Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta

Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta
Belanja Bareng


__ADS_3

Bara makan dengan lahapnya sambil di temani Mira, Mira yang melihat Bara makan dengan lahapnya pun juga merasa senang, karena Bara menyukai masakanya.


"Apa enak Mas,,? "


"Hemmm,, sangat enak, kalau saja kamu mau tiap hari masak ,Aku pasti akan makan terus di rumah,,"


"Kalau Mas mau, Mira mau kok masakin buat Mas,, "


"Tiap hari mau,,,? "


"Mau,, tapi Mas harus kasih uang buat belanja yah,, gajihku kan ngga besar jadi kalau nanti buat belanja, habis dong Aku ngga punya uang,, "


"Iya,, nanti Aku tranfer tiap bulan ke rekeningmu, buat belanja,, tapi kamu harus masak loh yah,, "


"Iya,, kalau hari kerja ,Aku masak buat pagi sama malam, dan kalau libur siang pun Aku masakin tapi kalau Mas ada di rumah,, "


"Iya,,, "


Tak terasa mereka makan siang bersama sambil mengobrol dengan serunya,dan saat sudah selesai makan Bara menemani Mira yang sedang cuci piring.


"Mas,, Aku mau pergi belanja dulu yah, bahan masakan soalnya habis, kamu di rumah sendiri ngga papa kan,, "saat sudah selesai cuci piring.


"Aku ikut aja,, "


"Loh kok ikut, kamu kan lagi sakit,, Aku sebentar kok,, "


"Aku udah sembuh kok,, "


"Masa sih, tadi bilangnya masih pusing, "


"Itu kan sebelum makan, sekarang udah makan jadi udah sembuh,, coba pegang aja keningku,, "Bara mengambil tangan Mira lalu di tempelkan ke keningnya.


"Udah ngga anget kan,, Aku ikut yah, "sambil tangan mira di geserkan ke leher juga.


"Iya sih udah ngga anget,, "Sambil tersenyum, membuat Bara ikut tersenyum.


Tanpa mereka sadari tangan Mira masih di pegang oleh Bara dan mereka tersenyum bersama.


Mira yang tersadar langsung menarik tanganya, rupanya Mira merasakan ada desiran aneh di hatinya saat melihat senyum Bara, dan sebaliknya Bara pun sama merasakan jantungnya bekerja dengan cepat.

__ADS_1


"Emmm,, ya udah Mas boleh ikut, sekarang kita siap siap dulu aja yuk Mas,, "


"I,, Iya,"Mira lalu pergi duluan menuju kamarnya, sedang Bara melihat Mira sambil memegang dadanya yang merakan deg degan dan belum juga setabil.


"Kenapa jantungku berdetak cepat saat ini,, ada apa denganku yah,, "Rupanya Bara belum menyadari kalau ternyata ada getaran getaran cinta untuk Mira di dalam dadanya.


Bara lalu naik ke atas, menuju kamarnya, Bara mandi dengan air hangat, dan hanya sebentar karena Bara belum terlalu sehat.


Bara lalu bersiap, mengunakan celana selutut dan kaos oblong, dan memakai jam tangan yang selalu menjadi pelengkap ketampananya.


Saat akan keluar kamar Bara meminum vitamin dulu, agar badanya tidak cepat lemas. Saat Bara turun Mira sudah menunggunya sambil duduk di sofa.


"Ayo berangkat,, "kata Bara sambil tersenyum.


"Ayo,, "Mereka lalu keluar apartemen bersama.


Sampai di parkiran mobil Bara membukakan pintu mobil untuk Mira, Mira pun mengucapkan terimakasih, setelah itu baru Bara yang masuk ke mobil.


"Ya Tuhan,, ini orang kenapa lagi manis banget sih,, biasanya suka marah marah ngga jelas sama jutek, tapi kenapa sekarang manis gini sikapnya,, "kata Mira dalam hatinya, karena tadi Mira kesusahan mengunci sabuk pengaman lalu Bara membantunya.


