Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta

Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta
Ungkapan Hati Bara Ke Mira


__ADS_3

Bara dan Mira yang memang sudah merasa cape dan lelah ahirnya tertidur. Awalnya masih sama saling memunggungi, tapi lama lama tanpa mereka sadari, badan mereka ganti posisi. Bara terlentang sedang Mira memiringkan badanya, Mira itu tidurnya suka acak acakan, kaki Mira sekarang sudah menumpang ke badan Bara dan tangan Mira sudah ada di dada Bara.


Lama lama Bara merasakan berat di badanya, dan Bara membuka matanya.


"Ya Tuhan ini orang, tidurnya kenapa ngga bisa diem banget sih,, "Bara sudah menggeser kaki dan Tangan Mira, tapi ngga lama kaki dan Tangan Mira bergerak lagi, Mira justru seperti mengigo dan memeluk badan Bara seperti guling.


"Kamu yang ngga mau diam dan kamu yang selalu menggodaku, jadi jangan salahkan Aku jika memelukmu, agar kamu tidurnya diam dan ngga gerak terus,, "Bara langsung memeluk Mira dengan erat dan sayang, Mira bukanya bangun tapi justru Mira seperti merasakan kehangat dan nyaman, Mira menenggelamkan wajahnya ke dada Bara.


Bara tersenyum saat melihat kelakuan Mira, ada perasaan aneh di dalam hatinya, Bara lalu dengan pelan mencium kepala Mira.


Bara pun ahirnya tertidur dengan posisi badan memeluk Mira,begitupun Mira memeluk Bara dengan nyamanya.


Pagi pun datang, Mira di alam bawah sadarnya merasakan tidurnya sangat nyaman dan merasa hangat juga. tanganya lalu bergerak seperti memeluk guling, tapi Mira lalu tersadar karena gulingnya berbeda,berlahan Mira membuka matanya.


Mira langsung kaget melihat posisi tidurnya sendiri, saat mata Mira terbuka, yang di lihatnya adalah dada bidang karena kancing baju Bara terbuka, dan saat mendongakan wajahnya, ternyata wajahnya ada di bawah wajah Bara. Mira yang masih kaget berlahan mengangkat kaki dan tanganya.


"Sudah bangun,, "suara khas bangun tidur terdengar dari Bara, Mira hanya diam sambil menggeser kakinya untuk tidak menumpang di badan Bara.

__ADS_1


"Biarkan seperti ini sebentar saja, rasanya sangat hangat dan nyaman,, "Bara mempererat pelukanya pada Mira. Mira ahirnya diam, memang Mira juga merasakan kehangatan dan rasa nyaman.


"Mir,, Apa kamu mau mencoba untuk membuka hatimu untuku, kita coba untuk menerima pernikahan ini dan saling membuka hati untuk kita bisa menjalani rumah tangga yang seperi layaknya suami istri sesungguhnya, "Mira masih diam dan mendengarkan perkataan Bara.


"Aku tau kamu pasti tidak mudah untuk menerimaku langsung di hatimu, karena kamu baru saja terluka, tapi setidaknya kamu mau untuk berusaha membuka hatimu untuku, jujur Aku sudah mulai menyukaimu Mir,, ayo kita sama sama memperbaiki pernikahan kita ini, dan kita berusaha untuk menjalaninya dengan hati,, dan perjanjian yang kita buat kemarin ,kita hilangkan,, apa kamu mau mencobanya Mir,, kalau kamu nanti memang tetap tidak ada rasa dan tidak merasa nyaman hidup denganku, kamu boleh mundur, dan Aku akan iklas menerimanya, tapi setidaknya kita coba dulu untuk menjalaninya,, "


"Dan Aku tidak akan memaksamu atau memintamu untuk melayaniku di atas ranjang, Aku akan menunggumu sampai kamu benar benar bisa menerima ku di hatimu, dan kita melakukanya atas dasar saling cinta,, "


"Kamu tidak perlu menjawabnya sekarang, kamu beleh memikirkanya dulu, kalau pun kamu nanti tetap tidak mau dengan usulku tadi, Aku tidak akan marah, dan Aku akan menerima semua keputusanmu,, "Bara berbicara panjang lebar, Mira tetap diam dan hanya mendengarkanya saja.


"Ini sudah pagi,, bangunlah,, pasti Ibu menunggumu di dapur,, "Bara lalu melepaskan pelukanya di badan Mira dan kembali memunggungi Mira. saat pelukan itu terlepas ada perasaan aneh di hati Mira, terasa dingin dan hampa.


"Pagi Bu,, maaf Mira telat bangun,, "saat Mira masuk ke dapur dan melihat Ibunya.


"Iya ngga papa, Ibu juga belum lama bangun kok, "


"Mira ke kamar mandi dulu yah Bu, "Ibu menjawab Iya.

__ADS_1


Mira cuci muka dan gosok gigi, setelah itu keluar dan ke dapur lagi, kamar mandi rumah Mira hanya ada satu, itupun di belakang rumah.


"Mir,, buatkan minuman buat suamimu, dia sukanya apa, itu kopi, teh manis apa su*su hangat, buatkan dulu gih buat suamimu,, Ibu mau antarkan ini minuman buat Ayah dulu,, "Mira mengangguk, dan setelah Ibu pergi Mira bingung apa kesukaan Bara saat pagi, karena Mira tidak pernah membuatkan minuman untuknya.


Mira lalu teringat kalau Bara pernah meminum kopi saat pagi, Mira ahirnya membuatkan kopi untuk Bara.


Setelah selesai membuat kopi, Mira tidak langsung mengantarkanya ke kamar, tapi meletakanya di meja makan.


"Kok ngga di anterin ke suamimu itu kopinya,, "tanya Ibu yang kembali lagi ke dapur.


"Mas Baranya belum bangun Bu,, "


"Oh,, harusnya nanti di bikinkanya kalau sudah bangun, Ibu pikir tadi suamimu sudah bangun, ya udah nanti kamu bikin yang baru lagi ajah kalau suamimu bangun, sekarang kita masak buat sarapan aja yuk,, "Mira menjawab Iya.


Mereka berdua lalu memasak buat sarapan, dan sekitar satu jam sarapan pun jadi.


Mira lanjut menyapu dari dapur ke depan, saat Mira menyapu di ruang depan, Bara keluar dari kamar langsung keluar rumah dan menuju mobil, Mira yang melihatnya langsung kaget,, Mira mengejar Bara yang masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


"Mas,,, kamu mau kemana,? kamu mau pergi?"


Jangan lupa like komen dan votenya, trmakasih...


__ADS_2