
Jam 10 pagi mira di panggil atasanya,dan di ajaknya keruang rapat,Mira di suruh presentasi oleh atasanya itu.
Saat masuk ke ruang rapat ternyata sudah ada Bara dan sekertarisnya yang sudah duduk di dalam ruang rapat.
Mira merasa grogi saat Bara terus menatapnya,Mira langsung mengetik pesan dan di kirimkan ke pada Bara.
"Mas,,jangan lihatin kaya gitu ,Aku grogi,jangan bikin Aku malu kenapa,,"
Bara yang membacanya langsung tersenyum.
"Baiklah sayang Mas akan turuti ,,tapi nanti harus makan siang bareng yah,,"
Mira langsung menjawab"Baiklah"
Tidak lama rapatpun di mulai,Bara menunduk saat tatapan Mira sedikit melirik ke arahnya,dan mengangkatnya lagi kalau Mira tidak meliriknya.Bara sebenarnya tersenyum lucu,tapi dari pada nanti gagal ngga jadi makan siang.jadi Bara menurut.
Setelah satu jam setengah membahas proyek baru tentang perusahaan Bara dan Perusahaan tempat Mira bekerja yang akan bekerja sama,ahirnya selesai juga.
"Pak Bara gimana kalau kita makan siang bersama sekarang,,?"kata atasan Mira.
"Saya mau aja pak kalau tidak ada janji,tapi maaf saya sudah ada janji dengan seseorang yang sangat sepesial soalnya,,"jawab Bara sambil melirik ke Mira,sedang di lirik pura pura tidak dengar dan melihatnya.
"Oh begitu,baiklah kita bisa lain kali makan siangnya,semoga lancar yah Pak acara makan siang sama orang selesialnya itu,,"
"Trimakasih,,"keduanya berjabat tangan,lalu Bara dan Sekertarinya Hari pun pergi.
Bara dan Hari lalu menuju mobilnya di parkiran,saat Hari akan menjalankan mobilnya,Bara melarangnya.
"Tunggu dulu,Aku lagi nunggu seseorang,,"kata Bara pada Hari.
__ADS_1
"Baiklah,,"Hari pun tidak jadi mejalankan mobilnya.
Bara menelfon Mira dan mengatakan menunggu di parkiran,Mirapun mengiyakan.
Setelah menunggu 10 menit ahirnya Mira datang dan langsung masuk,karena takut ada yang melihatnya.
Bara dan Mira saling melempar senyum,sedang Hari membuang nafasnya kasar,Hari sudah tau kalau Bara sudah menikah dengan Mira.
"Bos,,saya pulang aja ke kantor naik taxsi yah,saya ngga mau jadi obat nyamuk di sini,"kata Hari.
"Ngga usah,,ikut aja kita makan siang bareng,"Hari mengangguk ,tapi dalam hatinya merasa apesssss.
Bara dan Mira mengobrol sambil tangan mereka saling genggam.
"Tar sore Mas akan pulang telat,kamu pulang dulu naik Taxsi ngga papa kan,"
"Ya ngga papa,apa akan sampai malam,,?"
Mobil berhenti di Restoran masakan sunda,rupanya Bara yang sudah menyuruh Hari untuk ke Retoran sunda.
Mereka bertiga masuk ke dalam ,dan langsung mencari tempat duduk yang nyaman.
"Sayang kamu pesan apa,,?"
"Mau pepes ikan nila sama tumis sayur,,"Bara mengangguk.Lalu Hari menulis pesanan Kedua bosnya itu.
Saat menunggu makanan datang,mereka bertiga membahas pekerjaan,dan tiba tiba ada wanita yang memanggil Bara dan mendekatinya.
"Hai Mas Bara apa kabar,,"dan langsung duduk di sebelah Bara sebelah kiri karena Mira ada di sebelah kanan.
__ADS_1
"Ngapain kamu kesini,peri,,,"kata Bara pelan tapi penuh penekanan.
"Aku lagi makan,tuh sama temen temen,,Mas kok sekarang ngga pernah telfon Desi sih,,Desi kangen sama permainan Mas yang kasar tapi mengasikan tau,,"sambil bicaranya pelan tapi sedikit mendekat ke Bara,Mira pun mendengarnya.
Brakk...Bara menggebrag meja.
"Her urus wanita ini,Aku ngga mau melihatnya di sini lagi,,"sambil suara Bara penuh penekanan.
Mira melihat Bara seperti itu sedikit takut,dan banyak orang yang melihatnya,Heri langsung bangun dari duduknya dan membawa wanita itu keluar.
Sekitar 15 menit Hari datang lagi,Mira dan Bara dari tadi tidak bicara,hanya saling diam dan sibuk makan.
Hari pun langsung lanjut makan,dan tidak ada yang membahasnya lagi.
Makan siang selesai,Bara dan Hari mengantar Mira ke kantornya.
"Aku turun dulu ya Mas,"kata Mira saat Mobil sudah berhenti di parkiran.
"Iya,,nanti sore pulangnya hati hati,kalau sudah sampai apartemen jangan lupa telfon yah,,"Mira mengangguk,lalu mencium tangan Bara dan Bara mencium kening Mira.
Mira pun keluar dari mobil Bara,dan langsung masuk ke kantornya,Mira sambil menuju ruang kerjanya selalu berfikir tentang perkataan wanita yang tadi restoran.
"Apa maksud dari wanita itu bilang permainan kasar Mas Bara,apa Mas Bara suka bermain kasar,,apa,,,ah tidak tidak Mira setop punya pikiran jelek tentang Mas Bara,,"sambil menggelengkan kepalanya.
Mira sampai di meja kerjanya dan langsung sibuk kerja,sampai sore datang dan waktunya pulang,Mira bersiap untuk pulang.
Sedang Bara setelah Hari pulang dan suasana kantor sepi Bara baru keluar dari kantor,Bara langsung membawa mobilnya menuju rumah sakit,Bara sudah janjian dengan Dokter sepesialis pisikologi(maaf kalau salah nulis,silakan koreksi biar Aku bs tau kl salah 😊)
Mira saat ini sedang naik taxsi menuju apartemen,dan di kepala Mira masih saja penasaran dengan apa maksud dari perkataan si wanita tadi siang.
__ADS_1
***Jangan lupa,like komen dan votenya,trimakasih...
Episode Besok Mira akan masuk ke kamar Bara,gimana reaksi Mira yah,,tunggu bsok yah***..