.
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...