Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta

Suamiku Punya Kelainan Dalam Bercinta
Farel Meminta Bantuan Bara


__ADS_3

"Eemm,, Mas dulu mau bicara apa,, "kata Mira setelah dirinya tersenyum tipis saat bersamaan saling panggil.


"Kamu aja dulu,, mau ngomong apa,,? "Bara juga sama tersenyum tipis.


"Emm,, Mas tadi sampai di kantor jam berapa,? "sambil menggigit kukunya, Mira sebenarnya merasa tidak enak untuk bertanya.


"Jam 10 sampai di kantor,, "


"Cepet juga Mas bawa mobilnya, Mas ngebut,?"


"Ngga,, biasa aja bawanya, "


"Tadi Mas mau bicara apa,,? "


"Apa yah,,jadi lupa mau tanya apa, "Mira tersenyum .


"Kenapa kok senyum ,ada yang lucu,, "Mira langsung menutup mulutnya.


"Emang Mas tau Aku tersenyum,, "


"Tau,, Aku kan ada di dekatmu,, "


"Iih,, apa sih Mas ngga lucu, "


"Ya udah yah kalau Mas lupa mau ngomong apa, Aku matikan dulu, Mas kan juga harus istirahat,, pasti cape kan,, "


"Iya,, tapi Aku ngga bisa tidur,, rumah rasanya sepi ngga ada kamu,, "


"Masa sih, biasanya kita juga di kamar sendiri sendiri kok,, "


"Iya, tapi kan ngga ada suara brisik dari tv yang biasanya sampai malam menyala,,tvnya jadi yang nonton orang tidur di sofa, "


"Kok Mas tau,, "


"Tau lah,, kebiasaan kamu suka nonton tv, tapi lama lama tv yang jadi nonton kamu tidur di sofa, "Mira pun tertawa.


"Ya udah ya Mas, selamat malam,, "


"Iya malam,, oh iya Mir,, apa besok Aku boleh menelfonmu apa mengirim pesan,,? "


"Boleh,, "dengan pelan dan tersenyum tipis.


"Iya udah,, malam,, "hp pun langsung di matikan.

__ADS_1


Mira dan Bara di tempat berbeda langsung berteriak kegirangan sambil memeluk hp mereka masing masing.


"Kenapa Aku jadi seneng banget gini,, rasanya kok aneh banget sih di dalam sini,, Aku kenapa yah,, "Mira sambil mengusap dadanya.


Sedang Bara menjatuhkan badanya di sofa dan tersenyum senang, karena hubunganya dengan Mira sedikit ada kemajuan.


Bara lalu bangun dan langsung menuju kamarnya, Bara berencana Mandi karena badanya terasa lengket. Selesai mandi Bara langsung rebahan di kasurnya untuk tidur, tapi rupanya Bara tidak bisa tidur, hanya gulang guling di atas kasur, rupanya Bara setiap memejamkan matanya selalu terbayang wajah Mira yang sedang tersenyum.


"Gila,, kenapa Aku jadi gini, mau tidurpun Aku sampai susah,, "sambil mengusap wajahnya dengan kasar.


Lalu Bara berfikir untuk tidur di kamar Mira, Bara lalu turun dan masuk ke kamar Mira, saat pintu di buka langsung tercium bau khas Mira di hidung Bara,Bara lalu naik ke atas kasurnya dan merebahkan badanya, serta mengambil guling untuk di peluknya.


Bara pun ahirnya tertidur karena merasa nyaman dengan tidur di kasur Mira.


Pagi harinya Bara bangun dengan malas malasan, Bara melihat sekeliling kamar Mira,dan terlihat sangat rapi dan bersih.


Saat melihat jam ternyata sudah setengah tujuh pagi,Bara langsung bangun dan keluar dari kamar Mira, Bara menuju kamarnya untuk mandi dan bersiap untuk berangkat ke kantor.


Bara berangkat ke kantor tanpa sarapan karena akan ada rapat jam 9 pagi nanti.Bara sampai kantor langsung masuk ke ruanganya dan memanggil sekertarisnya untuk menyiapkan berkas yang akan di bawa rapat.


Hp Bara berbunyi tanda pesan masuk, saat Bara lihat ternyata pesan dari Mira, Bara langsung melihat dan membacanya.


"Pagi Mas,, "hanya itu yang Mira tulis. Bara hanya tersenyum.


Mira dan Bara sama sama tersenyum, saat mereka sudah sama sama melihat wajah di layar hp masing masing.


"Lagi apa,,? "tanya Bara.


"Aku mau mandi, habis masak buat sarapan,, "sambil menujukan handuk ke Bara.


"Pantas bau,, "Mira langsung melotot, dan Bara hanya tersenyum.


"Mas udah di kantor,,?"


"Udah,, Aku ada rapat nanti jam 9 ,"


"Udah sarapan,, "Bara menggeleng.


"Kok belum,, nanti sakit loh,, "


"Ngga ada yang masakin di rumah, jadi malas sarapan, makanya jangan lama lama dong cutinya,, Aku dah kangen di buatin sarapan dan makanan olehmu,, "


"5 hari lagi kok,, Mas sarapan dulu gih sebelum rapat, takutnya sakit kamu Mas,, "

__ADS_1


"Kuatir yah, "


"Mas,, Aku serius nih,, "


"Aku juga serius, Aku sangat senang kalau kamu kuatir sama Aku, berarti kamu sudah mulai ada rasa,, "Mira langsung merasa malu, dan terlihat pipinya memerah.


"Udah dulu ya Mas,, Aku mau mandi, selamat bekerja,, "Mira mematikan panggilan videonya, dan tersenyum senang. begitu juga Bara.


Sore harinya Bara dengan yang lainnya berkumpul di tempat biasa, Dan di sana juga ada Farel dengan wanita yang dulu di lihat Bara di rumah sakit.


"Wah Bos kita baru datang nih,,"Kata Panji, Bara lalu menyalami temanya semua.


"Kemaren kamu dari Bandung Bar,, ngapain,,? "tanya Eko.


"Ayah Mira sakit, Aku mengantarnya ke Bandung,, "


"Eh,, tuh Farel dah gandeng wanita baru, sama Mira gimana,,? "


"Aku ngga tau,, itu urusan mereka,, "Eko hanya mengangguk.


"Bar,, Aku mau bicara berdua denganmu sebentar,, "kata Farel yang mendekati Bara yang sedang duduk dengan Eko.


"Ya,, baiklah Aku pergi,, "Kata Eko saat Bara dan Farel menatap padanya.


"Ada apa,,? "tanya Bara.


"Gimana kabar Mira,,? "


"Kenapa ngga tanya sendiri sama dia,,? "


"No ku di blokir,, "Bara lalu mengangguk.


"Bantu Aku untuk bertemu denganya, Aku hanya ingin menjelaskan sesuatu padanya,, "


"Apa lagi yang ingin kamu bicarakan,, lepaskanlah dia, dia juga berhak bahagia, biarkan Aku menggantikanmu di hatinya, karena bagaimanapun dia istriku sekarang, "


"Aku tidak akan memaksanya untuk kembali padaku, karena sekarang Aku sudah punya tanggung jawab pada wanita lain,Aku hanya ingin minta maaf padanya dan Aku akan segera menikah,, "


"Mira akan kembali sabtu besok dari Bandung, kalau nanti dia sudah sampai sini, akan Aku bantu kamu untuk bertemu denganya,, "


"Trimakasih ya Bar,, kamu mau menolongku, "


"Kita kan teman,jadi harus saling bantu,"Farel tersenyum.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan votenya, trmakasih...


__ADS_2