Tidak butuh lama mereka sampai di supermarket, dan mereka langsung masuk. Bara mengambil troli dan berjalan di belakang Mira.


"Em,, Aku pengin sayur bening bayam sama jagung, kamu bisa ngga buatnya,, "


"Bisa,, itu kan masakan kampung,, "


"Iya,, dan sama udang goreng tepung untuk lauknya,, "Mira mengangguk.


Sekarang mereka ada di tempat sayuran, dan Bara ikut memilih.


"Tumis kangkung yah,, "Mira mengangguk saat Bara menujuk kangkung.


Bara mengambil banyak sayuran, seperti kangkung, bayam, jagung, sawi dan toge.


lalu Mira mengambil kentang, telor dan banyak lagi seperti bumbu bumbu pelengkap.


Sekarang mereka bergeser ke ikan ikanan, Mira membeli cukup banyak seperti cumi udang, ikan, ayam serta daging.


Setelah satu troli penuh, Mereka lalu menuju kasir, dan Bara yang membayar semuanya. karena Bara belum mentrafer uang belanja pada Mira,jadi Bara lah yah bayarin sekarang.

__ADS_1


"Mau beli apa lagi,,? "saat sudah membayar.


"Aku haus Mas,, "


"Ya udah duduklah di sini, Aku mau beli di situ,? "sambil menujuk penjual minuman.


"Iya Mas,, "Bara pun pergi. Mira duduk di bangku kosong.


Saat Mira sedang duduk menunggu Bara,mata Mira tidak sengaja melihat orang seperti Farel, Mira meninggalkan trolinya dan mengejar orang yang seperti Farel itu, karena Farel tidak sendiri,tapi dengan seorang gadis sambil bergandengan.tapi sayang Mira tidak bisa mengejarnya, katena jaraknya cukup jauh juga.


Mira lalu tersadar telah meninggalkan trolinya, dan Mira kembali lagi ke tempat trolinya di tinggal.


"Kamu dari mana,,? kenapa trolinya di tinggal,,? "


"Maaf Mas,, Mira tadi seperti melihat Farel, jadi Mira mengejarnya, tapi tidak terkejar,, "Bara langsung berubah dingin.


"Ini minumnya,, "memberikan pada Mira, dan Bara langsung mendrong troli keluar.


Mira lalu mengikutinya dari belakang, mereka sama sama diam, Mira memikirkan tadi melihat Farel dengan perempuan, sedang Bara diam karena merasa kesal, ternyata Mira sangat mementingkan Farel.


Saat Mobil Bara keluar dari parkiran, tidak sengaja Bara melihat Mobil Farel yang sedang mengantri di pembayaran parkir.


Kaca mobil Farel terbuka, dan Bara melihat Farel dengan seorang perempuan di dalam mobil, dan si perempuan itu bersandar di pundak Fatel.


Bara mihat ke Mira, yang masih terlihat melamun. Bara lalu sengaja memutar mobilnya agar Mira tidak melihat mobil Farel di depanya.


"Apa tadi Mira melihat Farel dengan wanita itu, dan sekarang dia jadi kefikiran,, "batin Bara.


"Mir,, Mira,, "Mira tersadar saat Bara memanggil kedua kalinya.


"Kamu kenapa melamun,, kamu tadi lihat Farel dimana,mungkin bukan Farel tapi cuman orang yang mirip,,"Bara mencoba memancing Mira.


"Tapi Aku yakin itu Mas Farel, tapi kenapa dia belum berangkat, katanya mau keluar kota hari ini, dan Mas Farel tadi dia bersama seorang wanita juga Mas, siapa wanita itu ya Mas,,, "


"Mana Aku tau,, kamu lebih baik telfon aja,dan tanyain dia di mana sekarang, bereskan,, "


Lalu Mira pun mengangguk dan mengambil hpnya untuk menelfon Farel.


Jangan lupa like, komen dan votenya trimakasih...

__ADS_1


__ADS_2