
Semuanya lalu duduk dan makan, semuanya berpasangan kecuali Bara, hari ini Bara tidak di temani wanita seperti biasanya,Bara memang tidak pernah mau punya setatus dengan wanita, hanya kalau sedang ingin saja Bara menyewanya, kalau tidak ingin ya Bara tidak bawa wanita kalau sedang kumpul juga.
Bara sebenarnya bodo amat dengan urusan Mira dengan Farel, tapi mata Bara tetap saja selalu melihat kearah Mira. tatapan Bara membuat Mira merasa tidak nyaman. membuatnya sedikit grogi.
"Mir,, kemarin kamu habis pulang kampung yah, bawa oleh oleh ngga nih,,? "tanya pacar Eko.
"Iya kemarin Aku baru pulang,, tapi maaf Aku ngga bawa oleh oleh, ngga tau kalau kita mau kumpul sih,, besok besok deh kalau Aku pulang, Aku bawakan,, "
"Ada apa Mir kamu pulang kampung,,? "tanya pacar Bima.
"Emm,, itu nengok orang tua, karena sudah dua bulan Aku ngga pulang,, "Bara yang mendengarnya tersenyum tipis.
Lalu semua lanjut makan sambil mengobrol, sampai tak terasa waktu sudah jam 9 malam.
Hp Farel berbunyi tanda panggilan, dan ternyata dari manager clab tempat Farel bekerja, dan managernya mengatakan Farel untuk cepat datang, karena DJ untuk pembukaan tidak datang, padahal jam kerja Farel jam 11 malam, tapi karena dj pembukanya belum datang, Farel di suruh datang cepat dan menggantikanya.
"Ada apa,, ada masalah? "tanya Mira yang melihat wajah Farel seperti bete.
"Aku di suruh datang ke clab sekarang juga, DJ pembuka tidak datang, dan Aku harus datang ke sana sekarang,, "
"Ya udah pergi aja sanah,,"
"Tapi kamu gimana pulangnya,, "
"Udah ngga usah kuatir sama Mira, nanti Aku antarkan dia, sekalian mengantar Meta pulang, "kata Eko.
__ADS_1
"Serius ni Ko,, ?"Eko mengangguk.
"Makasih yah,, ya udah Aku cabut dulu,, semuanya maaf yah Aku pergi dulu,, "Sambil bangun dari duduknya, lalu mencium kening Mira sebelum pergi.
Farel pun sudah pergi, dan satu persatu pada pulang juga, seperti Panji dan Bima sudah pulang dengan pacar mereka masing masing.
Tinggal Eko, Eko pulang terahir karena sedang membicarakan tentang cabang cafe Bara yang baru, karena Eko mau ikut kerjasama.
Saat mereka berempat keluar mau pulang, Bara langsung ke mobilnya, dan Mira, Eko dan Meta masuk mobil Eko, tapi mobil Eko rupanya tidak bisa di setater. Lalu Eko keluar lagi, dan Bara yang belum pergi juga ikut keluar.
"Kenapa mobilmu Ko,,? "tanya Bara.
"Ngga tau nih,, ngga bisa di setater,, mogok kayanya,, "
"Makanya punya mobil itu di serfis jangan senengnya make doang,, "
"Yang,, udah malam nih,, besok kan Aku kerja, kalau rusak tinggal aja dulu, besok suruh montir betulin aja,, "sambil kuar dari mobil bersama Mira.
"Iya udah kita naik taxsi aja yuk,, "
"Ngga usah naik taxsi, Aku antar aja,, ayo,,, "
"Ngga papa nih Bar,, "
"Ngga papa,, santai aja,, "
__ADS_1
Lalu Eko juga mengajak Mira, tapi Mira menolak.
"Ayo lah Mir,, kan ada Aku ini,, "kata Meta.
"Tapi nanti Mas Baranya kasian harus nganterin tiga tempat,, Aku naik taxsi aja ngga papa kok,, "
"Nanti Aku turun di rumah Meta, ini udah malam ngga baik perempuan naik taxsi sendirian, udah ayo Mir,, "kata Eko juga, Bara hanya diam tidak mau bicara, karena Bara tau kalau memang Mira ngga menyukainya. menurut Bara, tapi kalau Mira memang benar benar merasa tidak enak karena takutnya Bara cape.
"Udah ngga usah di paksa, kalau dia ngga mau juga ngga papa, biarin dia naik taxsi aja, "Ahirnya Bara berbicara, dan Mira hanya diam.
"Bar,, ini udah malam, kasihan,, "kata Eko.
"Kan dianya yang mau,, udah ayo masuk, biar dia maunya gimana terserah,, "Bara langsung masuk ke dalam mobil.
"Mir,, bener kamu ngga mau ikut,, "
"Ngga,, udah sanah masuk, Aku ngga mau ngerepotin orang,, "
"Ya udah yah, kamu hati hati di jalan,, "Mira mengangguk dan tersenyum.
Lalu setelah semua masuk, mobil pun pergi, Bara senenarnya tidak tega dan melihat Mira dari kaca sepion, tapi Bara juga tidak mau memaksa, karena justru takutnya nanti Mira lebih tidak menyukainya.
Mira lalu menunggu taxsi, setelah menunggu 10 menit lamanya, taxsi pun lewat dan Mira pun naik, di mobil Mira memejamkan matanya sambil memikirkan perkataan Bara tadi.
"Aku bukanya menolak di antar kamu, tapi Aku justru kasihan dan tidak ingin merepotkanmu, karena Aku tau kamu pasti lelah dan cape karena seharian kerja, "kata Mira dalam hati.
__ADS_1
Mira sampai rumah dan langsung tidur, setelah bersih bersih.
Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih..