Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta

Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta
Bara Mencium Kening Mira


__ADS_3

Di mobil Mira tidak bisa duduk tenang,selalu gelisah ,tapi Mira sudah sering menguap.


"Kalau mengantuk tidurlah dulu, nanti kalau sudah sampai Aku bangunkan, "


"Aku ngga tenang Mas, rasanya kuatir terus,, takut Ayah kenapa kenapa,, "


"Jangan punya fikiran jelek, karena itu kadang jadi doa, kamu harus berfikiran yang positif, udah sekarang kamu tidur aja,, "


"Tapi nanti Mas sendirian,, "


"Ngga papa, tadi siang Aku sudah kenyang tidur,, "


"Baiklah Mas, Aku tidur yah,, "


"Iya,, "


Mira lalu memejamkan matanya untuk tidur, hanya sepuluh menit Mira sudah tidur dengan nyenyaknya. Dan lama lama kepala Mira sampai miring ngga jelas, Bara lalu menarik kepala Mira agar bersandar di pundaknya.


Bara pun menyetir dengan kecepatan sedang, sesekali Bara melihat ke wajah Mira yang sedang tidur, walau gelap tapi Bara masih bisa melihat wajahnya, Bara sesekali berani mencium Kening Mira dengan pelan.


Sekitar dua jam, Bara sudah sampai di Bandung, Bara yang tidak tau mau ke rumah sakit apa ke rumah dulu, ahirnya membangunkan Mira.


"Mir,, Mira,,, bangun,, "Bara sambil mengusap tangan Mira.


"Eemmm,,, sudah sampai mana ini Mas,? "


"Sudah masuk Bandung, Aku ngga tau kita mau ke mana dulu, jadi Aku bangunin kamu "sambil Bara memijit pundaknya yang pegal karena satu jam lebih Mira tidur di pundaknya.


"Kita langsung ke rumah sakit aja Mas,, "


"Iya baiklah,,, "Bara lalu lanjut menyetir.


"Apa Aku tadi tidur di pundak Mas,,? "Mira menanyakanya karena Bara dari tadi terus saja memijit pundaknya.


"Iya,,"jawab Bara sambil mengangguk.


"Sakit yah,, maaf ya Mas,, "


"Sakit sih ngga cuman pegel,, "


"Mau Aku pijitin,, "


"Ngga usah,, bentar lagi kan sampai,, "


Mira mengangguk lemah.

__ADS_1


Sampai di rumah sakit, Mira langsung menelfon Ibunya, dan menanyakan di mana kamar rawatnya, setelah tau Mira langsung berjalan cepat sampai Bara di tinggalnya.


Bara masih bisa melihat Mira berjalan kearah mana, jadi Bara jalan seperti biasa aja, dan Mira yang tadi buru buru tidak membawa tasnya, jadi Bara lah yang membawakanya.


"Ibu,,, "Kata Mira saat masuk melihat Ibu yang sedang duduk di dekat Ayahnya.


"Mira,,, "Mereka pun saling peluk.


"Gimama Ayah Bu,, "


"Ayah sudah lebih baik, dia baru saja tidur, dari tadi tidak mau tidur, katanya nafasnya sesak ,"


"Oh sukurlah Bu,, "


"Kamu kesini sama siapa,,? "Ibu melihat kebelakang tidak ada Bara jadi Ibu menanyakanya.


"Sama Mas Bara,, "Mira menengok ke belakang.


"Trus mana Nak Baranya,, "


"Ya Tuhan,, "Mira langsung membuka pintu dan akan memcarinya, tapi ternyata Bara sudah di depan pintu.


"Maaf Mas,, Aku ngga sengaja ninggalin,, "


"Ngga papa,, "


"Kalian pasti cape duduklah dulu,, "Bara lalu mengangguk dan duduk, tas Mira pun di. letakan di bawah dekat sofa.


"Ibu juga pasti cape,, Biar Ayah Mira yang jagain sekarang, Mira tadi di mobil sudah tidur, Ibu istirahatlah sanah di sofa,, "


"Ngga papa Ibu ngga cape kok,, "


"Ibu pasti cape,, udah duduk lah dan istirahat, "sambil Mira menuntun Ibu menuju sofa.


Mira duduk di dekat Ayahnya sambil menggenggam tanganya. sedang Ibu yang memang sebenarnya cape juga ngantuk langsung tiduran di sofa.


"Mir,, Aku mau beli minuman, kamu mau apa biar sekalian,, "


"Kalau ngga repotin Aku pengin su*su hangat Mas, "


"Ya udah Aku beli dulu,, "Mira mengangguk lalu Bara pun pergi.


Bara keluar untuk membeli minum, dan juga pesanan Mira, setelah dapat Bara kembali ke kamar rawat Ayah.


"Ini minumlah,, "

__ADS_1


"Iya Mas,, makasih,, "


Bara lalu kembali ke sofa, setelah minum Bara menyandarkan kepalanya ke sandaran sofa, lalu memejamkan matanya.


Tak terasa pagi pun datang, saat Bara bangun Mira sedang mengobrol dengan Ayah dan Ibunya.


"Pagi semua,, "kata Bara sambil mendekati Ayah.


"Pagi,, "jawab semuanya.


Lalu Bara menyalami Ayah mertuanya.


"Saya ke kamar mandi dulu ya Yah, nanti kita ngobrol lagi,, "


"Iya silakan,, "


Bara lalu ke kamar mandi untuk cuci muka dan bersih bersih.


"Mir,, suamimu pesankan kopi sama sarapan dulu sanah,,"kata Ibu.


"Ngga ah Bu,, Mira malas keluar,, "


"Ehh,, ngga boleh gitu,, dia itu suamimu loh,,ngga boleh malas,, sanah buruan beli in di luar,, "kata Ayah.


"Iya,, Mira belikan,, "Mira lalu bangun dari duduknya dan pergi keluar.


Sedang di luar ada mobil yang baru masuk ke parkiran rumah sakit.


"Ayo kamu harus periksa, kamu dari semalam muntah terus, kalau kamu kaya gini terus Aku nanti siang ngga bisa lanjutkan perjalanan ke luar kotanya, soalnya enara malam Aku harus sampai sana ,,"


"Tapi Mas, Aku hanya masuk angin kok, ini udah biasa ,kalau nanti di kerik sama istirahat juga sembuh,, "


"Tapi Aku ngga tega lihatnya,, udah yuk kita turun,, "lalu kedua nya pun turun dan mendaftarkan diri.


Karena masih pagi jadi tidak terlalu rame, muda mudi itu langsung masuk keruangan Dokter. dan Dokter langsung menyuruh si perempuan naik ke atas ranjang pemeriksaan.


"Kapan terahir Ibu datang bulan,,? "tanya Dokter.


"Bulan ini belum datang bulan sih Dok, harusnya seminggu yang lalu saya datang bulan,, "


"Oh,, iya silakan bangun,, "lalu di bantu suster Perempuan itu bangun.


Lalu Dokter menjelaskan apa sakitnya setelah si perempuan duduk.


"Selamat ya Pak, istri Bapa hamil,, "kata Dokter dan muda mudi itu langsung saling pandang.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan votenya, trmakasih...


__ADS_2