
Mira tidur merasakan nyaman dan hangat ,dan di alam bawah sadarnya Mira juga mencium bau khas Bara.
"Aku kok merasa seperti mencium bau Mas Bara, dan rasanya seperti Mas Bara memeluku juga,, tapi ngga mungkin kan, ini pasti hanya perasaan saja, "Mira berkata di alam bawah sadarnya.
Tapi lama lama Mira merasakan berat di badanya, seperti ada yang menumpangi di badanya. Mira juga sudah mendengar bunyi ayam berkokok menandakan sudah pagi.
Mira membuka matanya dengan pelan ,lalu saat matanya terbuka Mira langsung kaget karena di depanya ternyata dada ,Mata Mira melihat ke atas dan terlihat wajah Bara.
"Ya Tuhan berari ini nyata, Mas Bara sudah datang,bukanya harusnya nanti malam dia baru dateng, "kata Mira dalam hatinya.
Lalu Mira mengangkat tangan dan kakinya Bara dengan pelan ,agar Mira bisa bangun.
Bara karena merasa lelah jadi tidurnya sangat nyenyak ,sampai Mira menggeser kaki dan tanganya Bara tak terasa, Mira lalu bangun dan keluar dari kamarnya.
"Suamimu belum bangun Mir,,? "tanya Ibu saat Mira mau ke kamar mandi, dan Ibu ada di dapur.
"Belum Bu, kok Ibu tau Mas Bara sudah datang,,?"
"Semalam yang bukain pintu kan Ibu, ya Ibu jadi tau,, "
"Oh,, emang Mas Bara datang jam berapa Bu, ?"
"Jam sebelasan,, "
"Oh,,, Mira ke kamar mandi dulu ya Bu, "Ibu menjawab Iya.
Mira lalu cuci muka dan gosok gigi, setelah itu Mira membantu Ibu membuat sarapan. setelah selesai Ibu membuatkan minuman buat Ayah.
"Kamu buatkan minuman buat suamimu Mir,"
"Iya Bu,, "Ibu masuk ke kamar, sedang Mira membuatkan minum buat Bara.
Lalu setelah jadi minuman buat Bara, Mira juga membawanya ke kamar, sampai di kamar rupanya Bara belum bangun.Mira lalu keluar dari kamar untuk mandi karena badanya terasa lengket habis masak.
Mira selesai mandi, dan masuk kamar dengan rambut basahnya dan terlihat sangat segar. Mira membuka pintu kamar dan ternyata Bara sudah bangun dan sedang duduk sambil menikmati kopi buatan Mira.
__ADS_1
Mira langsung mengambil sisir dan menyisir rambutnya, tidak ada yang berani bersuara duluan.Bara melihat kearah Mira dari saat Mira buka pintu dan sampai duduk depan kaca. Mira tidak ada senyum atau bicara membuat Bara sedikit takut.
Bara fikir Mira masih marah, dan terus menatapnya. sedang Mira kenapa ngga bicara karena merasa malu dan gugup karena dari tadi Bara menatapnya terus. Mira selesai menyisir rambutnya lalu akan keluar karena dadanya terasa sesak selalu di pandangi Bara dengan tatapan yang Mira tidak bisa baca.
"Mir,,, Aku minta maaf,, kamu masih marah yah sama Aku,, "kata Bara membuat Mira tidak jadi keluar.
"Ma marah,, Aku marah kenapa ya Mas,, ?"Mira belum faham.
"Bukanya kemarin kamu marah, sampai Aku telfon dan Aku kirim pesan ngga mau angkat dan ngga balas pesanku juga,, "Mira lalu berfikir.
"Aku ngga marah kok, kemarin waktu Mas telfon Aku ngga denger karena Aku lagi di kamar Ibu sampai malam, dan hpku di kamar dan di mode senyap lagi, Aku lihat sudah jam sembilan, jadi fikirku kan bisa besok telfon lagi, eh malah pagi pagi orangnya yang sudah datang, "
"Trus kenapa ngga balas pesan Ku,,? "
"Aku baca udah malm, jadi Aku cuman baca, dong, "
"Aku tuh kenapa datang kesini karena kamu ngga mau angkat dan ngga balas pesanku, jadi Aku kefikiran dan takut kamu marah,"Mira tersenyum tipis.
"Ya udah yuk Mas sekarang kita sarapan aja,, "
"Ngga,, "Bara langsung tersenyum dan bangun dari duduknya.
Mereka berdua keluar bersama dan menuju meja makan, Ayah dan Ibu sudah ada lalu mereka sarapan bersama.
Selesai sarapan Ayah dan Bara mengobrol di ruang depan, sedang Mira membantu beres beres, setelah beres beres Mira dan Ibu ikut gabung dengan Ayah dan Bara mengobrol di ruang depan.
Sekitar jam 10 Bara lalu pergi mandi,dan Mira mengambil baju Bara yang kemarin di tinggalnya.
"Mas,, ini bajunya yah,, "saat Bara masuk kamar untuk ambil handuk, Mira mengikutinya masuk kamar.
"Iya,, makasih yah,, "Mira mengangguk.
"Mir,, nanti habis Aku mandi kita jalan yuk, kita belanja buat keperluan rumah buat Ibu dan Ayah,, "Mira sedikit berfikir.
"Boleh,,kalau gitu Aku siap siap yah,,"Bara menjawab Iya, lalu Bara pun keluar dari kamar menuju kamar mandi.
__ADS_1
Tidak lama Bara sudah selesai, dan langsung masuk kamar, Bara berdiri diam sesaat saat melihat Mira yang terlihat sangat cantik.
"Ada apa Mas,, ?"tanya Mira saat melihat Bara berdiri diam sambil menatapnya.
"Kamu sangat cantik,, "
"Gombal,, "Bara lalu mendekatinya.
"Serius,, kecantikanmu sangat alami, "Mereka saling hadap.
"Ini udah siang, mendingan Mas Bara cepat bersiap siap,, ngga usah ngegombal terus,"Mira lalu berjalan melewatinya.
Bara hanya tersenyum, lalu bersiap untuk pergi, setelah rapi Bara keluar dari kamar, dan mereka lalu pergi bersama setelah berpamitan.
"Ada bioskop ngga di sini Mir,,? "tanya Bara saat di mobil yang melaju.
"Ada,, Mas mau nonton,, "
"Kamu mau ngga,, kalau kita nonton, "
"Trus belanjanya kapan,,? "
"Ya habis nonton,, mau yah,, "
"Hemmm boleh,, "Bara tersenyum senang.
Eko kemarin bilang pada Bara untuk mengajak Mira nonton agar mereka bisa lebih dekat, dan Bara mengikuti ide Eko.
Sampai di Mall, Mira langsung menujukan tempat Bioskopnya.
Karena mal cukup rame, dan Mira sering tertinggal oleh Bara, Bara lalu dengan berani menggandeng tangan Mira. Mira tadinya kaget karena tanganya di gandeng, tapi saat melihat tangan Bara yang menggandengnya Mira pun membiarkanya.
Mereka berdua saling bergandengan tangan berjalan menuju bioskop, sesekali mereka saling melempar senyum.
Jangan lupa like, komen dan votenya trimakasih..
__ADS_1