Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta

Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta
Bara Sakit


__ADS_3

Semenjak kejadian Farel yang datang ke apartemen, dan membuat Bara marah juga kesal pada Mira karena tidak menghargainya sebagai suami, Bara sekarang selalu menghindari Mira.


Bara selalu pulang malam dan pergi pagi hari, Bara pulang saat Mira sudah tidur, dan pagi hari Bara pergi sebelum Mira bangun. dan kejadian ini sudah dua minggu.


Sedang Farel juga selalu sibuk, sekarang sering pergi keluar kota, untuk manggung di clab clab yang ada di daerah daerah.tapi Farel juga selalu berkomunikasi dengan Mira walau hanya saling mengirim pesan.


Malam minggu ini semuanya sedang kumpul, karena ada acara ulang tahun Bima, Mira di jemput oleh Farel di apartemenya, tapi Farel menunggu di parkiran.


"Hai sayang,, kamu cantik banget sih malam ini,, "Mira pun tersenyum, dan Farel langsung mencium kening Mira.


"Kita jalan sekarang ok,, "Mira pun mengangguk.


"Sayang,, Aku punya oleh oleh buat kamu, ini lihatlah,, "memberikan sebuah kotak .


"Makasih ya Mas,, "


"Itu Aku pesan kusus buat kamu, semoga kamu suka,, "


Dan saat Mira membukanya, ternyata sebuah gelang dan sangat cantik.


"Mas,, ini bagus banget,, ini pasti mahal,, "


"Ngga mahal kok, Aku kan belum pernah ngasih apa apa ke kamu selama kita pacaran, jadi ini tuh ngga seberapa, mumpung Aku ada rezeki,, "


"Iya Mas,, makasih yah, semoga rezki Mas makin lancar,, "


"Amin,, dan makasih kamu selalu mendukung ku, Aku jadi makin semangat cari uangnya,, "


Mira tersenyum.


"Besok Mas berangkat lagi ke luar kota,, "


"Berapa hari,, "sambil Mira. menyimpan kotaknya di dalam tas.


"Bentar doang kok, cuman 3 hari,, "


"Iya ngga papa, Mas hati hati yah, dan jangan lupa kasih kabar ke Aku,, "


"Siap sayang,, "Farel menggenggam tangan Mira lalu menciumnya.

__ADS_1


Lalu mereka pun sampai di restoran tempat acara pesta ulang tahun Bima di adakan.restoran itu sudah di boking oleh Bima.


Tapi Tidak banyak yang di undang, hanya teman teman akrabnya saja.


"Malam semuanya,, "kata Farel saat masuk ke dalam sambil menggandeng Mira.


"Malam,,, woi acara udah mulai dari tadi,, "


"Sori,, soalnya Aku tadi baru sampai dari luar kota,, "


"Wah makin sukses yah,, jadi orang sibuk nih sekarang,, "


"Biasa aja lah,, "sambil mereka tos satu persatu.


Lalu Farel dan Mira mendekati Bima, dan mengucapkan selamat. setelah itu Farel di suruh tampil untuk memeriahkan acara, sedang Mira gabung dengan para wanita.


Mata Mira tidak sengaja melihat Bara yang sengang mengobrol dengan Eko.


"Lama Aku ngga lihat kamu Mas, kamu kayanya marah banget yah sama Aku, sampai dua minggu ini selalu menghidar dariku,"kata Mira dalam hati.


Lalu tidak sengaja Bara pun melihat Mira, mata mereka pun saling pandang, Mira tersenyun tipis, tapi Bara mengabaikanya.Bara diam tanpa ekpresi lalu melihat ke arah lain. Mira merasakan sakit dan sedih karena Bara mengacuhkanya.


Farel selesai tampil dan langsung mendekati Mira.


"Kita ambil makan yuk, Aku lapar,, "kata Farel mengajak Mira bangun. Mira lalu mengangguk, mereka berdua lalu mengambil makanan bersama.


"Bar,, kamu kok mau sih jalanin pernikahan yang aneh gini,, "Bara hanya tersenyum mendengar perkataan Eko. karena Eko melihat Mira dengan Farel dengan mesranya berjalan menuju meja makanan.


"Aku aja ngga pusing kok kamu pusing sih Ko, "sambil meminum minumanya.


"Mulut sama dalam hati kamu tuh berkata beda Bar, Aku tau itu,, "kata hati Eko.


Sebenernya Eko tau kalau Bara suka dengan Mira, tapi Eko pura pura tidak tau karena tidak mau membuat persahabatan mereka jadi bermasalah kalau Farel sampai tau.


"Kamu sudah banyak minum, sudah cukup,, "sambil menarik gelas di tangan Bara.


"Tenang aja Aku ngga bakalan mabuk,, "


"Tapi Kamu lagi kurang sehat Bar, sudah cukup ,kamu nanti tambah sakit,, kamu terlalu cape minggu minggu ini selalu lembur terus, "

__ADS_1


Bara lalu bangun dari duduknya, tapi Bara langsung terjatuh ke lantai.


"Ya Tuhan Bara,, ayo bangun,, "Eko membantunya.


Semua melihat Bara yang terjatuh, semua mengira karena Bara mabuk, tapi Eko tau Bara sedang tidak sehat.


"Aku akan mengantar Bara pulang yah, kamu di sini dulu, nanti Aku jemput,, "kata Eko berkata pada pacarnya saat ikut membantu Bara bangun.


"Iya Mas,, Aku bantu sampai ke mobil yah,kita papah bersama,, "


"Biar Aku aja yang bantu memapahnya, "kata Panji, lalu Panji dan Eko memapah bersama keluar menuju mobil. Mira pun melihatnya tapi pura pura tidak tau karena ada Farel yang selalu mengajaknya bicara.


Jam sudah menujukan pukul 11 malam, tapi Eko belum juga datang, Farel gabung dengan teman temanya, sedang Mira mengobrol dengan para perempuan.


"Kamu pulang sama siapa bel,,? "tanya Mira pada pacar Eko.


"Nanti Mas Eko mau jemput Aku ke sini kok, habis nganterin Mas Bara,, "Mira Mengangguk.


"Padahal Mas Bara lagi sakit ya Mir, tapi masih aja minum , kaya gitu ngga kasihan sama badanya apa,, "


"Sakit,, Mas Bara sakit,, "


"Iya,, kamu masa ngga tau,, kalian kan tinggal satu rumah,, "Mira menggeleng.


"Kata Mas Eko, Mas Bara tuh sebenarnya lagi sakit, dia itu terlalu cape, kan Papahnya belum pulang katanya dari luar negri, jadi urusan perusahaan di hendel Mas Bara, belum lagi masalah Restoranya dia yang banyak juga, pasti lah kecapean,, kurang tidur dan kurang istirahat, apa lagi kata Mas Eko makanya juga sering telat,, sarapan Pagi masa jam 11 siang, itu bukan sarapan tapi itumah kan makan siang, iya kan Mir,, "Mira yang mendengar langsung merasa sesak.


Lalu Mira Berjalan ke arah Farel, dan memintanya mengantar pulang karena sudah malam. Farel yang sedang asik mengobrol menyuruh Mira pulang sendiri, ahirnya karena Mira huatir dengan Bara, Mira pun pulang sendiri menggunakan taxsi.


Saat sampai Apartemen Eko baru saja turun dari atas dan melihat Mira.


"Gimana keadaan Mas Bara,, "


"Tadi Aku udah kasih obat, sekarang sudah tidur, biarkan dia istirahat,, Aku permj


si. "kata Eko.


Tapi Saat Eko mau pergi ,Eko berbalik dan berkata pada Mira sebentar.


"Aku tidak tau dengan pernikahan seperti apa yang kalian lakukan, dan ada perjanjian apa Aku pun tidak tau, Aku hanya ingin bilang padamu ,Bara itu orang baik walau dia punya sedikit kelainan , asalkan dia menemukan orang yang bisa membuatnya nyaman pasti dia akan sembuh dari kelainanya itu,, demi kebahagiaan keluarganya dia rela untuk menikah denganmu,sebenarnya dia juga tersiksa lahir batinya, dia sebenarnya rapuh,, hanya dia tidak mau melihatkanya pada orang lain termasuk kamu,, "Eko pun lalu pergi.

__ADS_1


Jangan. lupa like komen dan votenya, trimakasih....


__ADS_2